Agregasi Blog: Perlukah Meminta Ijin Kepada Pemilik Blog? 29 February 2008
Posted by indra in : Teknis, Komunitas Singapura, Obrolan IT, Opini, Blogging , 5 comments
Artikel Mbak Hany tentang aggregator (yang tanggal posting-nya masih dimundurkan beberapa hari, hehehe…) mengingatkan saya dengan wawancara saya dengan RSI Indonesia mengenai Planet Singapura, situs agregasi blogger Indonesia di Singapura yang saya kelola. Dalam wawancara tersebut, Fika memberikan pertanyaan yang cukup menarik:
Apakah kita perlu meminta ijin kepada pemilik blog sebelum mengagregasikan blog-nya di situs agregasi yang kita kelola?
Saya waktu itu menjelaskan bahwa berdasarkan best practice para pengelola situs agregasi blog, kita tidak perlu meminta ijin kepada pemilik blog untuk mengagregasikan blog-nya ke situs agregasi yang kita kelola. Untuk kasus Planet Singapura, saya biasanya akan memberi tahu pemilik blog yang bersangkutan bahwa blog-nya saya masukkan ke daftar sindikasi, walaupun memang saya tidak minta ijin sebelumnya kalau blog-nya mau saya masukkan.
Salah seorang blogger senior Indonesia, Priyadi, juga mengatakan bahwa blog beliau saat ini diagregasi oleh sekitar selusin situs agregasi blog, dan hanya situs agregasi Merdeka yang meng-agregasi blog Priyadi atas permintaan beliau sendiri. Yang lainnya memasukkan blog beliau atas inisiatif pengelola situs agregasi itu sendiri, dan umumnya tanpa sepengetahuan beliau.
Walaupun demikian, saya mengerti bahwa ada beberapa blogger yang membuat blog-nya untuk konsumsi pribadi, atau mungkin hanya untuk konsumsi teman-teman dekatnya saja, dan untuk blog-blog seperti ini, biasanya saya akan meminta ijin dulu kepada pemilik blog, sebelum saya menambahkan blog-nya ke situs agregasi yang saya kelola.
Khusus untuk Planet Singapura, saya membuat disclaimer di halaman About Planet Singapura sebagai berikut:
From time to time, I might be adding new relevant interesting blogs to be syndicated here, upon my discretion. Please do not hesitate to contact me if you specifically do not want your blog to be syndicated here, and I shall remove it from the syndication list.
Alhamdulillah, hingga saat ini, saya belum pernah menerima komplain atau protes dari kontributor Planet Singapura yang ingin blog-nya dihapus dari daftar sindikasi. Yang pernah saya terima justru adalah beberapa e-mail dari blogger Indonesia di Singapura yang meminta blog-nya dimasukkan ke daftar kontributor Planet Singapura.
Biasanya, selama blog-nya memenuhi kriteria (blog milik blogger Indonesia yang tinggal di Singapura), akan langsung saya masukkan. Berdasarkan pengalaman dari beberapa rekan blogger, situs agregasi justru membantu blog tersebut menjadi semakin ramai dikunjungi orang.
Back to the original question, bagaimana menurut pendapat Anda? Berdasarkan etika, apakah perlu meminta ijin kepada pemilik blog sebelum blog-nya dimasukkan ke situs agregasi blog yang kita kelola?
Link terkait:
Wawancara RSI: Blog Bicara - Planet Singapura dan Situs Agregasi Blog 28 February 2008
Posted by indra in : Komunitas Singapura, Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Blogging , 5 comments
Program acara “Blog Bicara” di Radio Singapore International (RSI) versi bahasa Indonesia selalu saya tunggu. Hal ini dikarenakan, sejak siaran perdana-nya sekitar tiga minggu yang lalu hingga sekarang, program acara radio yang membahas tentang blog dan blogging tersebut selalu menampilkan rekan-rekan blogger Indonesia yang kebetulan berada di Singapura dan tercatat sebagai salah satu kontributor Planet Singapura, situs agregasi blogger Indonesia di Singapura yang saya kelola. Dimulai dari ulasan mengenai blog-nya JaF aka mas Rane, lebih dekat dengan blog Indrani-nya Indi dan Rani, dan yang terakhir minggu lalu membahas cerita fiksi di blog-nya Renatha aka Dodol Surodol.
Lagi penasaran kira-kira blog siapa lagi yang akan dibahas minggu ini, tiba-tiba Fika dari RSI telepon, meminta saya menjadi nara sumber untuk program acara Blog Bicara minggu ini. Halah.
Dalam wawancara ini, beliau ingin saya membahas mengenai agregasi blog, dan secara lebih spesifik, Planet Singapura, yang saya kelola. Mungkin karena kebetulan topik mengenai agregasi blog ini sedang hangat dibicarakan di blogosphere Indonesia?
Wawancara dilakukan kemarin (27/2) siang, dan disiarkan malamnya. Gerak cepat juga.
Dalam wawancara tersebut, saya membahas mengenai definisi dan fungsi dari agregasi blog, dan bagaimana cara membuat agregasi blog (secara teknis). Dalam kesempatan itu juga saya menceritakan tentang visi dan misi Planet Singapura sebagai situs agregasi blogger Indonesia di Singapura, dimana tujuan saya membuat Planet Singapura adalah:
- Untuk memberikan gambaran kepada pembaca Planet Singapura mengenai kehidupan orang Indonesia yang tinggal di Singapura; dan
- Untuk menjadikan Planet Singapura sebagai media (atau wadah) bagi komunitas blogger Indonesia di Singapura.
Saya juga sharing mengenai situs-situs agregasi lainnya yang cukup populer di blogosphere Indonesia, seperti Planet Terasi, Merdeka, Planet Kronologger dan Rumah Blogfam. Fika juga memberikan pertanyaan yang cukup menarik: apakah kita perlu meminta ijin dulu kepada pemilik blog sebelum kita mengagregasikan blognya ke situs agregasi yang kita kelola. Saya kurang tahu apakah ini berhubungan dengan postingan saya mengenai Ikatan Blogger Takut Aggregator (IBTA), hahaha.
Jawaban saya? Silahkan saja dengarkan file podcast-nya yang bisa diambil dan didengarkan disini (sumber aslinya diambil dari sini).
Link terkait:
Tidak Bisa Mengakses BlogDetik (dan BlogSpot)
Posted by indra in : Teknis, Blogging , 3 comments
Sejak tadi malam hingga pagi ini, saya tidak bisa mengakses blog saya di BlogDetik, entah kenapa. Padahal, saya baru saja memasukkan blog tersebut ke situs Planet Indra saya. Blog saya di Dagdigdug malah lebih stabil.
Saya tidak bisa melakukan ping ke server tersebut, dan bahkan tidak bisa mengakses server tersebut di port 80.
[indra@ns2 indra]$ ping indra.blogdetik.com
PING indra.blogdetik.com (202.158.66.212) from 202.157.131.245 : 56(84) bytes of data.
— indra.blogdetik.com ping statistics —
5 packets transmitted, 0 packets received, 100% packet loss
[indra@ns2 indra]$ telnet indra.blogdetik.com 80
Trying 202.158.66.212…
[indra@ns2 indra]$
Dan pagi ini, saya juga melihat bahwa blog-blog saya yang di-host di Blog*Spot juga down. Tapi paling tidak, ada pengumuman yang mengatakan bahwa server-nya lagi dalam perbaikan.
Oh well…
Kategori Tertentu untuk Agregasi 26 February 2008
Posted by indra in : Teknis, Obrolan IT, Opini, Blogging , 10 comments
Blog engine Wordpress memberikan fasilitas RSS feed untuk setiap kategori yang ada di blog kita. Sebagai contoh, kategori Teknis di blog Minda Indra saya mempunyai RSS feed tersendiri yang bisa diambil disini. Saya kurang tahu apakah fasilitas ini hanya untuk blog Wordpress dengan themes tertentu, atau berlaku untuk semua blog berbasis Wordpress, regardless of themes yang dipakai.
Situs agregator seperti Planet Singapura, Planet Terasi, Planet Blogger dan Rumah Blogfam memanfaatkan fasilitas RSS feed setiap blog untuk melakukan agregasi. Sehingga, secara teknis, dimungkinkan untuk mengagregasi kategori tertentu dalam sebuah blog, dengan menggunakan RSS feed dari kategori tersebut, dan bukan RSS feed seluruh blog.
Terkait dengan polemik antara Pak Budi Rahardjo, Adinoto dan Eep yang berlanjut dengan petisi yang meminta blog Pak Budi dikeluarkan dari situs agregat Planet Terasi, saya mengusulkan bagaimana kalau hanya kategori Teknologi Informasi dari blog Pak Budi yang diagregasikan ke Planet Terasi. RSS feed-nya bisa diambil disini.
Dengan demikian, tulisan-tulisan Pak Budi yang berkaitan dengan IT tetap dapat dinikmati oleh pembaca Planet Terasi, dan Pak Budi juga masih bisa bebas menulis topik-topik lain yang tidak berkaitan dengan IT di blog yang sama, dan tulisan-tulisan non-IT tersebut tidak akan muncul di Planet Terasi.
Setahu saya, Harry Sufehmi sudah melakukan hal ini. Beliau sudah membuat arrangement dengan Ronny Haryanto agar Planet Terasi hanya menampilkan artikel di kategori Teknoblogia-nya saja. Mungkin inhabitant Planet Terasi yang lain (termasuk saya) juga mau menyusul dan melakukan hal yang sama?
Gimana, mas Ronny?
PS. Tulisan ini terinspirasi oleh komentar Boy Avianto disini.
Link terkait:
- To Adinoto dan Eep
- Intimidasi Blog dan Multi Dimensi
- Soal Petisi Planet Terasi itu
- Bola Liar "To Adinoto dan Eep"
- Keluarkan Blogs Milik Budi Rahardjo dari Planet Terasi?
- Jawaban Untuk Bapak Budi Rahardjo
- Independensi Blog
- Petisi Pecas Ndahe
- Budi Rahardjo, Planet Terasi dan Petisi
Blogger Malaysia Dimonitor Menjelang Pemilu 24 February 2008
Posted by indra in : Kejadian Terbaru, Blogging , 1 comment so far
Banyak sekali blogger Malaysia yang menulis tentang pemilihan umum yang akan diadakan sebentar lagi di Malaysia, dan hal itu ternyata membuat "gerah" pemerintah Malaysia. Menteri urusan pemuda dan olahraga Malaysia Azalina Othman menuduh para blogger tersebut sebagai "pengecut" dan memperingatkan bahwa mereka sedang "dimonitor".
Partai oposisi di Malaysia menggunakan media online, termasuk blog, untuk program kampanye mereka, mengingat mainstream media seperti surat kabar dan televisi di Malaysia lebih mengutamakan coverage mengenai ruling government dan partai koalisi berkuasa Barisan Nasional dengan "kisah-kisah sukses" mereka dalam membangun negaranya, dengan proporsi yang sangat tidak seimbang.
Lim Kit Siang, salah seorang ketua partai oposisi Democratic Action Party (DAP) di Malaysia, membuat tiga buah blog untuk program kampanye-nya. Menurut beliau, blogging adalah salah satu cara untuk menyalurkan opini mereka ke publik dan menghindari kontrol media.
Demikian laporan dari Channel NewsAsia.
Bernostalgia Bersama Boyke Bader 19 February 2008
Posted by indra in : Obrolan Santai, Blogging , 1 comment so far
Satu lagi, tokoh lama BemoNet yang mulai nge-blog. Boyke Bader akhirnya memutuskan untuk mulai nge-blog, walaupun beliau masih belum bisa membedakan antara situs personal dan blog, dan masih menganggap bahwa blog adalah sebuah media narsisistik.
Saya sendiri kenal Boyke sejak kami sama-sama mengambil S1 di Universitas (dulu STMIK) Gunadarma, hampir dua dekade yang lalu. Beliau-lah yang memperkenalkan saya ke dunia BBS, BemoNet, dan kemudian, Internet. Beliau-lah yang ngomporin saya untuk membeli modem Dynalink yang pada saat itu masih berkecepatan 14.4 Kbps saja. Setelah mencoba beberapa program dial-up terminal host untuk saling men-dial, perjalanan online saya dimulai ketika Boyke memperkenalkan saya ke dunia Bulletin Board System (BBS).
Keterangan foto: Boyke dan istrinya, Dety, ketika mengunjungi rumah kami di Singapura dalam acara Hari Raya Open House tahun 2006 yang lalu.
Dari daftar nomor telepon BBS yang diberikan oleh Boyke, beberapa BBS yang sempat menjadi langganan saya pada saat itu diantaranya adalah Thunder BBS milik Leonardus Leonardi (karena lokasinya yang dekat dengan rumah saya di Cinere, dengan nomor telepon yang sama-sama berkepala 754), Hang Tuah Online milik Pak Mujaya Hertadi, Ganesha BBS milik Heryudi Ganesha, putra Pak Mujaya yang masih es-em-pe (pada saat itu), dan last but not least, BBS Pusdata (Deperin).
Sistem komunikasi e-mail antar BBS yang ternyata saling terhubung melalui jaringan BemoNet memperkenalkan saya lebih lanjut ke komunitas jaringan e-mail ala FidoNet terbesar di Indonesia tersebut. Disanalah saya berkenalan dengan banyak rekan-rekan BemoNet seperti T.A. Coen, Harry Sufehmi, Donny Hariady, si kembar Gunawan dan Kukuh T. Wicaksono dan kakak mereka Enggar Dwipeni, dan masih banyak lagi rekan-rekan lain yang daftar namanya sempat saya kumpulkan disini.
Boyke juga lah yang memperkenalkan saya ke dunia Internet. Ketika RADNET memberikan akses ujicoba Internet gratis, saya mendaftar atas rekomendasi beliau. Beliau juga sempat mengajarkan saya cara menggunakan Eudora untuk e-mail, dan Netscape Navigator untuk web browsing. Ketika beliau ditawari kerja di RADNET sebagai web developer, beliau juga mengajak saya untuk turut serta.
Kompor lain dari beliau yang saya hampir akan ikuti adalah mengambil S2 di Inggris. Sayangnya, krisis ekonomi yang melanda Indonesia (dan dunia) pada tahun 1997 dan membuat nilai rupiah menjadi tidak berharga (apalagi kalau harus dihadapkan dengan poundsterling) menggagalkan rencana saya mengikuti beliau melanjutkan studi ke Inggris. Akhirnya saya memilih untuk melanjutkan S2 di Universitas Indonesia, dan setelah lulus, saya pun "terdampar" di Singapura ini.
Ah, yang namanya bernostalgia itu memang nikmat, ya…
Selamat datang di dunia blogosphere Indonesia, Boy. Semoga betah.
Link terkait:
- Boyke Bader Brillianto
- Boyke.com, artikel dari Harry Sufehmi
Blog Bicara: Lebih Dekat dengan Blog Indrani 15 February 2008
Posted by indra in : Komunitas Singapura, Kejadian Terbaru, Blogging , 3 comments
Setelah minggu lalu program acara Blog Bicara dari RSI Indonesia membahas blog-nya JaF aka Mas Rane, minggu ini program acara yang khusus membahas blog tersebut menampilkan blog Indrani.
Dalam program acara tersebut, Fika mewawancarai kedua pasangan blogger pengelola blog Indrani: Indi dan Rani. Topik yang dibahas mulai dari sejarah blog-nya, topik yang ditulis, blog favorit hingga tips untuk blogger pemula. Topik hidup tanpa televisi dan membuat keju dari ASI yang sempat membuat pro dan kontra itu pun turut dibahas.
Sebagai pengelola Planet Singapura, saya sih turut bangga aja melihat kedua blog yang dibahas di minggu pertama dan minggu kedua program acara Blog Bicara tersebut adalah kontributor Planet Singapura. Jadi penasaran, minggu depan yang akan dibahas blog siapa lagi ya?
File podcast-nya bisa diambil disini, yang saya ambil dari sumber aslinya disini. Selamat mendengarkan.
Link terkait:
Wawancara RSI - Blog Bicara: Mengulas Blog JaF 7 February 2008
Posted by indra in : Komunitas Singapura, Obrolan Santai, Kejadian Terbaru, Pengalaman , 4 comments
Beberapa hari yang lalu, di sela-sela kesibukan di kantor, saya menerima telepon dari Efika Rosemary (Fika), salah satu penyiar Radio Singapore International (RSI) siaran bahasa Indonesia yang juga adalah rekan kerja dari JaF aka mas Rane. Kebetulan RSI Indonesia menyiarkan program baru yang dinamakan Blog Bicara, program mingguan yang membahas tentang blog dan blogging. Blog pertama yang diulas dalam program tersebut adalah blog Just Another Fool-nya mas Rane, jadilah dalam program ini, Fika mewawancarai mas Rane (penyiar mewawancarai penyiar lain).
Nah, kebetulan dalam program ini, saya diminta komentar singkat mengenai blog-nya JaF. Komentar yang cukup singkat, paling cuma 1-2 menit. Saya pikir selain dari saya, akan ada juga komentar dari rekan-rekan lain mengenai blog-nya JaF ini, ternyata hanya komentar saya (saja) yang dimasukkan.
Merasa tersanjung juga karena mas Rane menyebutkan blog saya sebagai salah satu blog favoritnya, walaupun sayangnya URL yang diberikan merujuk ke alamat blog saya yang tidak pernah saya pergunakan. Blog-blog lain yang menjadi favorit mas Rane adalah blog-nya Pak Budi Rahardjo, Priyadi, Budi Putra dan Paman Tyo.
Program acara tersebut telah disiarkan oleh RSI Indonesia pada hari Rabu (6 Februari 2008) kemarin, pada jam 21:35 waktu Singapura, atau jam 20:35 WIB. Jangan khawatir ketinggalan, podcast rekaman program acara tersebut bisa didengarkan dan di-download di link berikut:
http://indrapr.multiply.com/music/item/1
Aslinya diambil dari sini:
http://www.podcast.sg/rsi_indon/blogbicara/n080206_bb_jaf.mp3
Berikut adalah komentar saya mengenai blog JaF yang "ditayangkan" di program tersebut:
1. Beliau adalah sama-sama blogger Indonesia yang berbasis di Singapura;
2. Informasi yang menarik dan mengangkat topik-topik yang sedang hit, sebagai contoh adalah "kasus" Hady Mirza yang menjuarai Asian Idol;
3. Informasi tentang Singapura-nya juga cukup menarik dan bermanfaat; dan
4. Gaya bahasa yang asyik dibaca dan "renyah". *emangnya kue*
Untuk lebih jelasnya, silahkan dengarkan podcast-nya dengan meng-klik hyperlink diatas.
Link terkait:
Layanan Blog dari Detik 3 February 2008
Posted by indra in : Pengumuman , 7 comments
Baru baca dari blog-nya Andry kalau Detik sudah menyediakan layanan blog. Langsung saya meluncur untuk bikin account disitu.
Kayaknya sih mereka pake Wordpress MU untuk engine layanan blog mereka, mirip seperti wordpress.com. Artikel ini adalah artikel pertama yang saya buat disana, setelah saya hapus artikel default yang “Halo Dunia”.
Tadinya saya sempat ragu apakah layanan tersebut benar-benar dari Detik, mengingat tidak ada tautan resmi dari situs utama Detik ke situ. Tapi setelah saya cek lagi, kayaknya memang layanan ini disediakan oleh Detik, walaupun mungkin belum diumumkan secara resmi. Dari informasi whois yang saya dapat dari Network Solutions, terlihat bahwa pendaftar domain blogdetik.com juga dari pihak Detik.Com.
Salah satu nilai tambah dari layanan ini adalah agregasi artikel (semacam “Planet”) semua user Blog Detik yang akan ditampilkan di halaman utama Blog Detik, di bagian “Blog Terbaru”, walaupun hanya menampilkan empat artikel terbaru. Jadi kalau pengguna-nya sudah semakin banyak, mungkin artikel kita hanya akan ditampilkan disana dalam hitungan menit, atau bahkan detik.
Nevertheless, lumayan juga ah, untuk menambah perbendaharaan jumlah blog saya.
Apalagi engine-nya pake Wordpress, yang banyak orang sudah familiar. Sebagai orang Indonesia, mau tidak mau saya cukup bangga juga kalau ada layanan blog semacam wordpress.com yang khusus untuk pengguna lokal Indonesia. Bravo Detik, semoga terus ditingkatkan pelayanannya.





