jump to navigation

Mengapa Singapura Memulai Ramadhan Hari Sabtu (21/7) 19 July 2012

Posted by indra in : Komunitas Singapura, Obrolan Santai, Kejadian Terbaru, Informasi , trackback

Seperti yang kita ketahui, pemerintah Singapura melalui Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) biasanya menggunakan kriteria hisab wujudul hilal untuk menentukan awal bulan Hijriyah seperti Ramadhan dan Syawal, seperti yang digunakan oleh Muhammadiyah. Itu yang menyebabkan Hari Raya Idul Fitri tahun lalu (1432H/2011 masehi) di Singapura satu hari lebih awal (30 Agustus 2011) dibandingkan di Indonesia (31 Agustus 2011).

Untuk tahun ini (1433H/2012 masehi), kalau menggunakan kriteria hisab wujudul hilal, seharusnya awal Ramadhan jatuh pada hari Jum’at besok (20 Juli 2012), seperti yang sudah ditetapkan oleh PP Muhammadiyah. Sementara, kemungkinan besar pemerintah Indonesia bersama NU dan ormas-ormas lainnya yang menggunakan kriteria rukyatul hilal akan menetapkan awal Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli 2012.

Nah, berdasarkan fakta diatas, Singapura yang juga menggunakan kriteria hisab wujudul hilal, seharusnya juga menetapkan awal Ramadhan jatuh pada hari Jum’at besok. Namun, ternyata dari jadwal imsakiyah Ramadhan yang dikeluarkan oleh MUIS, pemerintah Singapura ternyata memutuskan awal Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli 2012. Kenapa? :)

Ternyata, setelah mengikuti pertemuan Penyelarasan Rukyat dan Taqwim MABIMS di Bali pada tanggal 27-29 Juni 2012 yang lalu, pemerintah Singapura memutuskan untuk kembali menggunakan kriteria imkanur rukyat MABIMS untuk menentukan awal Ramadhan tahun ini. Sehingga untuk tahun ini, Insya Allah Singapura, Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam akan memulai bulan suci Ramadhan di hari dan tanggal yang sama, yaitu hari Sabtu, 21 Juli 2012.

Semoga penggunaan kriteria imkanur rukyat MABIMS digunakan oleh pemerintah Singapura tidak hanya untuk penentuan awal Ramadhan tahun ini, tapi juga untuk penentuan awal Ramadhan dan Syawal tahun-tahun berikutnya, sehingga kejadian dimana Hari Raya Idul Fitri di Singapura dan Indonesia yang berbeda satu hari — seperti tahun lalu — tidak lagi terjadi. :)

Comments»

1. nurlela - 20 July 2012

amin… harapan kita sama. Keseragaman dalam penentuan tanggal awal puasa / lebaran akan menjadi awal yang baik untuk persatuan umat islam di seluruh dunia terutama asia meski hanya secara simbolis.

Seperti pada zaman dahulu, di mana meski ada perbedaan dalam menjalankan syariat agama, namun kesatuan dan persatuan umat lah yang lebih di utamakan.. :)

2. Hamba Allah - 21 July 2012

Saya lihat anak bulan tanggal 21/7, sabtu malam sudah besar, seharusnya kalau 21/7 adalah 1 ramadhan anak bulannya tentunya masih kecil.
Artinya apa ya…?