jump to navigation

Tim Navigasi.Net Meluncurkan Peta GPS Indonesia Baru 18 August 2008

Posted by indra in : Teknis, Kejadian Terbaru, Informasi, GPS , 23 comments

navigasi-map

Tim mappers Navigasi.Net yang dikomandoi oleh seorang GPS-geek Indonesia, Buyung Akram, meluncurkan peta GPS wilayah Indonesia yang baru, tepat pada hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia, 17 Agustus 2008 kemarin. Dan peta baru yang cukup comprehensive dan menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia ini tersedia secara gratis (free) bagi seluruh pengguna GPS di Indonesia.

Berikut adalah komentar dari RC, seorang GPS-geek luar negeri yang juga membuat peta GPS gratis untuk daerah Selandia Baru, mengenai peta baru tersebut, di forum Malsingmaps:

This map is awesome - covers most of the major islands and very detailed at city level.
I managed to download this early this morning at 0900 hrs (GMT+12) when most of Indonesia was asleep. Later on today, it seems that that site has crashed!
Be patient and try again another time.
Thanks to the guys at Navigasi - sorry couldn’t log into your site to thank you properly!

Saya sendiri mengalami kesulitan ketika mencoba men-download file peta yang tersedia gratis tersebut. Kelihatannya server navigasi.net kewalahan menerima request dari banyak pengguna GPS di Indonesia yang ingin mengunduh file tersebut. Saya sendiri baru bisa men-download-nya dari situs mirror alternatif yang disediakan.

Ucapan selamat dan terima kasih untuk team Navigasi juga datang bertubi-tubi dari banyak pengguna GPS di Indonesia, melalui milis id-gps, yang kebanyakan memuji semangat dari tim map-developers Navigasi yang bertekad untuk menjadikan peta Indonesia tersebut tersedia secara gratis untuk digunakan oleh semua orang.

Bagi rekan-rekan yang berada di Singapura dan kesulitan mengunduh peta tersebut dari server Navigasi, bisa klik disini untuk download dari server lokal di Singapura. Ada dua versi, versi GMAPSUPP yang bisa langsung di-save ke perangkat GPS berbasis Garmin, dan versi MapSource yang bisa dibuka dengan menggunakan perangkat lunak MapSource dari Garmin. Menurut Pak Buyung di milis id-gps, peta ini boleh didistribusikan dengan bebas selama tidak dijual dan tidak dirubah atau diutak-atik.

Benar-benar merupakan kado terindah bagi Indonesia dalam rangka perayaan hari ulang tahun kemerdekaan kita. Merdeka!

Prihatin 6 August 2008

Posted by indra in : Komunitas Singapura, Opini, Kejadian Terbaru, Blogging , 5 comments

Saya turut prihatin setelah mendengar (red: membaca) kabar bahwa salah satu artikel dari teman saya, yang juga merupakan salah satu kontributor Planet Singapura, dibajak mentah-mentah oleh wartawan sebuah surat kabar terkemuka di Indonesia. Apalagi setelah mengetahui bahwa wartawan tersebut mendapatkan artikel tersebut melalui Planet Singapura, blog agregator yang saya kelola.

Turut prihatin karena media Planet Singapura tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk meng-copy paste sebuah artikel, lalu dipajang mentah-mentah di surat kabar tersebut, tanpa seijin pemilik artikel, dan tanpa ada proses editing lebih lanjut. Walaupun, di lain pihak, saya pun mulai menyadari power (kekuatan) dari blog aggregator ini.

Walhasil, saya pun sekarang jadi lebih berhati-hati untuk memasukkan sebuah blog ke daftar sindikasi Planet Singapura. Paling tidak, saya sekarang akan selalu memberi tahu pemilik blog bahwa blognya saya masukkan ke daftar sindikasi Planet Singapura. Dan sesuai dengan disclaimer policy Planet Singapura, bagi rekan-rekan blogger Indonesia di Singapura yang keberatan blog-nya saya sindikasikan di Planet Singapura, silahkan kontak saya. Upon request, saya akan langsung menghapus blog-nya dari daftar sindikasi, no question asked. :)

Hmm… kayaknya kampanye “Jangan Asal Copy Paste“-nya Pak JaF harus mulai digalakkan lagi, nih. Tidak hanya untuk para blogger, tapi juga untuk para wartawan. Apalagi wartawan yang tidak bisa membedakan antara milis dengan agregator blog.

Nge-Kron Sekaligus Nge-Twit dan Nge-Plurk 23 July 2008

Posted by indra in : Teknis, Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Blogging , 6 comments

 

Satu lagi terobosan baru dari Kronologger. Sekarang kita bisa nge-kron dan sekaligus update Twitter dan Plurk pada saat yang bersamaan, terima kasih kepada script baru yang dibuat oleh Kukuh TW, "otak" di belakang Kronologger. Teman saya sejak jaman BemoNet ini memang kayaknya tidak pernah "kehabisan bensin" untuk terus menuangkan ide-idenya dalam banyak proyek-proyeknya, seperti Kumpul Blogger dan Lokasi Jakarta.

Saya dari dulu memang "mendambakan" untuk bisa melakukan microblogging ke beberapa layanan sekaligus. Dari beberapa situs microblogging yang ada, saya paling sering menggunakan Twitter dan Kronologger. Saya biasa nge-twit dengan menggunakan bahasa Inggris, sementara nge-kron dengan menggunakan bahasa Indonesia. Tapi ya karena kadang males dan tidak ada waktu untuk posting ke kedua situs tersebut, akhirnya saya lebih sering posting di Twitter saja. Yang di Kronologger jadi agak sedikit terbengkalai.

Belum lagi, sekarang lagi musim plurking. Hampir semua pada nanya: "are you plurking yet?". Iya, saya udah daftar ke layanan Plurk, tapi ya belum aktif nge-plurk. Lha wong update Twitter dan Kronologger aja udah repot, apalagi kalo musti nambah lagi yang harus di-update. Micro-blogging itu kan biasa dilakukan on-the-go, jadi kadang waktu yang tersedia tidak memungkinkan untuk itu.

Dari mas Budi Putra, saya sempat mendapatkan informasi tentang ping.fm, yang katanya bisa melakukan update ke beberapa layanan social network sekaligus, seperti Twitter, Jaiku, Plurk dan Facebook. Sayangnya karena masih beta, saya membutuhkan beta code untuk bisa daftar ke layanan ping.fm tersebut. Ngga jadi daftar, deh… :) :)

Oleh karena itu, fasilitas all-in-one baru yang dibuat Kukuh ini serasa menjadi air segar di tengah gurun pasir untuk saya. Dengan sekali posting di Kronologger, saya bisa nge-kron, nge-twit, nge-plurk dan sekaligus meng-update status Facebook saya, karena Twitter saya juga sudah tersinkronisasi dengan status Facebook saya. Walaupun memang, saya harus memasukkan username dan password Twitter dan Plurk saya, setiap kali saya melakukan all-in-one posting ini. Tidak mengapa, saya merasa metode ini lebih aman dibandingkan kalo saya harus menyimpan data password Twitter dan Plurk saya di database Kronologger.

Ancaman Serius Bagi Blogger Indonesia? 28 March 2008

Posted by indra in : Opini, Kejadian Terbaru, Blogging , 18 comments

Berikut adalah tulisan dari rekan blogger Anggara yang mengatakan bahwa RUU ITE adalah ancaman serius bagi blogger Indonesia. Menarik, karena tulisan tersebut ternyata menimbulkan pro dan kontra di kalangan blogger Indonesia sendiri. :)

Saya sendiri sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan kehadiran RUU ITE tersebut, walaupun terus terang, saya belum membaca seluruh pasal dari RUU ITE tersebut dan hanya membaca poin-poin yang sudah diangkat oleh Anggara. Saya justru melihat aturan ini bisa membantu para blogger Indonesia untuk lebih responsible dan bertanggung jawab dalam menulis artikel di blog.

Seperti yang saya pernah tulis disini, pemerintah Indonesia sebenarnya lebih memberikan kebebasan kepada pers-nya, baik media konvensional maupun citizenship journalism (baca: blogger), untuk mengekspresikan pendapat dan pandangan mereka. Bandingkan dengan Malaysia dan Singapura yang mengontrol pers mereka dengan ketat. Bahkan, hubungan antara pemerintah Indonesia dengan komunitas blogger Indonesia sudah semakin erat dengan diadakannya acara Pesta Blogger tahun lalu dan pencanangan Hari Blogger Nasional oleh Menkominfo Mohammad Nuh. Marilah kita memanfaatkan kebebasan pers di Indonesia ini secara bertanggung jawab (responsibly) dan seperti yang Harry bilang, jangan sampai menjadi “kebablasan pers“.

Saya sangat menyayangkan pernyataan dari Roy Suryo yang mengaitkan blogger dengan tindakan penyerangan terhadap situs Depkominfo. Tidak ada bukti bahwa tindakan hacking tersebut dilakukan oleh seorang blogger. Walaupun demikian, saya merasa tindakan ini adalah salah satu pemanfaatan kebebasan pers yang — menurut saya — terlalu kebablasan.

Alangkah baiknya jika hubungan baik antara pemerintah dan komunitas blogger Indonesia, seperti yang sudah saya sebutkan diatas, bisa terus dijaga dengan baik. Kita tidak mau kontrol media yang terlalu ketat — seperti yang terjadi di Malaysia dan Singapura — juga terjadi di Indonesia, bukan?

Wawancara RSI: Blog Bicara - Planet Singapura dan Situs Agregasi Blog 28 February 2008

Posted by indra in : Komunitas Singapura, Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Blogging , 5 comments

Program acara “Blog Bicara” di Radio Singapore International (RSI) versi bahasa Indonesia selalu saya tunggu. Hal ini dikarenakan, sejak siaran perdana-nya sekitar tiga minggu yang lalu hingga sekarang, program acara radio yang membahas tentang blog dan blogging tersebut selalu menampilkan rekan-rekan blogger Indonesia yang kebetulan berada di Singapura dan tercatat sebagai salah satu kontributor Planet Singapura, situs agregasi blogger Indonesia di Singapura yang saya kelola. Dimulai dari ulasan mengenai blog-nya JaF aka mas Rane, lebih dekat dengan blog Indrani-nya Indi dan Rani, dan yang terakhir minggu lalu membahas cerita fiksi di blog-nya Renatha aka Dodol Surodol.

Lagi penasaran kira-kira blog siapa lagi yang akan dibahas minggu ini, tiba-tiba Fika dari RSI telepon, meminta saya menjadi nara sumber untuk program acara Blog Bicara minggu ini. Halah. :) Dalam wawancara ini, beliau ingin saya membahas mengenai agregasi blog, dan secara lebih spesifik, Planet Singapura, yang saya kelola. Mungkin karena kebetulan topik mengenai agregasi blog ini sedang hangat dibicarakan di blogosphere Indonesia? :)

Wawancara dilakukan kemarin (27/2) siang, dan disiarkan malamnya. Gerak cepat juga. :) Dalam wawancara tersebut, saya membahas mengenai definisi dan fungsi dari agregasi blog, dan bagaimana cara membuat agregasi blog (secara teknis). Dalam kesempatan itu juga saya menceritakan tentang visi dan misi Planet Singapura sebagai situs agregasi blogger Indonesia di Singapura, dimana tujuan saya membuat Planet Singapura adalah:

  1. Untuk memberikan gambaran kepada pembaca Planet Singapura mengenai kehidupan orang Indonesia yang tinggal di Singapura; dan
  2. Untuk menjadikan Planet Singapura sebagai media (atau wadah) bagi komunitas blogger Indonesia di Singapura.

Saya juga sharing mengenai situs-situs agregasi lainnya yang cukup populer di blogosphere Indonesia, seperti Planet Terasi, Merdeka, Planet Kronologger dan Rumah Blogfam. Fika juga memberikan pertanyaan yang cukup menarik: apakah kita perlu meminta ijin dulu kepada pemilik blog sebelum kita mengagregasikan blognya ke situs agregasi yang kita kelola. Saya kurang tahu apakah ini berhubungan dengan postingan saya mengenai Ikatan Blogger Takut Aggregator (IBTA), hahaha. :) Jawaban saya? Silahkan saja dengarkan file podcast-nya yang bisa diambil dan didengarkan disini (sumber aslinya diambil dari sini).

Link terkait:

Blogger Malaysia Dimonitor Menjelang Pemilu 24 February 2008

Posted by indra in : Kejadian Terbaru, Blogging , 1 comment so far

Banyak sekali blogger Malaysia yang menulis tentang pemilihan umum yang akan diadakan sebentar lagi di Malaysia, dan hal itu ternyata membuat "gerah" pemerintah Malaysia. Menteri urusan pemuda dan olahraga Malaysia Azalina Othman menuduh para blogger tersebut sebagai "pengecut" dan memperingatkan bahwa mereka sedang "dimonitor".

Partai oposisi di Malaysia menggunakan media online, termasuk blog, untuk program kampanye mereka, mengingat mainstream media seperti surat kabar dan televisi di Malaysia lebih mengutamakan coverage mengenai ruling government dan partai koalisi berkuasa Barisan Nasional dengan "kisah-kisah sukses" mereka dalam membangun negaranya, dengan proporsi yang sangat tidak seimbang.

Lim Kit Siang, salah seorang ketua partai oposisi Democratic Action Party (DAP) di Malaysia, membuat tiga buah blog untuk program kampanye-nya. Menurut beliau, blogging adalah salah satu cara untuk menyalurkan opini mereka ke publik dan menghindari kontrol media.

Demikian laporan dari Channel NewsAsia.

Blog Bicara: Lebih Dekat dengan Blog Indrani 15 February 2008

Posted by indra in : Komunitas Singapura, Kejadian Terbaru, Blogging , 3 comments

Setelah minggu lalu program acara Blog Bicara dari RSI Indonesia membahas blog-nya JaF aka Mas Rane, minggu ini program acara yang khusus membahas blog tersebut menampilkan blog Indrani.

Dalam program acara tersebut, Fika mewawancarai kedua pasangan blogger pengelola blog Indrani: Indi dan Rani. Topik yang dibahas mulai dari sejarah blog-nya, topik yang ditulis, blog favorit hingga tips untuk blogger pemula. Topik hidup tanpa televisi dan membuat keju dari ASI yang sempat membuat pro dan kontra itu pun turut dibahas. :)

Sebagai pengelola Planet Singapura, saya sih turut bangga aja melihat kedua blog yang dibahas di minggu pertama dan minggu kedua program acara Blog Bicara tersebut adalah kontributor Planet Singapura. Jadi penasaran, minggu depan yang akan dibahas blog siapa lagi ya? :) :)

File podcast-nya bisa diambil disini, yang saya ambil dari sumber aslinya disini. Selamat mendengarkan. :)

Link terkait:

Wawancara RSI - Blog Bicara: Mengulas Blog JaF 7 February 2008

Posted by indra in : Komunitas Singapura, Obrolan Santai, Kejadian Terbaru, Pengalaman , 5 comments

Beberapa hari yang lalu, di sela-sela kesibukan di kantor, saya menerima telepon dari Efika Rosemary (Fika), salah satu penyiar Radio Singapore International (RSI) siaran bahasa Indonesia yang juga adalah rekan kerja dari JaF aka mas Rane. Kebetulan RSI Indonesia menyiarkan program baru yang dinamakan Blog Bicara, program mingguan yang membahas tentang blog dan blogging. Blog pertama yang diulas dalam program tersebut adalah blog Just Another Fool-nya mas Rane, jadilah dalam program ini, Fika mewawancarai mas Rane (penyiar mewawancarai penyiar lain). :P

Nah, kebetulan dalam program ini, saya diminta komentar singkat mengenai blog-nya JaF. Komentar yang cukup singkat, paling cuma 1-2 menit. Saya pikir selain dari saya, akan ada juga komentar dari rekan-rekan lain mengenai blog-nya JaF ini, ternyata hanya komentar saya (saja) yang dimasukkan.

Merasa tersanjung juga karena mas Rane menyebutkan blog saya sebagai salah satu blog favoritnya, walaupun sayangnya URL yang diberikan merujuk ke alamat blog saya yang tidak pernah saya pergunakan. Blog-blog lain yang menjadi favorit mas Rane adalah blog-nya Pak Budi Rahardjo, Priyadi, Budi Putra dan Paman Tyo.

Program acara tersebut telah disiarkan oleh RSI Indonesia pada hari Rabu (6 Februari 2008) kemarin, pada jam 21:35 waktu Singapura, atau jam 20:35 WIB. Jangan khawatir ketinggalan, podcast rekaman program acara tersebut bisa didengarkan dan di-download di link berikut:

http://indrapr.multiply.com/music/item/1

Aslinya diambil dari sini:

http://www.podcast.sg/rsi_indon/blogbicara/n080206_bb_jaf.mp3

Berikut adalah komentar saya mengenai blog JaF yang "ditayangkan" di program tersebut:

1. Beliau adalah sama-sama blogger Indonesia yang berbasis di Singapura;
2. Informasi yang menarik dan mengangkat topik-topik yang sedang hit, sebagai contoh adalah "kasus" Hady Mirza yang menjuarai Asian Idol;
3. Informasi tentang Singapura-nya juga cukup menarik dan bermanfaat; dan
4. Gaya bahasa yang asyik dibaca dan "renyah". *emangnya kue* :) :)

Untuk lebih jelasnya, silahkan dengarkan podcast-nya dengan meng-klik hyperlink diatas. :)

Link terkait:

Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Pak Harto 27 January 2008

Posted by indra in : Kejadian Terbaru , 6 comments

Picture courtesy of Channel NewsAsia.

Pada jam setengah tiga waktu Singapura siang tadi (atau sekitar jam 13:30 WIB), saya dan keluarga sedang menghadiri acara housewarming (ngangetin rumah baru) Bagus dan Luki di Sengkang ketika tiba-tiba Aci membaca SMS yang masuk ke handphone-nya dan mengabari kalau Pak Harto sudah meninggal, sekitar 20 menit sebelumnya. Mas Jan dan Kang Dudi yang lagi asyik nonton siaran langsung tenis Australia Open langsung memindahkan saluran televisi di rumah Bagus ke Channel NewsAsia, yang menayangkan laporan langsung yang cukup lengkap dan me-relay berita dan liputan langsung dari beberapa stasiun TV di Indonesia seperti Metro TV, Lativi dan TVRI.

Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, meminta seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan Pak Harto, dan memutuskan satu minggu masa berkabung nasional. Yudhoyono juga telah menginstruksikan seluruh kantor instansi pemerintah di Indonesia untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang selama 7 hari. Yudhoyono mendeskripsikan Pak Harto sebagai salah satu "anak bangsa" terbaik dan seorang pemimpin besar yang telah banyak memberikan dedikasinya untuk bangsa dan negara Indonesia.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Syed Hamid Albar mengatakan bahwa meninggalnya Pak Harto adalah sebuah "kehilangan besar" bagi region (Asia Tenggara). Menurut beliau, mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan wakil perdana menteri Najib Razak akan menghadiri upacara pemakaman Pak Harto. Sementara dari Singapura, perdana menteri Lee Hsien Loong akan pergi ke Jakarta sore ini untuk memberikan penghormatan terakhirnya kepada Pak Harto, sedangkan wakil perdana menteri S Jayakumar akan menghadiri upacara pemakaman Pak Harto di Solo.

Terlepas dari pro dan kontra, serta perbedaan opini terhadap jasa-jasa beliau untuk Indonesia, saya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Pak Harto. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’uun. Semoga semua kesalahannya dimaafkan oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan iman.

Pak Harto Tidak Mendapatkan Penghargaan Yang Layak Dia Dapatkan 13 January 2008

Posted by indra in : Opini, Kejadian Terbaru , 27 comments

Picture courtesy of Channel NewsAsia.

Minister Mentor Singapura Lee Kuan Yew mengunjungi mantan presiden Indonesia Soeharto di Rumah Sakit Pusat Pertamina hari ini (13/1). Saat ini, Pak Harto masih dalam kondisi kritis setelah beberapa organ tubuhnya tidak berfungsi.

Lee Kuan Yew, yang mengadakan konferensi pers dengan media Singapura setelah kunjungan tersebut, memuji Pak Harto yang telah memberikan kemajuan dan pembangunan bagi Indonesia, dan stabilitas ke wilayah Asia Tenggara. Menurut beliau, saat ini mantan presiden Indonesia tersebut tidak mendapatkan penghargaan yang layak dia dapatkan, mengingat sampai menjelang akhir hayatnya pun, Pak Harto terus dikritik mengenai korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukannya selama 32 tahun beliau berkuasa.

Mr. Lee adalah (mantan) kepala negara sahabat pertama yang mengunjungi Pak Harto sejak beliau mulai dirawat di rumah sakit sekitar seminggu yang lalu. Tim dokter yang menangani Pak Harto memberikan sedikit penjelasan kepada Mr. Lee mengenai kondisi kesehatan Pak Harto saat ini. Menurut Mr. Lee, beliau datang menjenguk Pak Harto dalam kapasitas sebagai teman lama.

Menurut Mr. Lee: "Saya sangat sedih melihat seorang teman lama — yang saya pernah bekerja bersama-sama dengannya selama 30 tahun — tidak mendapatkan penghargaan yang patut dia dapatkan. Dia patut mendapatkan penghargaan atas apa yang telah dia lakukan. Dan generasi muda sekarang — baik di Indonesia maupun di dunia — tidak lagi ingat apa yang telah dia lakukan dulu saat dia mulai membangun Indonesia. Saya ingat. Itulah sebabnya saya datang menjenguk dia."

"Dia telah berikan Indonesia kemajuan dan pembangunan. Dia mendidik bangsa Indonesia. Dia membangun jalan-jalan dan infrastruktur. Setelah kebijakan-kebijakan luar negeri mantan presiden Soekarno lainnya yang kadang ‘keterlaluan’ seperti konfrontasi, Pak Harto pada saat itu menstabilkan hubungan internasional, bekerja sama di ASEAN dan membuat ASEAN lebih berhasil dibandingkan SARC (sekarang bernama SAARC) di Asia Selatan. Dan sekarang, kita mempunyai Asia Tenggara yang stabil."

Menurut Mr. Lee: "Betul, memang ada korupsi. Betul, dia lebih memberikan kemudahan kepada keluarga dan teman dekatnya. Tapi, pada waktu itu, ada perkembangan yang nyata, dan pembangunan yang nyata. Saya rasa, rakyat Indonesia sangat beruntung. Mereka mempunyai jenderal yang berkuasa, dengan tim administrasi yang kompeten dan tim ekonom yang baik untuk membangun negara Indonesia."

Pak Harto melepas tampuk kepemimpinan di Indonesia pada tahun 1998, setelah krisis finansial Asia menjatuhkan ekonomi Indonesia, dan banyak yang menyalahkan Pak Harto atas jatuhnya ekonomi Indonesia tersebut. Namun, Mr. Lee menyatakan bahwa jatuhnya ekonomi Indonesia pada saat itu adalah bukan kesalahan Pak Harto.

Mr. Lee juga membandingkan Pak Harto dengan mantan pemimpin Burma (sekarang Myanmar) Ne Win, yang juga mulai berkuasa pada waktu yang hampir bersamaan dengan Pak Harto. Menurut beliau, Indonesia sekarang jauh lebih maju dibandingkan Myanmar karena kepemimpinan Pak Harto.

"Pada tahun 1960-an, Burma juga mengalami kudeta yang sama dengan jenderal Ne Win mengambil alih pimpinan. Dia tidak mempunyai tim ekonom sebaik Indonesia. Dia lebih memilih cara dia sendiri — sosialisme ala Burma — dan jika kita membandingkan Burma dengan Indonesia sekarang, kita bisa melihat perbedaan apa yang Pak Harto telah berikan."

"Saya sangat sedih melihat Pak Harto sekarang menjelang ajalnya tanpa kemuliaan yang dia patut dapatkan. Sangat sedikit sekali orang-orang seusia dia dan seusia saya yang masih ingat masa yang lalu. Dan jika mereka bisa mengingat masa lalu, mereka akan ingat bahwa pada tahun 1960-an, Indonesia berada dalam masa ekonomi yang sangat sulit, hyper-inflasi seperti Zimbabwe sekarang."

I can’t agree more with him. Mari kita lihat berita-berita di media, baik media dalam negeri seperti Detik maupun media luar negeri, yang selalu mengingat Pak Harto dengan kasus korupsi dan pelanggaran HAM-nya, dibandingkan jasa-jasanya dalam membangun bangsa dan negara Indonesia selama 30 tahun terakhir. Nobody is perfect, dan kita tidak bisa mengingat orang hanya dari kesalahannya dan melupakan semua kebaikannya. Apakah kita mau dicap sebagai bangsa yang tidak berterima kasih kepada mantan pemimpin kita?