jump to navigation

Buka Puasa Kroner/Blogger Singapura Bersama Budi Putra 28 September 2007

Posted by indra in : Komunitas Singapura, Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Pengalaman , 4 comments

Hari Rabu (26/9) malam kemarin, saya berkesempatan untuk, sekali lagi, bertemu dengan Budi Putra, full-time blogger Indonesia pertama yang juga merupakan founder dan CEO dari Asia Blogging Network (ABN). Kebetulan Pak Budi sedang dalam “perjalanan dinas” ke Singapura, sehingga saya bersama Pak Rane/JaF “mengorganisir” sebuah acara buka puasa bersama kecil-kecilan di Lau Pa Sat, sebuah tempat makan yang terletak tidak jauh dari patung Merlion dan stasiun MRT Raffles Place. Tadinya kita merencanakan acara buka puasa bersama tersebut di restoran halal Evertop Hainanese Chicken Rice yang terletak di daerah Clementi, dekat tempat kediamannya Pak Rane, tapi ternyata restoran tersebut tutup setiap hari Rabu. Sehingga akhirnya kita memilih buka puasa di Lau Pa Sat, yang terletak tidak jauh dari hotel Swissotel the Stamford tempat Pak Budi menginap.

Walaupun tadinya acara ini merupakan acara buka puasa kroner (pengguna layanan micro-blogging Kronologger) Singapura bersama Budi Putra, pada akhirnya beberapa rekan blogger yang belum aktif kronning juga ikut bergabung. Selain Andri, salah seorang kroner aktif dari Singapura yang alhamdulillah bisa bergabung, saya juga berhasil mengajak Fajri, blogger Indonesia yang terkenal di komunitas ID-Gmail sebagai seorang “Pria Penipuh:P , untuk ikut bergabung. Pak Rane juga mengajak salah seorang rekan kerja-nya di RSI Indonesia, Aji Rokhadi, untuk ikutan.

Topik yang dibahas juga beragam. Mulai dari Kronologger, sejarahnya dari mulai dibikin sama Kukuh sampai diintegrasikan ke ABN. Juga dibahas tentang ABN itu sendiri, dimulai dari bentuk organisasinya, strategi bisnisnya (e.g. nyari revenue dari mana), dan lain-lain. Pak Budi cukup terbuka dalam sharing visi dan misinya di ABN, dan saya bersama rekan-rekan lainnya banyak belajar dan mendapatkan banyak ilmu dan informasi yang sangat berguna dalam diskusi tersebut.

Selain itu, juga dibahas mengenai rencana Pesta Blogger 2007 yang akan diadakan bulan depan, di Jakarta. Dalam kesempatan itu, saya membahas tentang undangan untuk para blogger Indonesia di Singapura untuk menghadiri acara Pesta Blogger 2007 tersebut. Undangan tersebut saya terima dari Enda via e-mail. Dalam kesempatan itu, dibahas juga mengenai komunitas blogger Indonesia di Singapura, yang walaupun sudah mempunyai blog aggregator Planet Singapura, namun masih belum mempunyai media komunikasi yang cukup memadai untuk saling bertukar informasi. Pada akhirnya, diusulkan untuk membuat sebuah milis untuk media komunikasi para blogger Indonesia di Singapura, khususnya kontributor Planet Singapura.

Tanpa terasa, obrolan yang seru membuat waktu berjalan begitu cepat, tidak terasa sudah hampir midnight dan Andri udah ketar-ketir takut ketinggalan kereta api (MRT) terakhir ke Jurong. Walaupun demikian, Pak Budi tidak lupa memberikan oleh-oleh berupa mug Kronologger asal Jogja yang di-desain oleh Thomas. Kelihatan kalo mug ini “asli Jogja” karena kertas koran yang dipakai untuk membungkus adalah koran daerah asal Jogja (saya kurang tahu nama korannya apa). :)  Wah, merupakan kehormatan tersendiri bisa mendapatkan mug ini, mengingat Kukuh sendiri katanya sampai sekarang masih belum mendapatkan mug tersebut. :P

Mengingat sebagian dari blogger yang mengikuti acara tersebut juga berjiwa kroner, live reporting termasuk skrinsyut acara tersebut langsung di-update ke Kronologger. Foto-foto lainnya bisa dilihat disini atau disini. Mohon maaf, kualitas foto-nya kurang bagus karena dibuat dengan menggunakan kamera HP dan diset resolusinya kecil supaya bisa langsung di-post ke Kronologger. :)

Kronologger 16 September 2007

Posted by indra in : Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Informasi , 6 comments

Sejak terintegrasi ke jaringan Asia Blogging Network (ABN) dan berubah nama dari Kronologis ke Kronologger, jaringan komunitas microblogging Indonesia pertama hasil karya Kukuh TW tersebut semakin ramai dan terus berkembang. “Keramaian” komunitas tersebut bisa dilihat dari jumlah kroner yang semakin bertambah. Jumlah entry kron dari para kroner bisa muncul hampir beberapa menit sekali, pace-nya jauh lebih cepat dari blog aggregator manapun. Saya aja pernah posting satu entry kron dan tiga komentar langsung muncul dalam waktu satu menit!

Selain itu, saya melihat komunitas Kronologger juga semakin berkembang dengan memberikan fitur-fitur dan fasilitas tambahan untuk para kroner. Dari tampilan yang sederhana untuk pengguna mobile internet, Kronologger sekarang juga mempunyai situs full version untuk pengguna PC. Walaupun desain tampilan utama Kronologger dibuat oleh Thomas Arie, tapi para kroner bisa membuat themes sendiri untuk tampilan Kronologger mereka, thanks to the power of CSS. Para kroner bahkan bisa menyumbang themes hasil karya mereka untuk digunakan oleh kroner lain. Bahkan, perlombaan membuat themes Kronologger juga pernah (atau sedang?) diselenggarakan. Selain itu, Kronologger juga memberikan fitur untuk mem-posting gambar dan bukan hanya teks, membuat Kronologger menjadi, IMHO, a cut above the rest dibandingkan layanan microblogging popular lain seperti Twitter dan Jaiku.

Tidak hanya itu, situs Wiki Kronologger juga diluncurkan. Berisi semua informasi all what you need to know tentang Kronologger, mulai dari sejarah Kronologger, daftar istilah-istilah yang digunakan oleh para kroner, sampai ke profil para kroner. Terima kasih kepada sistem wiki yang memudahkan para kroner untuk meng-update sendiri content wiki-nya, mereka-mereka yang narsis-pun diberikan kesempatan untuk memasang profile (baca: mejeng) di situs tersebut. :) Selain itu, blog Kronologger juga dibuat oleh pengelola Kronologger untuk mengumumkan fitur-fitur terbaru atau update termutakhir mengenai Kronologger. Tidak puas hanya sampai situ, para kroner juga meluncurkan situs Planet Kronologger (sekarang masih pending DNS update), sebuah blog aggregator yang meng-aggregasi blog-blog para kroner. Situs Planet Kronologger tersebut di-maintain oleh Vavai dengan menggunakan Serendipity, dan di-hosting di tempatnya Andri.

Ada lagi? Yup. Menyambut kedatangan bos ABN Budi Putra ke Singapura, para kroner yang berdomisili di Singapura merencanakan untuk mengadakan acara buka puasa bersama Pak Budi pada hari Rabu, tanggal 26 September 2007, sekitar jam 8 malam. Selain saya, rekan kroner Singapura JaF aka Rane dan teladan98 aka Andri juga sudah confirm Insya Allah akan hadir. Lokasi tentatif di restoran halal Evertop Hainanese Chicken Rice yang berlokasi di Clementi, tidak jauh dari tempat kediaman Pak Rane. Saat ini saya masih menunggu konfirmasi dari Pak Rane apakah restoran tersebut buka pada hari Rabu. Update selanjutnya mengenai rencana acara buka puasa bersama tersebut akan saya post disini. Bagi rekan-rekan kroner atau blogger yang berada di Singapura atau kebetulan akan berada di Singapura pada tanggal tersebut, silahkan bergabung. :)

Memang benar seperti kata beberapa rekan kroner, kalau sudah mencoba micro-blogging apalagi pake Kronologger, bakalan kecanduan. :) Yang lebih parah lagi, khusus untuk kasus saya, blog-blog saya pun menjadi “terbengkalai” karena saya lebih sering posting kron di Kronologger dibandingkan meng-update blog-blog saya. Halah. :)

Update 18 September 2007, 10:15am SGT: Update terakhir dari Vavai, Planet Kronologger sekarang menggunakan domain baru: http://planet.kronologger.net/ karena ada masalah dengan setting DNS A record untuk planet.kronologger.org. Blogroll saya sudah di-update *lapor ke boss Vavai*. :) :)

Update 26 September 2007, 11:25am SGT: Mengingat restoran halal Evertop Hainanese Chicken Rice tutup pada hari Rabu, tadi malam saya sudah berdiskusi dengan Pak JaF, dan kita telah memutuskan bahwa acara buka puasa kroner Singapura bersama Pak Budi Putra malam ini akan diadakan di Lau Pa Sat, yang terletak tidak jauh dari stasiun MRT Raffles Place, mulai dari jam 8pm (waktu Singapura).

IndraPr 25 August 2007

Posted by indra in : Obrolan IT, Obrolan Santai , 5 comments

Ikut-ikutan Koen dan Pak Budi, saya juga ingin sedikit cerita mengenai nickname yang sudah lama saya gunakan, IndraPr atau indrapr. Cerita ini dimulai pada sekitar awal tahun 1995 (atau akhir tahun 1994?), pada waktu itu lagi awal booming Internet di Indonesia dan unfortunately juga adalah menjelang akhirnya era BBS di Indonesia. Pada waktu itu, diskusi mengenai Internet lagi hangat dibahas di forum BemoNet, komunitas BBS terbesar di Indonesia saat itu. Salah seorang rekan Bemonetter, Boyke Bader, merekomendasikan RADNET (Rahajasa Media Internet) sebagai salah satu penyedia jasa Internet (ISP) yang baru dibuka dan memberikan free trial untuk jasa koneksi Internet dengan menggunakan dial-up.

Pada saat itu, saya mencoba register dengan nama account indra@rad.net.id tapi ternyata account tersebut sudah ada yang punya. Jadi terpaksa-lah (walaupun dengan berat hati) saya register dengan nama account indrap@rad.net.id, yang saya gunakan untuk koneksi dial-up ke Internet selama masa free trial tersebut. Pada masa itulah saya mulai “berkenalan” dengan e-mail client Eudora (yang masih saya gunakan hingga saat ini) dan web browser Netscape Nagivator, browser yang waktu itu paling sering digunakan sebelum Internet Explorer mulai meluncur di “pasaran”.

Entah bagaimana ceritanya, Boyke pada saat itu diterima kerja di RADNET, dan mengajak saya untuk ikut bergabung dan bekerja disana. Kebetulan pada saat itu kuliah S1 saya sudah hampir selesai, tinggal penulisan tesis saja sehingga saya bisa bekerja full-time disana. Nah, mengingat indra@rad.net.id sudah dipakai orang lain, sementara indrap@rad.net.id dipakai untuk keperluan pribadi saya untuk koneksi dial-up dari rumah (jatah dari free trial tadi), akhirnya saya menggunakan account indrapr@rad.net.id untuk keperluan pekerjaan. Dan akhirnya account “indrapr” inilah yang resmi digunakan, bukan hanya di mail server RADNET, tapi juga di banyak server-server berbasis Unix lainnya, seperti DNS server dan web server RADNET.

Penggunaan nama “indrapr” ini ternyata “menjalar” ke service-service lain yang saya gunakan diluar RADNET, termasuk untuk penggunaan nama e-mail di Yahoo! dan Hotmail (pada waktu itu belum ada Gmail), serta nama account di Blogger. Alamat blog pertama saya, Info, yang saya setup pada awal tahun 2004 dulu, juga menggunakan nama ini. Versi “uppercase” dari nama ini, IndraPr, juga sering saya gunakan sebagai nickname di berbagai forum, termasuk di milis dan IRC. Akhirnya, banyak teman-teman yang kemudian mengenali saya dengan nickname ini.

Walaupun demikian, sebenarnya masih banyak yang mengenali saya dengan nickname lain. Teman-teman Bemonetters, misalnya, lebih senang memanggil saya dengan sebutan “Ippeh”, yang berasal dari “IP”, inisial saya. Entah siapa yang pertama kali memanggil saya dengan sebutan itu, saya udah ngga inget lagi, mungkin Coen, atau Harry, atau Dodon, atau mungkin rekan Bemonet lainnya. :) Masih ada juga beberapa “varian” lain dari nama itu, seperti Ippei, Ipeh dan lain sebagainya. Tentu saja, saya sama sekali tidak keberatan untuk dipanggil dengan nama itu oleh rekan-rekan Bemonetters. Sampai sekarang, beberapa nickname tersebut masih sering digunakan untuk memanggil saya di milis bemo-batavia. Senangnya mengenang masa lalu. :) :)

Windows Live Writer 30 June 2007

Posted by indra in : Teknis, Obrolan IT, Opini , 2 comments

Membaca artikel saya mengenai w.bloggar, Isman bertanya apakah ada solusi untuk incompatibility problem antara w.bloggar dengan Blogger Baru. Memang, versi terbaru dari w.bloggar adalah tertanggal 21 Maret 2006, jauh sebelum New Blogger dirilis dan dikeluarkan dari versi Beta. Dan kayaknya, tidak (belum?) ada rencana dari pembuat w.bloggar untuk membuat blogging editor tool tersebut bisa compatible dengan New Blogger.

Waktu itu, saya sempat googling untuk mencari alternatif atau workaround untuk problem tersebut, dan menemukan jawabannya disini. Jadi, bagi pengguna New Blogger yang masih tetap ingin menggunakan w.bloggar untuk nge-blog, bisa mengikuti petunjuk di URL tersebut.

Namun sekarang, terus terang, saya sudah meninggalkan w.bloggar dan telah pindah ke lain hati. :) “Kepindahan” ini dimulai sejak saya membaca tulisan (lagi-lagi) MCA mengenai Windows Live Writer disini. Walaupun WLW masih dalam versi Beta, namun blogging editor tool software ini benar-benar cocok untuk saya. Konfigurasinya sangat mudah karena ada fungsi auto-detect, dan berfungsi dengan sempurna, baik untuk blog saya yang berbasis Blogger maupun Wordpress.

Jadi, bagi rekan-rekan yang sudah menggunakan w.bloggar untuk blogging editor-nya, saya sarankan untuk mencoba menggunakan Windows Live Writer. Dan yang paling penting, software tersebut (masih) gratis, dan mudah-mudahan akan terus gratis.

Event imbX dan CommunicAsia di Singapura 19 June 2007

Posted by indra in : Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Informasi , 2 comments

Minggu ini, “gairah IT” di Singapura sedang tinggi-tingginya, dengan diadakannya event Infocomm Media Business Exchange (imbX) yang merupakan gabungan dari berbagai event IT di Singapura, seperti CommunicAsia, BroadcastAsia, Enterprise IT dan iX Conference. Diantara banyak event di bidang teknologi informasi tersebut, CommunicAsia adalah event yang paling populer. Diadakan setiap tahun, pameran ini dikunjungi oleh banyak praktisi IT dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Disana, para praktisi dan pebisnis, terutama yang bergerak di bidang IT, bisa melihat pameran teknologi terbaru saat ini, dan pada saat yang sama, berinteraksi (dan melakukan transaksi bisnis) dengan banyak pebisnis dari mancanegara. Event highlights dari CommunicAsia bisa dilihat disini.

Pameran CommunicAsia tersebut diadakan di Singapore Expo, exhibition centre terbesar di Singapura, yang terletak tidak jauh dari stasiun MRT Expo, hanya satu stasiun MRT dari bandara Changi. Informasi mengenai how to get there bisa dilihat disini. Lokasinya yang convenient tepat di samping stasiun MRT memudahkan kita yang ingin mengunjungi event tersebut. Dress code untuk mengunjungi acara tersebut adalah pakaian kantor (business attire). Jangan lupa bawa kartu nama (business card) yang banyak, untuk berinteraksi dan menukar kartu nama dengan banyak orang disana. Kadang juga ada banyak lucky draw yang kita bisa berpartisipasi hanya dengan meninggalkan kartu nama kita disana. Disarankan untuk mendaftar terlebih dahulu di website-nya sebelum datang, walaupun kita tetap bisa register di tempat, hanya saja antriannya biasanya lebih panjang.

Setahu saya, rekan Budi Putra saat ini sudah berada di Singapura untuk mengunjungi event ini. Mungkin ada rekan-rekan lain yang juga berminat datang ke Singapura untuk acara ini? Acara CommunicAsia ini berlangsung hingga hari Jum’at (22/6) besok. Mengingat kesibukan di kantor dan juga di rumah, saya sendiri belum memastikan apakah bisa pergi kesana atau tidak, walaupun saya selalu mengunjungi event ini selama beberapa (tiga?) tahun terakhir.

Quicklink: Tips dari Singapura ke Johor Bahru dan Jakarta 15 June 2007

Posted by indra in : Jalan-jalan, Obrolan IT, Obrolan Santai, Quicklinks, Informasi , 22 comments

Berikut adalah dua artikel yang ditulis oleh rekan blogger Ambar Briastuti, yang mungkin bermanfaat bagi rekan-rekan traveler yang ingin berkunjung ke Singapura dan Malaysia.

Nyebrang dari Singapura menuju Johor Bahru

Artikel ini berisikan tips dan tricks untuk pergi dari Singapura ke Johor Bahru dengan menggunakan bus atau taksi. Informasi ini juga berguna bagi mereka yang ingin meneruskan perjalanan dari Johor Bahru ke Kuala Lumpur.

Perlu diketahui bahwa tiket bus antarkota dari Terminal Larkin di Johor Bahru ke Kuala Lumpur jauh lebih murah dibandingkan tiket bus langsung dari Singapura ke Kuala Lumpur. Jadi banyak budget traveler yang memilih untuk menggunakan bus dari Singapura ke terminal bus Larkin di Johor Bahru, dan dari sana baru naik bus antarkota ke Kuala Lumpur.

Smarter Way to Jakarta

Artikel ini berisikan tips dan tricks untuk pulang ke Jakarta dari Singapura dengan menggunakan pesawat semi-budget Singapura, Valuair. Penerbangan langsung ini adalah merupakan alternatif yang sering digunakan oleh para budget traveler, selain pesawat AirAsia melalui Batam. Mengingat biaya ferry Singapura-Batam yang dikenakan tax sebesar S$10 (bandingkan dengan tax Batam-Singapura yang hanya $3), banyak traveler yang memilih pergi dari Jakarta ke Singapura melalui Batam, sementara pulang ke Jakarta-nya langsung melalui bandara Changi.

Ada banyak keuntungan dengan menggunakan pesawat langsung dari Changi ke Jakarta, dibandingkan melalui Batam. Diantaranya:

  1. Lebih convenient, tidak perlu harus repot-repot naik ferry ke Batam terus disambung penerbangan ke Jakarta.
  2. Untuk para avid shopper, bisa belanja tax-free di bandara Changi.
  3. Bisa menikmati GST refund untuk barang-barang yang dibeli di Singapura, apalagi mengingat GST yang di Singapura yang akan naik dari 5% ke 7% mulai awal Juli 2007.

Namun, tentu saja, perlu diingat bahwa harga tiket one-way dari Singapura ke Jakarta tetap lebih mahal dibandingkan harga tiket one-way AirAsia dari Batam ke Jakarta. Selain Valuair, penerbangan yang kadang memberikan harga murah one-way dari Singapura ke Jakarta adalah Lufthansa, yang juga bisa di-book online.

Menggunakan w.bloggar Untuk Nge-Blog 23 April 2007

Posted by indra in : Teknis, Obrolan IT , 9 comments

Saya baca dari blog-nya MCA (Choirul Amri) kalau kita bisa nge-blog dengan menggunakan Office 2007. Wah, jadi kepengen nih punya Office 2007. :) Di rumah, saya menggunakan Office 2003, sementara di kantor saya malah masih pake Office XP lama, license punya kantor. Saya kurang tahu apakah dengan mempunyai copy (legal, tentu saja) Microsoft Office 2003, saya bisa dapet harga lebih murah kalau membeli Office 2007? :)

Alasannya kenapa saya ingin menggunakan blogging editor tool adalah karena saya mempunyai banyak blog dengan dua engine yang berbeda, Blogger dan WordPress. Sekarang saya harus ke dashboard-nya Blogger atau ke halaman admin Wordpress saya setiap kali mau posting artikel. Cukup merepotkan. Belum lagi kalau mau menyimpan artikelnya dulu sebelum di-publish, pasti ada aja masalah, terutama dengan timestamp-nya. Kadang timestamp artikel di-set menggunakan waktu saya mulai menulis artikel, dan bukan waktu saya mem-publish artikel tersebut. Selain itu, dulu waktu saya masih meng-enable cross-posting antara Blogger dan Multiply, draft artikel yang saya simpan di Blogger (sebagai draft, belum di-publish) ternyata malah ter-publish waktu di-crosspost secara otomatis oleh Multiply. Wah, padahal artikelnya belum jadi. Terpaksa lah saya matikan fungsi cross-posting otomatis-nya, dan saya memilih untuk meng-import artikel-artikel saya di Blogger ke Multiply secara manual.

Di artikel yang sama, MCA juga menyarankan w.bloggar sebagai blogging editor tool jika kita masih belum mempunyai Office 2007. Software ini gratis, walaupun tentu saja ada option kalau mau memberikan donasi. Saya baru saja selesai install software-nya yang versi 4.00.193, dan sekarang saya membuat artikel ini dengan w.bloggar, sebelum nanti akan saya coba post ke blog Minda Indra saya, yang berbasis Wordpress. So far, editing menggunakan w.bloggar cukup nyaman, mau nyisipin hyperlink atau setting bold atau italic lumayan gampang. Nyisipin gambar juga lumayan mudah.

Mari kita lihat hasilnya gimana setelah di-publish. :)

Kronologis 9 March 2007

Posted by indra in : Teknis, Obrolan IT , 9 comments

Kukuh TW, teman blogger yang juga teman lama saya waktu di BemoNet dulu, mengundang saya untuk mencoba Kronologis, sebuah blog engine yang lebih dikhususkan untuk pengguna ponsel dan PDA, walaupun sebenarnya bisa juga diakses dari PC biasa. Beralamat di http://kronologis.com/ , tampilan blog engine ini sangat sederhana, mengingat memang blog engine ini lebih diperuntukkan untuk pengguna ponsel dan PDA.

Saya sendiri sudah mencobanya, dan ternyata cukup useful untuk update pendek sehari-hari yang tidak perlu (baca: tidak pantas) menjadi artikel utama blog. Dan juga ada script yang bisa kita gunakan untuk memasang jurnal Kronologis kita sebagai sideblog di sidebar blog kita. Saya sendiri sudah memasangnya, bisa Anda lihat di sidebar Planet Indra, Minda Indra dan Rumah Indra. Sebenarnya ada RSS feed-nya juga yang bisa saya gunakan untuk dimasukkan ke blog aggregator Planet Indra saya, tapi untuk sementara ini masih saya pertimbangkan apakah perlu dimasukkan atau tidak.

Selain itu, juga ada fasilitas pertemanan, mirip dengan sistem pertemanan di Multiply atau Friendster. Tapi menurut saya, fasilitas tersebut tidak terlalu bermanfaat. Sistem komentar sudah pasti ada (kalau tidak ada, bukan blog namanya), dan komentar yang ada akan ikut ditampilkan oleh script untuk sideblog. Kita pun bisa mengomentari jurnal/entry user lain di Kronologis (istilah Kukuh: kroner lain), tidak peduli teman atau tidak. Makanya, saya bilang sistem pertemanannya kurang begitu bermanfaat. :)

Penjelasan Kukuh mengenai perbedaan antara nge-blog dan nge-kron (walah, istilahnya) bisa dilihat disini. Last but not least, yang paling penting, fasilitas ini gratis. :) Mudah-mudahan bisa bertahan lama. Keep up the good work, Kuh. :)

APRICOT 2007 di Bali Resmi Dibuka 27 February 2007

Posted by indra in : Jalan-jalan, Obrolan IT, Kejadian Terbaru, APRICOT 2007 , add a comment

Walaupun acara workshop dan tutorial APRICOT 2007 sudah dimulai sejak pertengahan minggu lalu, tapi baru hari ini (Selasa, 27 Februari 2007) konferensi APRICOT 2007 di Bali resmi dibuka. Opening ceremony APRICOT 2007 ditandai dengan pemukulan (atau pembunyian?) gong oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Sofyan Djalil, setelah sebelumnya ada opening speech dari Sylvia Sumarlin, Ketua Umum APJII dan Gaurab Uphadaya, chairman APIA. APJII dan APIA adalah dua dari beberapa organisasi yang mendukung terselenggaranya APRICOT 2007 di Bali.

Pagi tadi, saya mengikuti tutorial BGP Deployment and Best Practices oleh Philip Smith. Kebetulan saya ketemu lagi dengan Deny dan Nyoman dari RADNET, jadi kita menghadiri tutorial bersama-sama. Waktu acara makan siang, saya berkesempatan untuk bertemu dengan Pak Sanjaya, salah seorang mantan aktivis APJII yang sekarang bekerja untuk APNIC, dan Pak Roy Rahajasa Yamin, mantan bos saya di RADNET. Sewaktu acara plenary session, saya juga sempat bertemu dengan Pak Yulianus, admin jaringan Indosat.

Malamnya, saya menghadiri acara APRICOT Opening Social Event yang diadakan di samping kolam renang di Westin Resort hotel. Sempat bertemu dengan teman-teman dari Starhub dan berkenalan dengan beberapa rekan dari Equinix, Singapura. Saya duduk semeja dengan Pak Toto (R. Santoso), admin IptekNet/BPPT dan mantan admin go.id, dan kita pun asyik berdiskusi sekaligus mengenang masa-masa lalu (caela!). Bill Fridini pun sempat ikut join ngobrol.

Foto-foto selama hari kedua saya di acara konferensi APRICOT bisa dilihat disini, sementara foto-foto selama acara konferensi APRICOT secara keseluruhan bisa dilihat disini. Berikut beberapa foto-fotonya.

APRICOT 2007 di Bali 9 February 2007

Posted by indra in : Obrolan IT, Kejadian Terbaru , 5 comments

Konferensi APRICOT, singkatan dari Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technologies, adalah tempat ngumpulnya para pakar network dari berbagai penyedia jasa Internet (ISP) dan organisasi TI lainnya di Asia Pasifik. Bisa dibilang, konferensi APRICOT ini adalah versi Asia Pasifik-nya dari konferensi NANOG yang terkenal di Amerika Utara sana. APRICOT adalah salah satu programnya APNIC yang diselenggarakan setiap tahun, bekerja sama dengan penyelenggara host lokal tempat acara tersebut diselenggarakan. Untuk tahun ini, acara konferensi APRICOT 2007 akan diselenggarakan di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Indonesia, oleh APNIC bekerja sama dengan teman-teman di APJII, asosiasi ISP di Indonesia.

Terakhir kalinya saya menghadiri acara APRICOT adalah enam tahun yang lalu, ketika event APRICOT 2001 diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Sejak itu, saya tidak pernah ikut lagi ke acara APRICOT berikutnya. Alhamdulillah, pada tahun ini, perusahaan tempat saya bekerja bersedia untuk “mengirim” saya ke acara APRICOT 2007 yang akan diadakan di Bali. Insya Allah, saya akan berangkat ke Bali pada hari Sabtu, 24 Februari 2007 dan akan kembali ke Singapura pada hari Sabtu berikutnya, 3 Maret 2007, dan akan menghadiri program tutorial, konferensi dan APNIC member meeting yang akan diadakan.

Senang sekali, saya akan bisa bertemu lagi dengan banyak teman-teman disana, terutama rekan-rekan dari APJII dan mantan rekan kerja di RADNET. Waktu saya intip daftar nama para panitia (organizing committee)-nya disini, ternyata banyak nama-nama yang sudah familiar, termasuk Pak Mauldi Wirastomo dan Pak Hammam Riza, dua mantan bos saya di RADNET dulu. :) Jika ada rekan-rekan lain yang kebetulan juga akan menghadiri acara konferensi APRICOT disana, silahkan kabari saya. :) Looking forward to see you guys in Bali! :) :)