jump to navigation

Perpanjangan Domain or.id Berhasil 20 July 2007

Posted by indra in : Teknis, Kejadian Terbaru, Pengalaman , 5 comments

Alhamdulillah, akhirnya perpanjangan domain or.id saya disetujui oleh tim PANDI. Saya menerima e-mail dari tim domain .ID PANDI yang memberitahukan bahwa permohonan untuk pembaharuan domain saya sudah disetujui, pada hari Senin, 16 Juli 2007 kemarin, 6 hari setelah saya melakukan pembayaran. Dua hari kemudian, pada hari Rabu, 18 Juli 2007, saya menerima e-mail dari bagian pembayaran PANDI yang memberitahukan bahwa pembayaran yang saya lakukan sudah diterima.

Saya baru saja cek ke portal registrasi domain .ID yang beralamat di https://register.net.id/, dan nama domain saya sudah diperbaharui dan berlaku hingga tanggal 1 Juli 2008 tahun depan.

Menjawab komentar Ken Reidy disini, berdasarkan informasi prosedur perpanjangan di website PANDI, peraturan yang mengkhususkan domain or.id untuk organisasi hanya berlaku untuk pendaftaran baru. Perpanjangan domain or.id lama bisa dilakukan tanpa harus menyertakan akte notaris atau syarat-syarat lain yang diterapkan untuk pendaftaran baru domain or.id.

Bagi rekan-rekan yang belum menerima e-mail dari PANDI, silahkan bersabar dan jangan terburu-buru untuk melakukan pembayaran. Toh batas waktunya masih lama (30 September 2007 untuk domain or.id).

Selamat memperbaharui domain-domain Anda. :)

Perpanjangan Domain or.id 11 July 2007

Posted by indra in : Teknis, Kejadian Terbaru, Pengalaman , 14 comments

Setelah pengelolaan CCTLD .id diserahterimakan dari Depkominfo ke PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), akhirnya saya menerima surat dari PANDI yang menyatakan bahwa satu domain saya yang berada dibawah sub-domain or.id telah habis masa berlakunya pada tanggal 1 Juli 2007, dan saya diberikan waktu hingga 1 Oktober 2007 untuk memperpanjang domain saya. Menurut website-nya PANDI, biaya untuk domain or.id adalah Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah, sekitar S$8.43 atau US$5.56) per tahun, yang menurut saya cukup murah untuk sebuah second level domain di bawah cctld .id. Sebenarnya, domain web.id lebih murah lagi, sekarang biayanya hanya Rp 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah) per tahun, namun saya sudah terlanjur menggunakan domain or.id untuk beberapa situs yang saya kelola, seperti Minda Indra, Planet Indra dan Planet Singapura.

Saya sempat kaget ketika membaca persyaratan untuk domain or.id yang juga harus menyertakan akte notaris atau SK intern organisasi, namun ternyata persyaratan ini hanya berlaku untuk pendaftaran baru saja. Alhamdulillah, jadi domain saya, yang didaftarkan sebelum peraturan baru ini mulai diimplementasikan, *seharusnya* tetap bisa diperpanjang. Kemungkinan besar peraturan baru ini diimplementasikan untuk mengkhususkan domain or.id untuk organisasi, dan bukan untuk umum. Sebelumnya, untuk mendaftarkan domain or.id, hanya dibutuhkan KTP.

Mengikuti prosedur perpanjangan yang ada di website-nya PANDI, kemarin (Selasa, 10 Juli 2007) saya sudah mentransfer uang sejumlah lima puluh ribu rupiah ke rekening BCA PANDI, melalui KlikBCA. Saya juga sudah mengirimkan e-mail ke pembayaran@pandi.or.id untuk mengkonfirmasikan pembayaran saya. Menurut informasi di website PANDI, selama masa transisi, diperlukan waktu sekitar 7 (tujuh) hari kerja untuk memproses perpanjangan domain ini. Mari kita tunggu dan lihat hasilnya. :)

Windows Live Writer 30 June 2007

Posted by indra in : Teknis, Obrolan IT, Opini , 2 comments

Membaca artikel saya mengenai w.bloggar, Isman bertanya apakah ada solusi untuk incompatibility problem antara w.bloggar dengan Blogger Baru. Memang, versi terbaru dari w.bloggar adalah tertanggal 21 Maret 2006, jauh sebelum New Blogger dirilis dan dikeluarkan dari versi Beta. Dan kayaknya, tidak (belum?) ada rencana dari pembuat w.bloggar untuk membuat blogging editor tool tersebut bisa compatible dengan New Blogger.

Waktu itu, saya sempat googling untuk mencari alternatif atau workaround untuk problem tersebut, dan menemukan jawabannya disini. Jadi, bagi pengguna New Blogger yang masih tetap ingin menggunakan w.bloggar untuk nge-blog, bisa mengikuti petunjuk di URL tersebut.

Namun sekarang, terus terang, saya sudah meninggalkan w.bloggar dan telah pindah ke lain hati. :) “Kepindahan” ini dimulai sejak saya membaca tulisan (lagi-lagi) MCA mengenai Windows Live Writer disini. Walaupun WLW masih dalam versi Beta, namun blogging editor tool software ini benar-benar cocok untuk saya. Konfigurasinya sangat mudah karena ada fungsi auto-detect, dan berfungsi dengan sempurna, baik untuk blog saya yang berbasis Blogger maupun Wordpress.

Jadi, bagi rekan-rekan yang sudah menggunakan w.bloggar untuk blogging editor-nya, saya sarankan untuk mencoba menggunakan Windows Live Writer. Dan yang paling penting, software tersebut (masih) gratis, dan mudah-mudahan akan terus gratis.

Menggunakan w.bloggar Untuk Nge-Blog 23 April 2007

Posted by indra in : Teknis, Obrolan IT , 9 comments

Saya baca dari blog-nya MCA (Choirul Amri) kalau kita bisa nge-blog dengan menggunakan Office 2007. Wah, jadi kepengen nih punya Office 2007. :) Di rumah, saya menggunakan Office 2003, sementara di kantor saya malah masih pake Office XP lama, license punya kantor. Saya kurang tahu apakah dengan mempunyai copy (legal, tentu saja) Microsoft Office 2003, saya bisa dapet harga lebih murah kalau membeli Office 2007? :)

Alasannya kenapa saya ingin menggunakan blogging editor tool adalah karena saya mempunyai banyak blog dengan dua engine yang berbeda, Blogger dan WordPress. Sekarang saya harus ke dashboard-nya Blogger atau ke halaman admin Wordpress saya setiap kali mau posting artikel. Cukup merepotkan. Belum lagi kalau mau menyimpan artikelnya dulu sebelum di-publish, pasti ada aja masalah, terutama dengan timestamp-nya. Kadang timestamp artikel di-set menggunakan waktu saya mulai menulis artikel, dan bukan waktu saya mem-publish artikel tersebut. Selain itu, dulu waktu saya masih meng-enable cross-posting antara Blogger dan Multiply, draft artikel yang saya simpan di Blogger (sebagai draft, belum di-publish) ternyata malah ter-publish waktu di-crosspost secara otomatis oleh Multiply. Wah, padahal artikelnya belum jadi. Terpaksa lah saya matikan fungsi cross-posting otomatis-nya, dan saya memilih untuk meng-import artikel-artikel saya di Blogger ke Multiply secara manual.

Di artikel yang sama, MCA juga menyarankan w.bloggar sebagai blogging editor tool jika kita masih belum mempunyai Office 2007. Software ini gratis, walaupun tentu saja ada option kalau mau memberikan donasi. Saya baru saja selesai install software-nya yang versi 4.00.193, dan sekarang saya membuat artikel ini dengan w.bloggar, sebelum nanti akan saya coba post ke blog Minda Indra saya, yang berbasis Wordpress. So far, editing menggunakan w.bloggar cukup nyaman, mau nyisipin hyperlink atau setting bold atau italic lumayan gampang. Nyisipin gambar juga lumayan mudah.

Mari kita lihat hasilnya gimana setelah di-publish. :)

Akhirnya Bisa Upgrade Wordpress 5 April 2007

Posted by indra in : Teknis, Kejadian Terbaru , 4 comments

Akhirnya, saya bisa melakukan upgrade semua blog-blog saya yang berbasis Wordpress, seperti Minda Indra, Planet Indra dan Planet Singapura. Terakhir versi Wordpress di ketiga blog tersebut masih 2.0.5, dan belum sempat saya upgrade hingga keluar versi terbaru, versi 2.1 (nama cantik-nya “Ella” kalau tidak salah). Masalahnya, versi 2.1.* ini membutuhkan MySQL versi 4.0 atau lebih tinggi, yang mana saya tidak tahu (baca: “malas”) meng-upgrade-nya. Walhasil, mentok, saya tidak bisa lagi upgrade Wordpress saya. Sempet khawatir juga soalnya banyak security issues yang terdapat di versi 2.0.5 yang lama itu, yang hanya bisa diperbaiki dengan melakukan upgrade ke versi terbaru.

Untungnya, “kebuntuan” ini berakhir dua hari yang lalu, ketika Wordpress meluncurkan versi 2.0.10, yang merupakan versi terbaru untuk train 2.0.*, bersama-sama dengan keluarnya versi 2.1.3 yang baru. Jadilah hari ini saya upgrade ketiga blog saya yang berbasis Wordpress tersebut ke versi 2.0.10, tanpa harus upgrade versi MySQL saya. Alhamdulillah, tidak ada masalah. Upgrade path ini cukup bermanfaat bagi pengguna Wordpress yang menggunakan MySQL versi lama (e.g. versi 3.23.*) dan tidak ingin melakukan upgrade ke MySQL versi 4.0 keatas.

Kenapa ya, Wordpress kayaknya terlalu sering menghadapi banyak security issues dan selalu harus meluncurkan versi terbaru cukup sering, hampir setiap beberapa bulan sekali, bahkan beberapa minggu sekali? Apakah karena open source, jadi kode-nya mudah dipelajari orang lain untuk kemudian dicari “celah”-nya? :) Cape juga kalau harus upgrade terus. :P *yealah dasar emang males* :D :D

Kronologis 9 March 2007

Posted by indra in : Teknis, Obrolan IT , 9 comments

Kukuh TW, teman blogger yang juga teman lama saya waktu di BemoNet dulu, mengundang saya untuk mencoba Kronologis, sebuah blog engine yang lebih dikhususkan untuk pengguna ponsel dan PDA, walaupun sebenarnya bisa juga diakses dari PC biasa. Beralamat di http://kronologis.com/ , tampilan blog engine ini sangat sederhana, mengingat memang blog engine ini lebih diperuntukkan untuk pengguna ponsel dan PDA.

Saya sendiri sudah mencobanya, dan ternyata cukup useful untuk update pendek sehari-hari yang tidak perlu (baca: tidak pantas) menjadi artikel utama blog. Dan juga ada script yang bisa kita gunakan untuk memasang jurnal Kronologis kita sebagai sideblog di sidebar blog kita. Saya sendiri sudah memasangnya, bisa Anda lihat di sidebar Planet Indra, Minda Indra dan Rumah Indra. Sebenarnya ada RSS feed-nya juga yang bisa saya gunakan untuk dimasukkan ke blog aggregator Planet Indra saya, tapi untuk sementara ini masih saya pertimbangkan apakah perlu dimasukkan atau tidak.

Selain itu, juga ada fasilitas pertemanan, mirip dengan sistem pertemanan di Multiply atau Friendster. Tapi menurut saya, fasilitas tersebut tidak terlalu bermanfaat. Sistem komentar sudah pasti ada (kalau tidak ada, bukan blog namanya), dan komentar yang ada akan ikut ditampilkan oleh script untuk sideblog. Kita pun bisa mengomentari jurnal/entry user lain di Kronologis (istilah Kukuh: kroner lain), tidak peduli teman atau tidak. Makanya, saya bilang sistem pertemanannya kurang begitu bermanfaat. :)

Penjelasan Kukuh mengenai perbedaan antara nge-blog dan nge-kron (walah, istilahnya) bisa dilihat disini. Last but not least, yang paling penting, fasilitas ini gratis. :) Mudah-mudahan bisa bertahan lama. Keep up the good work, Kuh. :)

Akses Internet di Singapura Lambat karena Gempa Bumi Taiwan 28 December 2006

Posted by indra in : Teknis, Komunitas Singapura, Obrolan IT, Kejadian Terbaru , 6 comments

Saat ini, semua pengguna Internet di Singapura merasakan apa yang dinamakan fakir bandwidth™ (minjem istilah blogger Indonesia). :) Sebuah gempa berkekuatan skala 7.1 mengguncang selatan Taiwan dini hari kemarin, dan selain korban 2 orang meninggal dan 42 orang luka-luka, gempa tersebut juga “mengorbankan” beberapa kabel bawah laut yang menghubungkan daratan Asia dengan Amerika Serikat, mengakibatkan terganggunya koneksi Internet antara Amerika Serikat dengan negara-negara di Asia, termasuk Singapura, Hong Kong, Indonesia, China dan Taiwan.

Saya, yang bekerja di sebuah perusahaan jasa hosting Internet dengan POP di beberapa negara Asia, merasakan sekali akibat yang ditimbulkan oleh masalah ini. Banyak pelanggan yang berada di Amerika Serikat dan luar Asia yang komplen karena mereka tidak bisa mengakses server mereka yang di-host di Singapura, Hong Kong dan China. Demikian juga pelanggan yang berada di Singapura yang kesulitan mengakses server mereka yang di-host di Amerika Serikat. Jadilah hari Rabu kemarin adalah salah satu hari tersibuk saya di minggu terakhir tahun 2006 yang seharusnya adem ayem ini. Kesibukan ini saya perkirakan akan berlanjut ke beberapa hari ke depan, mengingat kerusakan kabel bawah laut seperti itu biasanya akan membutuhkan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, untuk diperbaiki.

Saat ini, beberapa ISP di Singapura seperti Starhub dan Pacific Internet sudah melakukan optimisasi routing mereka, dengan melewatkan traffic ke beberapa jalur alternatif, seperti melalui Australia atau Jepang, untuk mencapai Amerika Serikat. Sehingga saat ini, koneksi Internet dari Singapura ke Amerika Serikat sudah lebih baik dibandingkan pagi tadi, walaupun tentu saja latency dan packet loss masih lebih tinggi dibandingkan normal. Lucunya, koneksi antara Singapura dan Australia, yang sebenarnya tidak berhubungan dengan problem kabel bawah laut di Taiwan, juga menjadi lebih lambat, karena banyak ISP di Singapura yang menggunakan Australia sebagai gateway untuk koneksi ke Amerika Serikat.

SingTel, ISP terbesar di Singapura, justru menjadi korban terparah kejadian ini. Kelihatannya, mengingat SingTel adalah salah satu anggota konsorsium pemilik kabel bawah laut yang “terkorban” gempa, jaringan SingTel dan SingNet sangat tergantung kepada kabel tersebut, sehingga ketika kabel tersebut bermasalah, koneksi dari jaringan SingTel ke Amerika Serikat langsung putus total dan tidak ada (atau sangat sedikit sekali) backup link. Hal ini berbeda dengan Starhub atau Pacific Internet yang bisa langsung melakukan optimisasi routing ke jalur alternatif yang mereka miliki. Buktinya, hingga saat ini, koneksi Internet rumah saya yang menggunakan SingNet broadband, masih kesulitan (baca: hampir tidak bisa) mengakses situs-situs di luar negeri (terutama Amerika Serikat dan Eropa), sedangkan koneksi kantor saya yang menggunakan Starhub dan Pacific Internet sudah bisa kembali mengakses situs-situs luar negeri, walaupun memang masih lebih lambat dibandingkan biasanya. Kantor cabang di Hongkong, yang kebetulan juga menggunakan SingTel di Hong Kong, juga masih belum bisa mengakses situs-situs luar negeri, koneksi Internet ke Amerika Serikat masih terputus, dan hanya bisa mengakses situs-situs lokal Asia saja.

Menurut berita terakhir yang saya baca disini, saat ini upaya perbaikan sudah mulai dilakukan dengan mengirimkan kapal ke lokasi kabel yang terputus. Kabel yang terputus itu diantaranya adalah kabel SMW3, APCN2, C2C, FLAG dan EAC. Diperkirakan kapal tersebut baru akan sampai ke tempat lokasi hari Selasa depan, dan perbaikan bisa memakan waktu sampai tiga minggu.

Jadi, bagi rekan-rekan di Singapura (terutama yang menggunakan SingNet) dan rekan-rekan lain di Indonesia dan negara Asia lainnya, selamat menikmati lambatnya Internet selama tiga minggu ke depan. :(

Berita terkait:

Mudik, Akses Internet Terbatas 30 November 2006

Posted by indra in : Teknis, Jalan-jalan, Kejadian Terbaru , 15 comments

Saya sudah berada di Jakarta sejak tanggal 25 November 2006 yang lalu, dan baru kali ini saya bisa mendapatkan akses Internet. Harap maklum, rumah orang tua dan mertua saya tidak mempunyai akses Internet, dan akses dial-up dengan menggunakan account roaming SingNet saya, yang seharusnya bisa digunakan di banyak Internet Service Provider (ISP) di Indonesia yang tergabung dengan jaringan iPass, tidak bisa digunakan. Biasanya, saya bisa menggunakan account SingNet saya untuk login ke nomor ISP lokal di Jakarta, biasanya saya menggunakan nomor dial-up Centrin atau RADNET.

Namun entah kenapa, sekarang saya tidak bisa lagi connect dengan menggunakan account SingNet saya. Saya juga sudah mencoba beberapa nomor dial-up provider lain seperti CBN dan IndoNet, tapi tetap juga tidak bisa. Apakah SingNet sudah tidak lagi tergabung ke jaringan iPass? Kayaknya nggak deh, tidak pernah ada pengumuman dari SingNet mengenai hal ini. Atau mungkin karena saya tidak menggunakan software iPassConnectDialer yang digunakan?

Saat ini, kebetulan saya sedang berada di rumah adik saya yang mempunyai akses Internet broadband dari Telkom Speedy. Koneksi Internet lumayan cepat, tapi sayangnya routing ke network kantor di Singapura harus lewat Amerika Serikat dulu. Kelihatannya Telkom tidak mempunyai koneksi langsung ke Singapura, tidak seperti halnya dengan Indosat yang mempunyai koneksi peering ke SingTel Internet Exchange.

Mengingat koneksi Internet saya yang terbatas, saya mohon maaf kepada rekan-rekan yang sudah menuliskan komentar dan/atau pertanyaan di blog saya, tapi belum sempat saya balas. Dan saya juga mohon maaf kepada rekan-rekan blogger lainnya, karena terbatasnya akses Internet menyebabkan saya tidak sempat untuk berkunjung ke blog-blog rekan-rekan. Insya Allah semua pertanyaan dan komentar rekan-rekan akan saya jawab setelah saya pulang kembali ke Singapura minggu depan (6 Desember 2006).

Mohon maaf juga karena kesibukan saya selama di Jakarta, saya masih belum bisa memenuhi janji saya ke rekan-rekan di Jakarta, terutama rekan-rekan di komunitas Blogfam, untuk melakukan temu darat dengan rekan-rekan blogger di Jakarta. Mudah-mudahan janji saya ini bisa terpenuhi di kunjungan mudik saya berikutnya *sambil sungkem ke para ratu kopdar Blogfam Jakarta: Linda dan Dahlia, maaf ya Lin, Day, next time yaaa…* :)   Liputan mudik nanti (kalau sempat) akan saya tulis di blog Rumah Indra.

FeedWordPress dan Multiply 1 November 2006

Posted by indra in : Teknis, Kejadian Terbaru , 7 comments

Untuk pertama kalinya, saya mencoba memasukkan sebuah blog Multiply ke dalam daftar sindikasi Planet Singapura, blog agregator yang menggunakan FeedWordPress. Walaupun RSS Feed-nya bisa disindikasi dengan sukses, namun hasil tampilannya agak berbeda dengan artikel lainnya. Biasanya, hyperlink dari suatu artikel akan mengarah ke permanent link (permalink) di blog asalnya, tapi untuk blog berbasis Multiply, hyperlink-nya akan mengarah ke sebuah permalink di Planet Singapura sendiri.

Sebagai contoh, adalah postingan Laila berjudul “Planet Singapura” disini. Permalink-nya mengarah ke sebuah halaman di Planet Singapura sendiri ( http://planet.sg.or.id/?p=1586 ), dan bukan mengarah ke blog-nya Laila di Multiply. Tidak adanya hyperlink ke blog asal menyulitkan pembaca untuk membaca artikel tersebut secara lengkap, apalagi RSS Feed-nya hanya menampilkan sebagian awal dari artikel, dan bukan seluruhnya. Tidak adanya hyperlink juga menyulitkan pembaca untuk memberikan komentar, mengingat komentar di Planet Singapura memang dimatikan.

Hmm.. gimana cara ngakalinnya, ya? :) :)

Upgrade ke Wordpress 2.0.4 23 August 2006

Posted by indra in : Pengumuman, Teknis, Kejadian Terbaru , 5 comments

Upgrade ke Wordpress 2.0.4

Ya ya ya, basi banget dah! :) Versi 2.0.4 udah dirilis hampir sebulan yang lalu, tapi saya baru bisa sempet upgrade sekarang. Alasannya, biasa, sibuk *klise*. :) :) Belum lagi sekarang saya harus upgrade untuk tiga blog sekaligus: Minda Indra, Planet Indra dan Planet Singapura, yang semuanya berbasis Wordpress. Tapi alhamdulillah, proses upgrade-nya lumayan mudah, malah saya bilang lebih mudah dibanding waktu saya upgrade dari 2.0.2 ke 2.0.3. Ada petunjuk khusus untuk cara upgrade dari 2.0.3 ke 2.0.4, jadi lebih mudah. Tinggal backup folder wp-admin, wp-includes, wp-content/themes/default dan file-file di root Wordpress (kecuali wp-config.php) ke tempat lain yang aman, terus replace folder-folder dan file-file tersebut dari version yang baru.

Komentar di Planet Indra

Ada beberapa rekan-rekan yang mengunjungi blog saya di Planet Indra yang “terkecoh” dengan komentar yang selalu di-off, sehingga mereka merasa tidak bisa mengisi komentar. Padahal sebenarnya, Planet Indra adalah blog agregasi dan rekan-rekan bisa mengisi komentar di blog aslinya. Untuk menghindari kebingungan itu, saya sudah nyalakan link komentar di Planet Indra, yang akan ditautkan ke pengisian komentar di blog aslinya.

IP2Phrase.Com

Saya juga sudah menambahkan fitur dari IP2Phrase.Com di semua blog saya. Dengan fitur ini, pengunjung bisa melihat dari IP address, negara dan ISP mana dia berasal. Fitur ini disediakan secara gratis oleh Hexasoft Development Sdn Bhd, sebuah perusahaan riset dan development yang berbasis di Penang, Malaysia. Instalasinya pun sangat mudah, Anda tinggal menambahkan satu line javascript di template blog atau website Anda. Informasi lebih lengkap bisa dilihat disini. Selamat mencoba. :)

Blog Indo-Sing Pindah Rumah

Blog Indo-Sing, sebuah blog yang didedikasikan untuk komunitas Indonesia di Singapura, telah pindah rumah. Terima kasih kepada Bung Polar Bear, akhirnya blog Indo-Sing punya rumah baru di bawah naungan domain resmi indo-sing.org.

Blog ini tetap menggunakan Wordpress, dan di-hosting bersama-sama dengan Forum Indo-Sing, tidak lagi menggunakan hosting gratisan. Content blog yang lama sudah dipindah ke blog yang baru, berikut komentarnya, terima kasih atas kerja keras dari Bung Polar Bear dan Bung Renatha.

Dengan resminya pindah alamat ini, blog lama Indo-Sing di Blogsome secara resmi ditutup.