Kronologger 16 September 2007
Posted by indra in : Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Informasi , 6 comments

Sejak terintegrasi ke jaringan Asia Blogging Network (ABN) dan berubah nama dari Kronologis ke Kronologger, jaringan komunitas microblogging Indonesia pertama hasil karya Kukuh TW tersebut semakin ramai dan terus berkembang. “Keramaian” komunitas tersebut bisa dilihat dari jumlah kroner yang semakin bertambah. Jumlah entry kron dari para kroner bisa muncul hampir beberapa menit sekali, pace-nya jauh lebih cepat dari blog aggregator manapun. Saya aja pernah posting satu entry kron dan tiga komentar langsung muncul dalam waktu satu menit!
Selain itu, saya melihat komunitas Kronologger juga semakin berkembang dengan memberikan fitur-fitur dan fasilitas tambahan untuk para kroner. Dari tampilan yang sederhana untuk pengguna mobile internet, Kronologger sekarang juga mempunyai situs full version untuk pengguna PC. Walaupun desain tampilan utama Kronologger dibuat oleh Thomas Arie, tapi para kroner bisa membuat themes sendiri untuk tampilan Kronologger mereka, thanks to the power of CSS. Para kroner bahkan bisa menyumbang themes hasil karya mereka untuk digunakan oleh kroner lain. Bahkan, perlombaan membuat themes Kronologger juga pernah (atau sedang?) diselenggarakan. Selain itu, Kronologger juga memberikan fitur untuk mem-posting gambar dan bukan hanya teks, membuat Kronologger menjadi, IMHO, a cut above the rest dibandingkan layanan microblogging popular lain seperti Twitter dan Jaiku.
Tidak hanya itu, situs Wiki Kronologger juga diluncurkan. Berisi semua informasi all what you need to know tentang Kronologger, mulai dari sejarah Kronologger, daftar istilah-istilah yang digunakan oleh para kroner, sampai ke profil para kroner. Terima kasih kepada sistem wiki yang memudahkan para kroner untuk meng-update sendiri content wiki-nya, mereka-mereka yang narsis-pun diberikan kesempatan untuk memasang profile (baca: mejeng) di situs tersebut.
Selain itu, blog Kronologger juga dibuat oleh pengelola Kronologger untuk mengumumkan fitur-fitur terbaru atau update termutakhir mengenai Kronologger. Tidak puas hanya sampai situ, para kroner juga meluncurkan situs Planet Kronologger (sekarang masih pending DNS update), sebuah blog aggregator yang meng-aggregasi blog-blog para kroner. Situs Planet Kronologger tersebut di-maintain oleh Vavai dengan menggunakan Serendipity, dan di-hosting di tempatnya Andri.
Ada lagi? Yup. Menyambut kedatangan bos ABN Budi Putra ke Singapura, para kroner yang berdomisili di Singapura merencanakan untuk mengadakan acara buka puasa bersama Pak Budi pada hari Rabu, tanggal 26 September 2007, sekitar jam 8 malam. Selain saya, rekan kroner Singapura JaF aka Rane dan teladan98 aka Andri juga sudah confirm Insya Allah akan hadir. Lokasi tentatif di restoran halal Evertop Hainanese Chicken Rice yang berlokasi di Clementi, tidak jauh dari tempat kediaman Pak Rane. Saat ini saya masih menunggu konfirmasi dari Pak Rane apakah restoran tersebut buka pada hari Rabu. Update selanjutnya mengenai rencana acara buka puasa bersama tersebut akan saya post disini. Bagi rekan-rekan kroner atau blogger yang berada di Singapura atau kebetulan akan berada di Singapura pada tanggal tersebut, silahkan bergabung.
Memang benar seperti kata beberapa rekan kroner, kalau sudah mencoba micro-blogging apalagi pake Kronologger, bakalan kecanduan.
Yang lebih parah lagi, khusus untuk kasus saya, blog-blog saya pun menjadi “terbengkalai” karena saya lebih sering posting kron di Kronologger dibandingkan meng-update blog-blog saya. Halah.
Update 18 September 2007, 10:15am SGT: Update terakhir dari Vavai, Planet Kronologger sekarang menggunakan domain baru: http://planet.kronologger.net/ karena ada masalah dengan setting DNS A record untuk planet.kronologger.org. Blogroll saya sudah di-update *lapor ke boss Vavai*.
Update 26 September 2007, 11:25am SGT: Mengingat restoran halal Evertop Hainanese Chicken Rice tutup pada hari Rabu, tadi malam saya sudah berdiskusi dengan Pak JaF, dan kita telah memutuskan bahwa acara buka puasa kroner Singapura bersama Pak Budi Putra malam ini akan diadakan di Lau Pa Sat, yang terletak tidak jauh dari stasiun MRT Raffles Place, mulai dari jam 8pm (waktu Singapura).
Event imbX dan CommunicAsia di Singapura 19 June 2007
Posted by indra in : Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Informasi , 2 comments

Minggu ini, “gairah IT” di Singapura sedang tinggi-tingginya, dengan diadakannya event Infocomm Media Business Exchange (imbX) yang merupakan gabungan dari berbagai event IT di Singapura, seperti CommunicAsia, BroadcastAsia, Enterprise IT dan iX Conference. Diantara banyak event di bidang teknologi informasi tersebut, CommunicAsia adalah event yang paling populer. Diadakan setiap tahun, pameran ini dikunjungi oleh banyak praktisi IT dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Disana, para praktisi dan pebisnis, terutama yang bergerak di bidang IT, bisa melihat pameran teknologi terbaru saat ini, dan pada saat yang sama, berinteraksi (dan melakukan transaksi bisnis) dengan banyak pebisnis dari mancanegara. Event highlights dari CommunicAsia bisa dilihat disini.
Pameran CommunicAsia tersebut diadakan di Singapore Expo, exhibition centre terbesar di Singapura, yang terletak tidak jauh dari stasiun MRT Expo, hanya satu stasiun MRT dari bandara Changi. Informasi mengenai how to get there bisa dilihat disini. Lokasinya yang convenient tepat di samping stasiun MRT memudahkan kita yang ingin mengunjungi event tersebut. Dress code untuk mengunjungi acara tersebut adalah pakaian kantor (business attire). Jangan lupa bawa kartu nama (business card) yang banyak, untuk berinteraksi dan menukar kartu nama dengan banyak orang disana. Kadang juga ada banyak lucky draw yang kita bisa berpartisipasi hanya dengan meninggalkan kartu nama kita disana. Disarankan untuk mendaftar terlebih dahulu di website-nya sebelum datang, walaupun kita tetap bisa register di tempat, hanya saja antriannya biasanya lebih panjang.
Setahu saya, rekan Budi Putra saat ini sudah berada di Singapura untuk mengunjungi event ini. Mungkin ada rekan-rekan lain yang juga berminat datang ke Singapura untuk acara ini? Acara CommunicAsia ini berlangsung hingga hari Jum’at (22/6) besok. Mengingat kesibukan di kantor dan juga di rumah, saya sendiri belum memastikan apakah bisa pergi kesana atau tidak, walaupun saya selalu mengunjungi event ini selama beberapa (tiga?) tahun terakhir.
Quicklink: Tips dari Singapura ke Johor Bahru dan Jakarta 15 June 2007
Posted by indra in : Jalan-jalan, Obrolan IT, Obrolan Santai, Quicklinks, Informasi , 22 comments
Berikut adalah dua artikel yang ditulis oleh rekan blogger Ambar Briastuti, yang mungkin bermanfaat bagi rekan-rekan traveler yang ingin berkunjung ke Singapura dan Malaysia.
Nyebrang dari Singapura menuju Johor Bahru
Artikel ini berisikan tips dan tricks untuk pergi dari Singapura ke Johor Bahru dengan menggunakan bus atau taksi. Informasi ini juga berguna bagi mereka yang ingin meneruskan perjalanan dari Johor Bahru ke Kuala Lumpur.
Perlu diketahui bahwa tiket bus antarkota dari Terminal Larkin di Johor Bahru ke Kuala Lumpur jauh lebih murah dibandingkan tiket bus langsung dari Singapura ke Kuala Lumpur. Jadi banyak budget traveler yang memilih untuk menggunakan bus dari Singapura ke terminal bus Larkin di Johor Bahru, dan dari sana baru naik bus antarkota ke Kuala Lumpur.
Artikel ini berisikan tips dan tricks untuk pulang ke Jakarta dari Singapura dengan menggunakan pesawat semi-budget Singapura, Valuair. Penerbangan langsung ini adalah merupakan alternatif yang sering digunakan oleh para budget traveler, selain pesawat AirAsia melalui Batam. Mengingat biaya ferry Singapura-Batam yang dikenakan tax sebesar S$10 (bandingkan dengan tax Batam-Singapura yang hanya $3), banyak traveler yang memilih pergi dari Jakarta ke Singapura melalui Batam, sementara pulang ke Jakarta-nya langsung melalui bandara Changi.
Ada banyak keuntungan dengan menggunakan pesawat langsung dari Changi ke Jakarta, dibandingkan melalui Batam. Diantaranya:
- Lebih convenient, tidak perlu harus repot-repot naik ferry ke Batam terus disambung penerbangan ke Jakarta.
- Untuk para avid shopper, bisa belanja tax-free di bandara Changi.
- Bisa menikmati GST refund untuk barang-barang yang dibeli di Singapura, apalagi mengingat GST yang di Singapura yang akan naik dari 5% ke 7% mulai awal Juli 2007.
Namun, tentu saja, perlu diingat bahwa harga tiket one-way dari Singapura ke Jakarta tetap lebih mahal dibandingkan harga tiket one-way AirAsia dari Batam ke Jakarta. Selain Valuair, penerbangan yang kadang memberikan harga murah one-way dari Singapura ke Jakarta adalah Lufthansa, yang juga bisa di-book online.
Kutipan Artikel Sewa Apartemen dari Wiki Indo-Sing 7 May 2007
Posted by indra in : Jalan-jalan, Informasi , 186 comments
Mengingat situs Wiki Indo-Sing yang sering down, sementara artikel saya mengenai Sewa Apartemen di Singapura nge-link kesana, jadi banyak pembaca blog saya yang “protes” karena tidak bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
Untuk memudahkan, berikut adalah kutipannya mengenai informasi sewa apartemen harian di Singapura, terima kasih kepada Google’s cached pages.
Mudah-mudahan situs wiki Indo-Sing bisa segera up lagi. *lirik-lirik om Emir Faisal dan om Polar Bear yang lagi pada sibuk*
Sewa Apartemen
From Indo-Sing Wiki
Berikut adalah informasi sewa apartemen harian di sekitar Orchard, Chinatown dan daerah lain di Singapura. Artikel ini lebih dikhususkan untuk orang Indonesia yang sedang berkunjung ke Singapura, baik untuk tujuan wisata maupun berobat, yang membutuhkan kamar yang bisa disewa harian/mingguan. Secara umum, harga sewa kamar ini lebih murah dibandingkan menyewa kamar di hotel.
Artikel ini mengutip dari berbagai sumber, dan dikumpulkan oleh Indra Pramana. Perlu diketahui bahwa sumber artikel tersebut sudah ditulis cukup lama, jadi mungkin harga yang tertera di bawah sudah tidak relevan lagi. Silahkan telepon untuk kepastian harganya.
Contents
* 1 Daerah Orchard Road / Mount Elizabeth Hospital
* 2 Daerah Chinatown / Singapore General Hospital
* 3 Daerah Buona Vista / National University Hospital
* 4 Daerah Lainnya di Singapura
* 5 Sumber Artikel
Daerah Orchard Road / Mount Elizabeth Hospital
Lucky Plaza-Orchard $ 40-60. dekat Mount Elizabeth Hospital
1) Ibu Maria #18-02: 9673 7590 / 6738 8190
2) Madam Soh (katanya punya 4 unit) #23-02 : 6736 1306/9639 1586
3) Madam Lie (adiknya Madam Soh) : 6732 5629
4) Lucky Plaza #20-03 : 6737 1003
5) Lily (katanya paling bersih)#21-01 : 6732 9876/9003 0863
Lucky Plaza #20-01: 62386078, 67379128 - Ibu Frieda / pembantunya Mbak Ati
1. Mdm. Wong 94570490 (maid: Umi/Ati 67387515)
Yani 68352014/67363901, atau langsung ke HPnya Umi (90680061) Room rate 50 dole 1 malam/room, kalo lagi peak period jadi 55 dole, boleh ikut masak di dapur, kamar mandi 2, setiap hari ada yg bersiin, aircon. Mdm Wong ini punya beberapa unit. Ada 1 unit yg harganya 150 dole, ini whole apt, nggak sharing, kamar mandi 2, dapur, 2 bedroom, kamarnya lumayan luas (1 queen + 1 single bed). Kamarnya lebih luas dibanding yg 50 dole.
Yg di Lucky Plaza saya pernah lihat, ya nggak lux sih, tapi lumayan aja, mana posisinya itu lho di Lucky Plaza, convenient banget
2. Rumah Tinggal yg kamar2nya disewain, ini share sama yg lain. Di Jalan Lada Puteh, belakang Lucky Plaza deket Mount E. Hospital. Harga kamar variatif tergantung kecil besarnya, ada yg 80, 90, 60 SGD/night. Contact Person Kartini ato Leni (67356437 ato 67379029). Ini belum pernah lihat sendiri, tapi pas telpon yg ngangkat tamu disitu, dia bilangnya ok, bersih dan enak, dia lagi berobat di Mount E.
Location : Elizabeth Towers, Tower A (dpn Mount Elizabeth Hospital) Dengan: FONDA Contact: 94566708 / 0811962288 Detail info: www.friendster.com/fondarwis
Daerah Chinatown / Singapore General Hospital
Chinatown $ 40-60, dekat Singapore General Hospital
1) Mrs Foo/mbak Atun pembantunya :
People Park Centre # 17-05, #16-02 cari Mrs Foo atau mbak Atun (pembantunya): 62250442/6330316
2) Ee In : People Park Centre #24-04 : 6535 2118
3) Elly/Lily (orang palembang) : 9690 8230
Punya studio $70 bisa diisi 8 orang !
Daerah Buona Vista / National University Hospital
1) Isaapartment : 6253 8884
Biasanya condo/apartment 1 unit, bukan kamar jadi lebih mahal.
Daerah Lainnya di Singapura
Paya Lebar/Pebble Lane:
Gerizimindo - mevie 93868423
Sumber Artikel
* Mailing list Indo-Sing
* Blog IndoSing-Mums
Retrieved from “http://wiki.indo-sing.org/index.php/Sewa_Apartemen”
Category: Properti
Tips Membeli Barang Elektronik dan IT di Singapura 15 December 2006
Posted by indra in : Informasi , 100 comments
Secara umum, harga barang elektronik (seperti iPod, kamera digital) dan peralatan IT (seperti komputer) impor di Singapura lebih murah dibandingkan di Indonesia. Hal ini karena pajak impor ke Singapura lebih murah dibandingkan ke Indonesia. Selain itu, Singapura juga merupakan hub pemasaran banyak produk-produk elektronik dan IT, sehingga banyak barang elektronik dan IT yang diimpor ke Indonesia melalui Singapura.
Ada dua tempat utama di Singapura dimana kita bisa mencari barang-barang elektronik dan IT: Sim Lim Square dan Funan the IT Mall. Disanalah kebanyakan toko-toko elektronik di Singapura berkumpul. Selain itu, barang-barang elektronik dan IT juga bisa dibeli di toko-toko seperti Courts, Best Denki, dan Harvey Norman yang banyak tersebar di seluruh pelosok Singapura.
Setiap barang elektronik dan IT mempunyai harga retail resmi (RRP - recommended retail price). Toko-toko di Funan the IT Mall, juga Courts, Best Denki dan Harvey Norman biasa menjual semua barang elektronik dan IT dengan harga RRP tersebut, kecuali jika toko-toko tersebut sedang mengadakan sale. Harga RRP di Singapura biasanya lebih murah dibandingkan harga RRP di Indonesia.
Berbeda dengan toko-toko tersebut, toko-toko di Sim Lim Square kadang bisa menjual harga barang elektronik dan IT lebih rendah dibandingkan harga RRP. Mirip lah seperti toko-toko di Glodok yang kadang bisa menjual harga barang dibawah harga RRP seperti yang dijual di Agis Superstore, misalnya. Bedanya, biasanya toko-toko di Sim Lim Square tidak menaruh tag harganya, jadi pembeli yang harus pintar-pintar menawar.
Salah satu tips untuk modal menawar di Sim Lim Square adalah dengan mengetahui harga resmi RRP dari barang yang bersangkutan. Jadi, sebelum datang ke Sim Lim, sebaiknya kita mendatangi dulu toko-toko seperti Courts dan Best Denki, dan survey dulu harga dari barang yang akan kita beli. Tentukan merk dan tipe dari barang yang akan kita beli, teliti spesifikasinya, dan cek harganya. Beberapa produk biasanya menyediakan aksesori tambahan yang sudah termasuk ke dalam harga resmi RRP, catat semua aksesori tersebut. Kadang, harga resmi RPP tersebut bisa kita cek di website Courts atau di website produk yang bersangkutan, misalnya website Sony Style untuk harga-harga produk Sony.
Berbekal informasi tersebut, baru kita mendatangi toko-toko di Sim Lim Square, dan mulai menawar dan mencari toko yang bisa memberikan harga termurah untuk produk yang kita inginkan. Beberapa tips:
- Jangan membeli merk atau tipe/model lain yang ditawarkan oleh pembeli, yang berbeda dari produk yang kita inginkan dan yang kita sudah survey, apalagi jika kita belum mengetahui harga resmi RRP dari tipe/model yang lain tersebut. Kalaupun kita ingin membeli tipe/model lain tersebut, survey dulu harga RRP-nya.
- Tanyakan apakah harga yang diberikan oleh penjual sudah termasuk GST (Goods and Services Tax) atau belum. Banyak penjual yang memberikan harga sebelum GST pada waktu tawar menawar, dan baru memberitahu kalau harga belum termasuk GST setelah pembeli menyetujui harga tersebut. Perlu diketahui bahwa harga RRP di toko-toko besar yang saya sebutkan tadi adalah sudah termasuk GST.
- Pastikan bahwa semua spesifikasinya sesuai, termasuk aksesori tambahannya. Banyak penjual yang memberikan harga murah dengan mengurangi beberapa aksesori tambahannya (yang seharusnya sudah termasuk dalam harga RRP-nya), dan dia kemudian menjual kembali aksesori tambahan tersebut secara terpisah.
- Usahakan agar emosi tetap terkendali dan jangan sampai terpengaruh, terutama pada saat tawar menawar. Jika ada penjual yang sampai kelihatan marah-marah pada saat menawar (tipikal Singaporean
), tinggalkan saja dan pindah ke toko yang lain.
Secara umum, Lucky Plaza adalah tempat yang paling harus dihindari jika Anda ingin “hunting” barang elektronik dan IT. Toko-toko disana sudah terkenal suka menipu pembeli, terutama pembeli yang datang dari luar negeri. Beberapa toko disana bahkan sudah masuk daftar blacklist Singapore Tourism Board. Jadi, datanglah ke Lucky Plaza untuk mencari kamar apartemen yang murah atau mencari restoran Indonesia di Singapura (seperti Ayam Penyet Ria, Kantin Aneka, Es Teler 77 dan Ayam Bakar Ojolali), tapi bukan untuk mencari barang elektronik dan IT.
Sewa Apartemen di Singapura 12 December 2006
Posted by indra in : Jalan-jalan, Informasi , 590 comments
Menyusul postingan saya mengenai penginapan murah di Singapura disini, banyak sekali pengunjung blog saya yang menanyakan informasi mengenai sewa kamar jangka pendek (harian atau mingguan) di apartemen-apartemen di Singapura. Hal ini dikarenakan, secara umum, harga sewa kamar di apartemen seperti ini lebih murah dibandingkan menyewa kamar di hotel.
Biasanya, apartemen-apartemen tersebut dimiliki oleh individual (perorangan) dan bukan dimiliki oleh pengelola gedung. Hal ini berbeda dengan kamar hotel, yang dikelola oleh hotel yang bersangkutan. Salah satu apartemen yang paling banyak disewa oleh pengunjung dari Indonesia adalah apartemen Lucky Plaza. Apartemen yang terletak satu kompleks dengan pusat perbelanjaan Lucky Plaza ini terletak di jantung-nya Orchard Road, pusat belanja-nya Singapura. Selain itu, lokasi apartemennya juga tidak jauh dari Mount Elizabeth Hospital, sebuah rumah sakit yang terkenal sering dikunjungi oleh orang-orang Indonesia.
Banyak sekali unit-unit di apartemen Lucky Plaza tersebut dimiliki oleh orang Indonesia di Singapura. Kalaupun unit apartemen tersebut dimiliki oleh orang Singapura, biasanya mereka memiliki pembantu orang Indonesia yang ikut membantu mengelola unit apartemen tersebut. Selain itu, banyak sekali restoran-restoran Indonesia yang sekarang “bertebaran” di pusat perbelanjaan Lucky Plaza, seperti Ayam Penyet Ria, Kantin Aneka, Es Teler 77 dan Ayam Bakar Ojolali, membuat Lucky Plaza sudah serasa “dimiliki” oleh orang Indonesia (dan orang Filipina, tentu saja, mengingat juga banyak sekali kios-kios orang Filipina disana).
Biaya sewa satu kamar di unit-unit apartemen tersebut berkisar antara $60-$80. Kalau sedang musim rame seperti akhir tahun, harganya bisa melambung ke $100 atau lebih, sementara kalau lagi sepi, harga bisa turun ke $40 (tapi ini dua tahun yang lalu, sekarang mungkin udah susah nyari harga segitu). Ada dua tipe kamar: master bedroom dan common room. Master bedroom adalah kamar utama di unit apartemen tersebut, dan biasanya mempunyai kamar mandi sendiri di dalam. Sedangkan common room adalah kamar lainnya di unit apartemen tersebut, dan tidak mempunyai kamar mandi sendiri jadi harus sharing dengan orang lain yang menyewa common room lain di unit apartemen tersebut. Harga master bedroom tentu saja biasanya lebih mahal dibandingkan harga common room, biasanya terpaut $20-$30.
Saya baru saja mengumpulkan informasi mengenai daftar apartemen yang dimiliki oleh orang Indonesia (atau dimiliki oleh orang Singapura dengan pembantu orang Indonesia), yang bisa disewa harian berikut kontak-nya, tidak hanya di Lucky Plaza, tapi juga di daerah Orchard lainnya, di Chinatown, dan juga di daerah lain di Singapura. Informasi tersebut saya simpan di database wiki Indo-Sing, dan bisa diakses disini. Saya menyimpannya di wiki Indo-Sing, dan bukan di blog ini langsung, sehingga kalau ada tambahan atau perubahan, bisa dengan mudah saya update. Informasi tersebut saya dapat dari mailing list Indo-Sing dan juga dari blog komunitas IndoSing-Mums.
Semoga bermanfaat.
Update on 7 May 2007, 01:10hrs: Mengingat situs Wiki Indo-Sing yang sering down, saya membuat kutipan artikel-nya yang bisa diakses disini.
Tips dan Trick ke Singapura lewat Batam - 2 3 May 2006
Posted by indra in : Jalan-jalan, Informasi , 698 comments
Harbourfront Ferry Terminal
Perjalanan feri ke Singapura akan memakan waktu sekitar satu jam. Perlu diingat bahwa waktu Singapura itu satu jam lebih cepat dari waktu Batam, jadi misalnya feri yang berangkat dari Batam Center jam 12 siang waktu Batam, akan sampai ke Singapura jam 2 siang waktu Singapura. Feri yang berangkat dari Singapura jam 12 siang waktu Singapura, akan sampai ke Batam Center jam 12 siang juga, tapi waktu Batam.
Sesampainya di Singapura, feri akan berlabuh di terminal feri Harbourfront Centre. Sewaktu keluar dari feri, Anda harus membawa barang-barang Anda sendiri, melewati imigrasi dan custom. Jika Anda datang ke Singapura sebagai turis, gunakan lajur “All Passports” di imigrasi, sedangkan jika Anda adalah warga negara Singapura, permanent resident, pemegang employment pass atau work permit di Singapura, gunakan lajur “Singapore Passports” karena lebih cepat.
Transportasi dari Harbourfront Center
Setelah proses imigrasi selesai, pastikan paspor Anda sudah di-cap oleh petugas. Setelah Anda melewati custom dan barang-barang sudah dicek, baru Anda keluar dari terminal feri dan akan langsung masuk ke Harbourfront Center, yang memang satu gedung dengan pelabuhan feri. Harbourfront Center adalah salah satu shopping mall yang megah di Singapura. Gedung ini juga terhubung dengan VivoCity, sebuah pusat entertainment dan belanja baru yang bahkan lebih megah lagi. Dari VivoCity ini, kita bisa naik monorail Sentosa Express ke pulau Sentosa.
Dari Harbourfront Centre, banyak pilihan transportasi umum untuk menuju ke bagian lain di Singapura. Jika Anda ingin menggunakan MRT (kereta api), maka Anda tinggal jalan terus ke bagian depan mall dan cari eskalator turun ke stasiun MRT di bawah tanah. Jika Anda ingin menggunakan taksi, Anda bisa langsung ikut antrian taksi yang berlokasi di samping timur mall, dekat restoran McDonalds di lantai satu. Alternatif lain, Anda bisa pergi ke taxi stand di VivoCity lantai dua, tidak jauh dari lorong penghubung Harbourfront Centre dan VivoCity di dekat kedai New York Pizza. Kalau mau naik bus, Anda bisa jalan ke depan mall dan tunggu di bus stop pinggir jalan, atau naik ke lantai dua dan menyeberangi jembatan penyeberangan ke terminal bus Harbourfront di seberang mall.
Untuk tujuan Orchard Road, Anda bisa naik MRT dari Harbourfront ke Dhoby Ghaut, yang terletak di Orchard Road bagian timur. Untuk ke bagian barat Orchard Road, tinggal ganti kereta api di Dhoby Ghaut ke Somerset atau Orchard. Atau, Anda juga bisa naik bus 65 dari terminal bus Harbourfront langsung ke Orchard Road.
Kembali ke Jakarta via Batam
Untuk kembali dari Singapura ke Jakarta lewat Batam, caranya ya hampir sama. Anda harus tiba di Harbourfront Center paling tidak satu jam sebelum keberangkatan feri. Setibanya di Harbourfront, langsung ke bagian pelabuhan di belakang dan naik ke lantai dua. Cari counter feri Anda (Penguin ke Batam Centre, atau Wavemaster ke Harbour Bay) dan book untuk perjalanan feri berikutnya. Disini, Anda juga harus menyiapkan paspor untuk petugasnya menerbitkan boarding pass atas nama Anda. Anda juga perlu membayar seaport tax sebesar S$10 per orang.
Setelah Anda mendapatkan boarding pass, Anda bisa mengurus bagasi Anda. Berbeda dengan di Batam Center, pengurusan bagasi di Harbourfront adalah gratis sampai berat bagasi tertentu, kalau tidak salah 20 kg per orang. Setelah selesai ngurus bagasi, Anda langsung clearing imigrasi, dan langsung turun ke bawah untuk boarding feri.
Sesampainya di Batam, keluar dari feri, Anda langsung antri untuk urusan imigrasi. Siapkan paspor dan kartu imigrasi Indonesia yang tinggal sebelah. Setelah urusan imigrasi selesai, dari lobi utama pelabuhan, jalan keluar ke pintu sebelah kiri. Di sebelah kanan, ada counter taksi dan Anda bisa memesan taksi dari sana. Tarifnya untuk ke bandara Hang Nadim adalah 60 ribu rupiah. Entah kenapa, biaya taksi dari pelabuhan ke bandara itu 10 ribu lebih murah dibandingkan biaya taksi dari bandara ke pelabuhan.
Sesampainya di bandara Hang Nadim, langsung ke counter Indonesia AirAsia (atau airline lain yang Anda gunakan) untuk check-in. Anda juga harus membayar airport tax sebesar 13 ribu rupiah per orang. Setelah mendapatkan boarding pass, Anda bisa langsung ke ruang tunggu untuk naik ke pesawat.
Update on 7 May 2007:
Ke Singapura Lewat Batam, Ke Jakarta Lewat Changi
Mengingat harga seaport tax di Harbourfront yang lumayan mahal, dan mengingat harga tiket one-way Singapore ke Jakarta yang lumayan murah, banyak turis asal Indonesia yang memilih ke Singapura melalui Batam, tapi pulang ke Jakarta-nya langsung lewat Changi. Keuntungannya, pulangnya tidak harus repot-repot melalui Batam, dan kita pun bisa berbelanja duty-free di banyak toko-toko duty-free di bandara Changi yang terkenal itu. Selain itu, kita pun bisa claim GST untuk total belanja kita selama di Singapura. Tiket murah dari Singapura ke Jakarta biasanya bisa didapat dari budget airline Valuair, ataupun dari full-service airline seperti Lufthansa, Emirates atau Qatar Airways.
Alternatif lain, banyak juga yang ke Singapura melalui Batam, terus meneruskan perjalanan ke Kuala Lumpur dan sekitarnya (termasuk Genting), melalui jalan darat. Dari Kuala Lumpur, baru kemudian langsung pulang ke Jakarta, menggunakan pesawat AirAsia yang juga relatif murah. Rute ini paling banyak diminati karena bisa mengunjungi dua negara sekaligus: Singapura dan Malaysia. Dari Singapura ke Kuala Lumpur bisa menggunakan bus atau kereta api. Disarankan untuk menggunakan bus karena lebih cepat, sekitar 4-5 jam, sedangkan kereta api lebih lambat.
(Tamat)
Tips dan Trick ke Singapura lewat Batam - 1
Posted by indra in : Jalan-jalan, Informasi , 453 comments
Di blog personal saya, saya pernah menulis pengalaman saya dan keluarga waktu pulang ke Jakarta melalui Batam, dan kemudian pulang kembali ke Singapura melalui jalur yang sama. Tulisan tersebut bisa dibaca disini, disini, disini dan disini. Ternyata, banyak juga yang membaca artikel tersebut dan menghubungi saya, baik melalui e-mail, YM ataupun shoutbox, untuk minta lebih banyak informasi, terutama mengenai tips dan trick-nya untuk pergi ke Singapura melalui Batam.
Ini cukup dimengerti, mengingat tiket pesawat Jakarta-Batam sekarang sudah demikian murah dengan menjamurnya budget airlines di Indonesia. Sekarang Anda bisa membeli tiket Jakarta ke Batam one-way hanya sebesar 150 ribu rupiah dengan Indonesia AirAsia, belum termasuk pajak, tentu saja. Bandingkan jika Anda harus membeli tiket pesawat langsung dari Jakarta ke Changi. Walhasil, semakin banyak orang yang memilih rute Batam ini untuk berkunjung ke Singapura, untuk menghemat ongkos.
Penerbangan ke Batam
Untuk penerbangan dari Jakarta ke Batam yang murah dan nyaman, saya menyarankan Indonesia AirAsia, yang merupakan anak perusahaan budget airline terkenal dari Malaysia, AirAsia. Service-nya bagus dan efisien, dan harga tiketnya juga terbilang murah dibandingkan budget airline yang lain. Pembelian tiket juga bisa dilakukan melalui Internet, dengan pembayaran langsung di-charge ke kartu kredit. Sistem-nya tanpa tiket, jadi kita tinggal print tiket-nya yang dikirim melalui e-mail dan menunjukkan hasil print dengan paspor/KTP pada waktu check-in. Sangat efisien.
Indonesia AirAsia terbang dari terminal 1A di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Selain AirAsia, airline lain yang terbang dari Jakarta ke Batam adalah Lion Air, Adam Air, Wings Air (anak perusahaannya Lion Air) dan tentu saja, Garuda Indonesia.
Transportasi di Batam
Anda akan mendarat di bandara Hang Nadim, Batam. Bandara ini cukup besar dengan fasilitas yang cukup lengkap. Perlu diketahui bahwa Anda bisa membeli tiket feri ke Singapura di bandara, dengan harga yang (katanya) lebih murah dibandingkan jika Anda beli di pelabuhan. Kalau tidak salah, Anda bisa beli harga feri pulang pergi Batam-Singapura seharga S$18 saja, sedangkan kalau Anda beli di pelabuhan, harganya S$21 (belum termasuk Batam seaport tax $7 dan Singapore seaport tax $16). Namun saya tidak bisa konfirmasi apakah informasi tersebut benar karena saya belum pernah beli tiket dari Batam.
Dari bandara Hang Nadim, taksi adalah mode transportasi yang terbaik untuk pergi ke pelabuhan. Anda tinggal keluar dan naik salah satu taksi yang berjejer di parkiran taksi pas di depan pintu utama bandara. Tidak ada antrian, jadi naik aja taksi yang kosong. Harga-nya pun sudah ditetapkan secara resmi (borongan, bukan menggunakan argometer) seharga 70 ribu rupiah untuk tujuan pelabuhan Batam Center.
Pelabuhan feri Batam Center
Perlu diketahui bahwa ada beberapa pelabuhan feri di Batam. Pelabuhan yang paling dekat dari bandara adalah Batam Center. Batam Center adalah pelabuhan baru yang menggantikan pelabuhan Batu Ampar yang sudah tua dan tidak layak pakai (Update: pelabuhan Batu Ampar ini pun sekarang sudah digantikan oleh pelabuhan Harbour Bay yang lokasinya berdekatan, dan sekarang dilayani oleh feri Wavemaster). Selain Batam Center, juga ada pelabuhan feri di Sekupang yang juga melayani tujuan Singapura, tapi lokasinya lebih jauh dan harga taksinya pun akan pasti lebih mahal.
Segera setelah Anda sampai di pelabuhan Batam Center, Anda bisa langsung membeli tiket feri di counter resmi perusahaan feri-nya. Ada beberapa perusahaan feri yang melayani tujuan Singapura, tapi saya sarankan untuk menggunakan Penguin Ferries, karena perusahaan feri tersebut yang paling banyak melayani rute Batam Center-Singapura (hampir tiap jam pasti ada keberangkatan), dan feri-nya juga lumayan baru.
Update on 7 May 2007: Berlian Ferries/Wavemaster sudah tidak lagi melayani jalur Batam Centre - Singapore. Ferry Wavemaster sekarang berangkat dari pelabuhan baru Harbour Bay di Batu Ampar. Informasi lebih lanjut bisa dilihat disini.
Harga tiket feri untuk pulang pergi adalah S$21, dan harganya sama untuk semua perusahaan feri. Selain itu juga ada pajak pelabuhan sebesar S$7, jadi total biaya tiket adalah S$28, dan ini masih belum termasuk seaport tax Singapore sebesar $16, yang harus dibayar di pelabuhan Harbourfront di Singapura pada saat kembali ke Batam. Jika Anda membeli tiket pulang-pergi dari Singapura, maka Anda harus membayar $S7 pajak ini waktu kembali dari Batam. Siapkan uang dollar Singapura Anda, karena harga tiket dalam dollar Singapura ternyata lebih murah dibandingkan harga tiket dalam rupiah.
Pada saat membeli tiket dan booking feri-nya, Anda juga harus menyiapkan paspor Anda karena petugasnya akan membuat boarding pass sesuai dengan nama Anda di paspor. Nama tersebut harus sesuai dan tidak bisa dipindah tangankan. Selain itu, petugas feri juga akan memberikan Anda dua kartu imigrasi, yang satu adalah kartu imigrasi Indonesia dan satu lagi adalah kartu imigrasi Singapura, dengan nama Anda sudah tercetak disitu.
Setelah urusan tiket selesai, dan Anda sudah memastikan tempat sudah di-booking untuk pemberangkatan feri selanjutnya, baru Anda harus pergi ke kounter fiskal untuk membayar fiskal. Biaya fiskal ini sebesar 500 ribu rupiah, dan harus dibayar kecuali jika Anda adalah pemegang paspor Batam, atau jika Anda bermukim di Singapura dan masih punya jatah bebas fiskal. Jika Anda mau mengurus bebas fiskal, maka Anda mengurusnya di counter yang sama dengan tempat Anda membayar fiskal. Counter ini lokasinya agak sedikit di pojok, dan harus agak teliti mencarinya.
Setelah Anda membayar fiskal, langkah berikutnya adalah mengurus bagasi Anda. Jika Anda tidak mau repot-repot membawa koper Anda ke feri, Anda bisa pergi ke counter bagasi untuk memasukkan koper Anda sebagai bagasi. Nanti Anda akan mendapatkan tag untuk bagasi Anda, mirip seperti di bandara untuk perjalanan menggunakan pesawat terbang. Tapi perlu diketahui, Anda tetap harus mengurus bagasi Anda nanti pas sudah sampai di Singapura. Ada biaya porter yang harus dibayar sesuai dengan jumlah dan berat bagasi Anda.
Setelah urusan bagasi selesai, Anda kemudian naik ke lantai dua dan melewati imigrasi. Setelah itu, Anda akan turun kembali ke lantai satu dan menunggu di ruang tunggu sampai feri Anda dipanggil. Barulah Anda naik ke feri, dan petugas akan meminta boarding pass Anda sebelum Anda naik ke feri.





