jump to navigation

Nge-Blog, Pakai Bahasa Inggris atau Indonesia? 15 August 2006

Posted by indra in : Opini , 10 comments

Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih kepada Fatih yang telah memilih blog Info saya sebagai salah satu Blogger Indonesia of the Week versi beliau. Benar-benar sebuah kejutan yang menyenangkan dan tidak terduga. Terima kasih Fatih atas komplemennya.

Saya juga sangat tertarik dengan tulisan Fatih mengenai sepuluh alasan mengapa beliau nge-blog dalam bahasa Inggris, dan juga tulisan Firman mengenai sepuluh alasan mengapa beliau nge-blog dalam bahasa Indonesia. Menarik karena kedua artikel tersebut keluar pada hari yang sama dan hampir bersamaan, meskipun saya kurang begitu tahu siapa yang menulis duluan. :) Walaupun demikian, saya merasa itu tidak terlalu penting…

Yang penting disini adalah: saya melihat kedua-duanya sama benarnya. Saya setuju dengan Fatih bahwa menulis dalam bahasa Inggris adalah penting, dan saya juga setuju dengan Firman bahwa menulis dalam bahasa Indonesia juga penting. Kedua-duanya sama pentingnya, tergantung topik yang sedang kita tulis, dan siapa target pembaca tulisan kita.

Saya menulis artikel dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Saya bahkan punya beberapa blog yang berbeda untuk bahasa yang berbeda, dan saya juga mempunyai satu situs aggregasi, Planet Indra, yang mengumpulkan semua artikel tersebut dalam satu situs. Alasannya, karena saya ingin menjangkau lebih banyak lagi pembaca, baik orang Indonesia maupun yang bukan orang Indonesia.


Sebagai contoh, berdasarkan Google Analytics, salah satu artikel saya di blog ini yang paling populer adalah tips dan tricks pergi dari Jakarta ke Singapura melalui Batam (bagian pertama dan kedua). Artikel ini berisi panduan bagi orang-orang Indonesia, terutama yang di Jakarta, untuk pergi ke Singapura melalui Batam, agar bisa menghemat biaya tiket pesawat dan fiskal. Dengan sendirinya, artikel ini lebih diperuntukkan bagi orang Indonesia, sehingga saya menulis artikel tersebut dalam bahasa Indonesia, dan tidak membuat terjemahan bahasa Inggris-nya.

Contoh lain, adalah opini saya mengenai perang yang terjadi di Lebanon, yang mudah-mudahan akan segera berakhir setelah resolusi dari Dewan Keamanan PBB keluar. Artikel ini diperuntukkan untuk semuanya, baik orang Indonesia maupun bukan, sehingga saya menulis artikel tersebut dalam dua bahasa, Inggris dan Indonesia.

Kesimpulan, jika Anda tanya saya, apakah sebaiknya kita nge-blog dalam bahasa Inggris atau Indonesia, saya akan menjawab: dua-duanya. :) Tentu saja, sekali lagi, itu tergantung kepada target pembacanya.

[English version]