jump to navigation

Mudik, Akses Internet Terbatas 30 November 2006

Posted by indra in : Teknis, Jalan-jalan, Kejadian Terbaru , 15 comments

Saya sudah berada di Jakarta sejak tanggal 25 November 2006 yang lalu, dan baru kali ini saya bisa mendapatkan akses Internet. Harap maklum, rumah orang tua dan mertua saya tidak mempunyai akses Internet, dan akses dial-up dengan menggunakan account roaming SingNet saya, yang seharusnya bisa digunakan di banyak Internet Service Provider (ISP) di Indonesia yang tergabung dengan jaringan iPass, tidak bisa digunakan. Biasanya, saya bisa menggunakan account SingNet saya untuk login ke nomor ISP lokal di Jakarta, biasanya saya menggunakan nomor dial-up Centrin atau RADNET.

Namun entah kenapa, sekarang saya tidak bisa lagi connect dengan menggunakan account SingNet saya. Saya juga sudah mencoba beberapa nomor dial-up provider lain seperti CBN dan IndoNet, tapi tetap juga tidak bisa. Apakah SingNet sudah tidak lagi tergabung ke jaringan iPass? Kayaknya nggak deh, tidak pernah ada pengumuman dari SingNet mengenai hal ini. Atau mungkin karena saya tidak menggunakan software iPassConnectDialer yang digunakan?

Saat ini, kebetulan saya sedang berada di rumah adik saya yang mempunyai akses Internet broadband dari Telkom Speedy. Koneksi Internet lumayan cepat, tapi sayangnya routing ke network kantor di Singapura harus lewat Amerika Serikat dulu. Kelihatannya Telkom tidak mempunyai koneksi langsung ke Singapura, tidak seperti halnya dengan Indosat yang mempunyai koneksi peering ke SingTel Internet Exchange.

Mengingat koneksi Internet saya yang terbatas, saya mohon maaf kepada rekan-rekan yang sudah menuliskan komentar dan/atau pertanyaan di blog saya, tapi belum sempat saya balas. Dan saya juga mohon maaf kepada rekan-rekan blogger lainnya, karena terbatasnya akses Internet menyebabkan saya tidak sempat untuk berkunjung ke blog-blog rekan-rekan. Insya Allah semua pertanyaan dan komentar rekan-rekan akan saya jawab setelah saya pulang kembali ke Singapura minggu depan (6 Desember 2006).

Mohon maaf juga karena kesibukan saya selama di Jakarta, saya masih belum bisa memenuhi janji saya ke rekan-rekan di Jakarta, terutama rekan-rekan di komunitas Blogfam, untuk melakukan temu darat dengan rekan-rekan blogger di Jakarta. Mudah-mudahan janji saya ini bisa terpenuhi di kunjungan mudik saya berikutnya *sambil sungkem ke para ratu kopdar Blogfam Jakarta: Linda dan Dahlia, maaf ya Lin, Day, next time yaaa…* :)   Liputan mudik nanti (kalau sempat) akan saya tulis di blog Rumah Indra.

Hoax: Lewat Batam Bisa Bebas Fiskal? 9 November 2006

Posted by indra in : Jalan-jalan, Kejadian Terbaru , 100 comments

Hoax: Lewat Batam Bisa Bebas Fiskal? 

Saat ini, banyak sekali e-mail yang beredar di milis-milis, yang mengatakan bahwa mulai tanggal 1 November 2006, pemegang paspor Indonesia dari daerah manapun (tidak hanya Batam, Sumatra atau Kalimantan) bisa mendapatkan bebas fiskal jika berangkat ke luar negeri melalui Batam, dengan persyaratan fotokopi paspor. E-mail yang beredar tersebut “dikuatkan” dengan surat keputusan dari Kantor Pelayanan Pajak Batam (dengan dua versi: Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris).

Tentu saja, “kabar gembira” tersebut disambut dengan hangat oleh kebanyakan warga negara Indonesia, dan banyak sekali rekan-rekan yang menanyakan tentang kebenaran hal ini dengan menuliskan komentar di blog saya.

Salah seorang rekan saya di komunitas Indo-Sing, Kiky, yang juga adalah bos Ayam Bakar Ojolali dan sering melakukan perjalanan Singapura-Batam pp, menulis di milis Indo-Sing:

Rekan2,
Tadi saya ke SG via batu ampar, mendapatkan kabar bahwa free fiskal TIDAK berlaku utk paspor jkt. Bahkan petinggi pajak batam yang saya temui cukup heran melihat adanya surat edaran dalam bahasa inggris. Ini pasti buatan orang iseng katanya.

Bagi mereka yang berpaspor batam seperti saya cukup dicatat namanya saja tanpa perlu fotokopi.

Jadi, sudah dikonfirmasikan oleh rekan saya itu bahwa berita tentang bebas fiskal di Batam yang beredar di banyak mailing list itu adalah bohong belaka. Sayang ya. :(   Kalau ternyata bener, kan asyik juga tuh. ;) :D

Ferry Wavemaster sekarang ke Batu Ampar

Rekan saya itu juga melaporkan bahwa ferry Wavemaster sudah tidak lagi melayani rute Harbourfront Centre (Singapore) - Batam Centre, melainkan sekarang melayani rute Harbourfront Centre - Batu Ampar, pelabuhan lama yang ternyata sekarang sudah dibuka kembali. Jadi saat ini, hanya ferry Penguin dan beberapa ferry lainnya yang melayani rute ke Batam Centre.

Menurut beliau, lewat Batu Ampar ternyata enak juga, perjalanan ferry lebih pendek (40 menit, dibandingkan dengan 1 jam ke Batam Centre) dan jetty-nya modern. Kelebihan lain dari pelabuhan Batu Ampar adalah lokasinya yang lebih dekat ke pusat kota Nagoya dan Baloi, walaupun Batam Centre tetap lebih dekat ke bandara Hang Nadim dan, tentu saja, Mega Mall yang nyaman dan tepat hanya di seberang pelabuhan. :)

Saya sendiri belum pernah mencoba ferry yang ke Batu Ampar. Mungkin saya akan mencobanya untuk next trip saya ke Batam. :)

Update at 15:00hrs SGT:

Informasi tambahan dari rekan saya itu:

Bukan direnovasi, tapi lokasi baru namanya Harbour Bay. Lebih modern, lebih bagus, lebih keren …  Lokasi dekat sekali dengan nagoya, tepatnya ini di jodoh. Tidak jauh dengan BCA jodoh +- 1km. Naik taxi juga lebih murah asal pintar2 nawar, tapi kalau ke airport mendingan lewat batam center.

Menurut beliau, Wavemaster itu sebenarnya bangkrut, lalu kapal-kapalnya diambil alih oleh Citra-Berlian. Harga tiket pp-nya kalau dari Harbour Bay ke Harbourfront adalah $19 plus $3 seaport tax, total $22. Sedangkan Harga tiket pp Penguin dari Batam Center ke Harbourfront adalah $17 (naik $2 dari harga pas saya terakhir kesana) plus $3 seaport tax, total $20. Jadi ferry dari Harbour Bay ke Singapore ini memang $2 lebih mahal dibandingkan ferry dari Batam Center.

Berita mengenai pelabuhan baru Harbour Bay tersebut juga bisa dilihat disini. Katanya, pelabuhan megah tersebut berada di kawasan terpadu, yang didalamnya tersedia fasilitas hotel, apartemen, mal, tempat rekreasi, bisnis, dan lainnya. Namun, saya tidak tahu apakah fasilitas lainnya (selain fasilitas pelabuhan) sudah siap atau masih dibangun.

FeedWordPress dan Multiply 1 November 2006

Posted by indra in : Teknis, Kejadian Terbaru , 7 comments

Untuk pertama kalinya, saya mencoba memasukkan sebuah blog Multiply ke dalam daftar sindikasi Planet Singapura, blog agregator yang menggunakan FeedWordPress. Walaupun RSS Feed-nya bisa disindikasi dengan sukses, namun hasil tampilannya agak berbeda dengan artikel lainnya. Biasanya, hyperlink dari suatu artikel akan mengarah ke permanent link (permalink) di blog asalnya, tapi untuk blog berbasis Multiply, hyperlink-nya akan mengarah ke sebuah permalink di Planet Singapura sendiri.

Sebagai contoh, adalah postingan Laila berjudul “Planet Singapura” disini. Permalink-nya mengarah ke sebuah halaman di Planet Singapura sendiri ( http://planet.sg.or.id/?p=1586 ), dan bukan mengarah ke blog-nya Laila di Multiply. Tidak adanya hyperlink ke blog asal menyulitkan pembaca untuk membaca artikel tersebut secara lengkap, apalagi RSS Feed-nya hanya menampilkan sebagian awal dari artikel, dan bukan seluruhnya. Tidak adanya hyperlink juga menyulitkan pembaca untuk memberikan komentar, mengingat komentar di Planet Singapura memang dimatikan.

Hmm.. gimana cara ngakalinnya, ya? :) :)