Gencatan Senjata, Please… 6 August 2006
Posted by indra in : Opini, Kejadian Terbaru , 8 comments
Sekretaris Jenderal PBB, Kofi Annan mengatakan bahwa beliau akan terus meminta diadakan gencatan senjata di Lebanon, dan beliau telah mendiskusikan hal ini dengan pemerintah Lebanon, Inggris dan Amerika Serikat.
“Saya berharap bahwa dalam beberapa hari ke depan ini, akan ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang akan meminta semua pihak untuk menghentikan serangan mereka, dan mudah-mudahan akan bisa disusul oleh resolusi kedua yang akan membolehkan komunitas Internasional untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Timur Tengah.”
Ini adalah sebuah “permohonan” yang tulus dan masuk akal, mengingat sudah banyak ribuan rakyat tidak berdosa, termasuk anak-anak, yang terkorban akibat serangan yang dilakukan Israel ke Palestina dan Lebanon, dan mengingat permohonan yang sebenarnya sangat rasional ini, entah kenapa, tidak berhasil menjadi kenyataan hingga sekarang, setelah lebih dari tiga minggu, sejak 12 Juli 2006 yang lalu, Israel terus menerus menyerang pasukan Hizbullah di Lebanon, yang hingga saat ini, hanya 40 militan Hizbullah yang tewas akibat serangan ini, dibandingkan dengan lebih dari 900 rakyat sipil yang terkorban akibat kekejaman ini.
Anda bayangkan sendiri. 900 rakyat sipil yang terkorban, dimana hampir setengahnya adalah anak-anak, sementara pejuang militan Hizbullah yang tewas, yang menjadi target Israel, hanya 40 orang. Tidak sepadan, kan? It’s not worth it!
Di Kuala Lumpur, presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad bahkan berkomentar bahwa solusi untuk menghentikan peperangan di Timur Tengah adalah “dihapusnya” negara Israel, walaupun tentu saja gencatan senjata adalah hal pertama yang harus dilakukan. Walaupun memang ada benarnya juga, namun tentu saja pendapat itu terlalu ekstrem, bahkan pemerintah Singapura pun sudah menyatakan keberatannya dengan mengatakan komentar ekstrem seperti itu hanya akan meningkatkan ketegangan di Lebanon.
Yang pasti, mayoritas masyarakat internasional telah sepakat bahwa peperangan itu harus dihentikan. Saya dengar sebuah resolusi akan segera dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB, namun sayangnya masih saja ada perdebatan mengenai bagaimana resolusi tersebut harus dibuat. Bahkan, katanya draft resolusi tersebut sedang dibuat sedemikian rupa sehingga ditakutkan resolusi tersebut tidak akan menghentikan serangan Israel ke Lebanon, membuat pihak Lebanon sendiri harus menolak draft isi resolusi tersebut.
Penolakan yang beralasan. Buat apa resolusi tersebut dibuat kalau resolusi tersebut tidak cukup kuat untuk menghentikan serangan Israel ke Lebanon?
Saya sendiri tidak tahu apa isi dari draft resolusi yang sudah dibuat, namun saya berharap agar resolusi tersebut dibuat sedemikian rupa sehingga Israel harus menghentikan serangan mereka ke Lebanon. Itu yang paling penting. Percuma resolusi dibuat kalau resolusi tersebut tidak bisa menghentikan perang yang sudah hampir memakan waktu sebulan ini.





