Wawancara dengan RSI 4 May 2006
Posted by indra in : Komunitas Singapura, Obrolan IT , 5 comments
Radio Singapore International (RSI) adalah satu-satunya radio internasional di Singapura, paling tidak hingga saat ini. Radio ini disiarkan dari Singapura dengan menggunakan gelombang SW (short wave) jadi justru tidak bisa diterima di Singapura sendiri, melainkan di negara tetangga Singapura seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, Thailand, Kamboja. Radio ini disiarkan dengan menggunakan empat bahasa: Inggris, Mandarin, Melayu dan Bahasa Indonesia (sejak 1988), dan berada dibawah pengelolaan MediaCorp Radio, yang sekarang menjadi satu-satunya raksasa broadcasting di Singapura.
Kebetulan, salah satu staf RSI yang juga teman saya, Rane “JaF” Hafied, meminta saya untuk menjadi nara sumber untuk mengisi acara “Kutak Katik IT”, salah satu program mingguan dari RSI Indonesia. Mengingat pangsa pasar dari acara ini adalah mereka yang kurang begitu mengerti IT, maka topik yang dibahas pun mendasar, dan tidak terlalu advanced.
Sebagai contoh, wawancara saya yang pertama, dilakukan melalui telepon, membahas tentang penggunaan web-based e-mail yang sekarang populer digunakan, seperti Yahoo, Hotmail dan Gmail. Juga sempat dibahas mengenai topik cara memilih alamat e-mail yang baik, dan juga mengenai etika dalam ber-email. Skrip wawancara dan file audio yang bisa Anda dengar bisa didapat disini.
Bagi saya, ini sungguh merupakan pengalaman yang sangat berharga. Terima kasih banyak saya ucapkan kepada Pak JaF atas kesempatan yang telah diberikan.
Tips dan Trick ke Singapura lewat Batam - 2 3 May 2006
Posted by indra in : Jalan-jalan, Informasi , 698 comments
Harbourfront Ferry Terminal
Perjalanan feri ke Singapura akan memakan waktu sekitar satu jam. Perlu diingat bahwa waktu Singapura itu satu jam lebih cepat dari waktu Batam, jadi misalnya feri yang berangkat dari Batam Center jam 12 siang waktu Batam, akan sampai ke Singapura jam 2 siang waktu Singapura. Feri yang berangkat dari Singapura jam 12 siang waktu Singapura, akan sampai ke Batam Center jam 12 siang juga, tapi waktu Batam.
Sesampainya di Singapura, feri akan berlabuh di terminal feri Harbourfront Centre. Sewaktu keluar dari feri, Anda harus membawa barang-barang Anda sendiri, melewati imigrasi dan custom. Jika Anda datang ke Singapura sebagai turis, gunakan lajur “All Passports” di imigrasi, sedangkan jika Anda adalah warga negara Singapura, permanent resident, pemegang employment pass atau work permit di Singapura, gunakan lajur “Singapore Passports” karena lebih cepat.
Transportasi dari Harbourfront Center
Setelah proses imigrasi selesai, pastikan paspor Anda sudah di-cap oleh petugas. Setelah Anda melewati custom dan barang-barang sudah dicek, baru Anda keluar dari terminal feri dan akan langsung masuk ke Harbourfront Center, yang memang satu gedung dengan pelabuhan feri. Harbourfront Center adalah salah satu shopping mall yang megah di Singapura. Gedung ini juga terhubung dengan VivoCity, sebuah pusat entertainment dan belanja baru yang bahkan lebih megah lagi. Dari VivoCity ini, kita bisa naik monorail Sentosa Express ke pulau Sentosa.
Dari Harbourfront Centre, banyak pilihan transportasi umum untuk menuju ke bagian lain di Singapura. Jika Anda ingin menggunakan MRT (kereta api), maka Anda tinggal jalan terus ke bagian depan mall dan cari eskalator turun ke stasiun MRT di bawah tanah. Jika Anda ingin menggunakan taksi, Anda bisa langsung ikut antrian taksi yang berlokasi di samping timur mall, dekat restoran McDonalds di lantai satu. Alternatif lain, Anda bisa pergi ke taxi stand di VivoCity lantai dua, tidak jauh dari lorong penghubung Harbourfront Centre dan VivoCity di dekat kedai New York Pizza. Kalau mau naik bus, Anda bisa jalan ke depan mall dan tunggu di bus stop pinggir jalan, atau naik ke lantai dua dan menyeberangi jembatan penyeberangan ke terminal bus Harbourfront di seberang mall.
Untuk tujuan Orchard Road, Anda bisa naik MRT dari Harbourfront ke Dhoby Ghaut, yang terletak di Orchard Road bagian timur. Untuk ke bagian barat Orchard Road, tinggal ganti kereta api di Dhoby Ghaut ke Somerset atau Orchard. Atau, Anda juga bisa naik bus 65 dari terminal bus Harbourfront langsung ke Orchard Road.
Kembali ke Jakarta via Batam
Untuk kembali dari Singapura ke Jakarta lewat Batam, caranya ya hampir sama. Anda harus tiba di Harbourfront Center paling tidak satu jam sebelum keberangkatan feri. Setibanya di Harbourfront, langsung ke bagian pelabuhan di belakang dan naik ke lantai dua. Cari counter feri Anda (Penguin ke Batam Centre, atau Wavemaster ke Harbour Bay) dan book untuk perjalanan feri berikutnya. Disini, Anda juga harus menyiapkan paspor untuk petugasnya menerbitkan boarding pass atas nama Anda. Anda juga perlu membayar seaport tax sebesar S$10 per orang.
Setelah Anda mendapatkan boarding pass, Anda bisa mengurus bagasi Anda. Berbeda dengan di Batam Center, pengurusan bagasi di Harbourfront adalah gratis sampai berat bagasi tertentu, kalau tidak salah 20 kg per orang. Setelah selesai ngurus bagasi, Anda langsung clearing imigrasi, dan langsung turun ke bawah untuk boarding feri.
Sesampainya di Batam, keluar dari feri, Anda langsung antri untuk urusan imigrasi. Siapkan paspor dan kartu imigrasi Indonesia yang tinggal sebelah. Setelah urusan imigrasi selesai, dari lobi utama pelabuhan, jalan keluar ke pintu sebelah kiri. Di sebelah kanan, ada counter taksi dan Anda bisa memesan taksi dari sana. Tarifnya untuk ke bandara Hang Nadim adalah 60 ribu rupiah. Entah kenapa, biaya taksi dari pelabuhan ke bandara itu 10 ribu lebih murah dibandingkan biaya taksi dari bandara ke pelabuhan.
Sesampainya di bandara Hang Nadim, langsung ke counter Indonesia AirAsia (atau airline lain yang Anda gunakan) untuk check-in. Anda juga harus membayar airport tax sebesar 13 ribu rupiah per orang. Setelah mendapatkan boarding pass, Anda bisa langsung ke ruang tunggu untuk naik ke pesawat.
Update on 7 May 2007:
Ke Singapura Lewat Batam, Ke Jakarta Lewat Changi
Mengingat harga seaport tax di Harbourfront yang lumayan mahal, dan mengingat harga tiket one-way Singapore ke Jakarta yang lumayan murah, banyak turis asal Indonesia yang memilih ke Singapura melalui Batam, tapi pulang ke Jakarta-nya langsung lewat Changi. Keuntungannya, pulangnya tidak harus repot-repot melalui Batam, dan kita pun bisa berbelanja duty-free di banyak toko-toko duty-free di bandara Changi yang terkenal itu. Selain itu, kita pun bisa claim GST untuk total belanja kita selama di Singapura. Tiket murah dari Singapura ke Jakarta biasanya bisa didapat dari budget airline Valuair, ataupun dari full-service airline seperti Lufthansa, Emirates atau Qatar Airways.
Alternatif lain, banyak juga yang ke Singapura melalui Batam, terus meneruskan perjalanan ke Kuala Lumpur dan sekitarnya (termasuk Genting), melalui jalan darat. Dari Kuala Lumpur, baru kemudian langsung pulang ke Jakarta, menggunakan pesawat AirAsia yang juga relatif murah. Rute ini paling banyak diminati karena bisa mengunjungi dua negara sekaligus: Singapura dan Malaysia. Dari Singapura ke Kuala Lumpur bisa menggunakan bus atau kereta api. Disarankan untuk menggunakan bus karena lebih cepat, sekitar 4-5 jam, sedangkan kereta api lebih lambat.
(Tamat)
Tips dan Trick ke Singapura lewat Batam - 1
Posted by indra in : Jalan-jalan, Informasi , 453 comments
Di blog personal saya, saya pernah menulis pengalaman saya dan keluarga waktu pulang ke Jakarta melalui Batam, dan kemudian pulang kembali ke Singapura melalui jalur yang sama. Tulisan tersebut bisa dibaca disini, disini, disini dan disini. Ternyata, banyak juga yang membaca artikel tersebut dan menghubungi saya, baik melalui e-mail, YM ataupun shoutbox, untuk minta lebih banyak informasi, terutama mengenai tips dan trick-nya untuk pergi ke Singapura melalui Batam.
Ini cukup dimengerti, mengingat tiket pesawat Jakarta-Batam sekarang sudah demikian murah dengan menjamurnya budget airlines di Indonesia. Sekarang Anda bisa membeli tiket Jakarta ke Batam one-way hanya sebesar 150 ribu rupiah dengan Indonesia AirAsia, belum termasuk pajak, tentu saja. Bandingkan jika Anda harus membeli tiket pesawat langsung dari Jakarta ke Changi. Walhasil, semakin banyak orang yang memilih rute Batam ini untuk berkunjung ke Singapura, untuk menghemat ongkos.
Penerbangan ke Batam
Untuk penerbangan dari Jakarta ke Batam yang murah dan nyaman, saya menyarankan Indonesia AirAsia, yang merupakan anak perusahaan budget airline terkenal dari Malaysia, AirAsia. Service-nya bagus dan efisien, dan harga tiketnya juga terbilang murah dibandingkan budget airline yang lain. Pembelian tiket juga bisa dilakukan melalui Internet, dengan pembayaran langsung di-charge ke kartu kredit. Sistem-nya tanpa tiket, jadi kita tinggal print tiket-nya yang dikirim melalui e-mail dan menunjukkan hasil print dengan paspor/KTP pada waktu check-in. Sangat efisien.
Indonesia AirAsia terbang dari terminal 1A di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Selain AirAsia, airline lain yang terbang dari Jakarta ke Batam adalah Lion Air, Adam Air, Wings Air (anak perusahaannya Lion Air) dan tentu saja, Garuda Indonesia.
Transportasi di Batam
Anda akan mendarat di bandara Hang Nadim, Batam. Bandara ini cukup besar dengan fasilitas yang cukup lengkap. Perlu diketahui bahwa Anda bisa membeli tiket feri ke Singapura di bandara, dengan harga yang (katanya) lebih murah dibandingkan jika Anda beli di pelabuhan. Kalau tidak salah, Anda bisa beli harga feri pulang pergi Batam-Singapura seharga S$18 saja, sedangkan kalau Anda beli di pelabuhan, harganya S$21 (belum termasuk Batam seaport tax $7 dan Singapore seaport tax $16). Namun saya tidak bisa konfirmasi apakah informasi tersebut benar karena saya belum pernah beli tiket dari Batam.
Dari bandara Hang Nadim, taksi adalah mode transportasi yang terbaik untuk pergi ke pelabuhan. Anda tinggal keluar dan naik salah satu taksi yang berjejer di parkiran taksi pas di depan pintu utama bandara. Tidak ada antrian, jadi naik aja taksi yang kosong. Harga-nya pun sudah ditetapkan secara resmi (borongan, bukan menggunakan argometer) seharga 70 ribu rupiah untuk tujuan pelabuhan Batam Center.
Pelabuhan feri Batam Center
Perlu diketahui bahwa ada beberapa pelabuhan feri di Batam. Pelabuhan yang paling dekat dari bandara adalah Batam Center. Batam Center adalah pelabuhan baru yang menggantikan pelabuhan Batu Ampar yang sudah tua dan tidak layak pakai (Update: pelabuhan Batu Ampar ini pun sekarang sudah digantikan oleh pelabuhan Harbour Bay yang lokasinya berdekatan, dan sekarang dilayani oleh feri Wavemaster). Selain Batam Center, juga ada pelabuhan feri di Sekupang yang juga melayani tujuan Singapura, tapi lokasinya lebih jauh dan harga taksinya pun akan pasti lebih mahal.
Segera setelah Anda sampai di pelabuhan Batam Center, Anda bisa langsung membeli tiket feri di counter resmi perusahaan feri-nya. Ada beberapa perusahaan feri yang melayani tujuan Singapura, tapi saya sarankan untuk menggunakan Penguin Ferries, karena perusahaan feri tersebut yang paling banyak melayani rute Batam Center-Singapura (hampir tiap jam pasti ada keberangkatan), dan feri-nya juga lumayan baru.
Update on 7 May 2007: Berlian Ferries/Wavemaster sudah tidak lagi melayani jalur Batam Centre - Singapore. Ferry Wavemaster sekarang berangkat dari pelabuhan baru Harbour Bay di Batu Ampar. Informasi lebih lanjut bisa dilihat disini.
Harga tiket feri untuk pulang pergi adalah S$21, dan harganya sama untuk semua perusahaan feri. Selain itu juga ada pajak pelabuhan sebesar S$7, jadi total biaya tiket adalah S$28, dan ini masih belum termasuk seaport tax Singapore sebesar $16, yang harus dibayar di pelabuhan Harbourfront di Singapura pada saat kembali ke Batam. Jika Anda membeli tiket pulang-pergi dari Singapura, maka Anda harus membayar $S7 pajak ini waktu kembali dari Batam. Siapkan uang dollar Singapura Anda, karena harga tiket dalam dollar Singapura ternyata lebih murah dibandingkan harga tiket dalam rupiah.
Pada saat membeli tiket dan booking feri-nya, Anda juga harus menyiapkan paspor Anda karena petugasnya akan membuat boarding pass sesuai dengan nama Anda di paspor. Nama tersebut harus sesuai dan tidak bisa dipindah tangankan. Selain itu, petugas feri juga akan memberikan Anda dua kartu imigrasi, yang satu adalah kartu imigrasi Indonesia dan satu lagi adalah kartu imigrasi Singapura, dengan nama Anda sudah tercetak disitu.
Setelah urusan tiket selesai, dan Anda sudah memastikan tempat sudah di-booking untuk pemberangkatan feri selanjutnya, baru Anda harus pergi ke kounter fiskal untuk membayar fiskal. Biaya fiskal ini sebesar 500 ribu rupiah, dan harus dibayar kecuali jika Anda adalah pemegang paspor Batam, atau jika Anda bermukim di Singapura dan masih punya jatah bebas fiskal. Jika Anda mau mengurus bebas fiskal, maka Anda mengurusnya di counter yang sama dengan tempat Anda membayar fiskal. Counter ini lokasinya agak sedikit di pojok, dan harus agak teliti mencarinya.
Setelah Anda membayar fiskal, langkah berikutnya adalah mengurus bagasi Anda. Jika Anda tidak mau repot-repot membawa koper Anda ke feri, Anda bisa pergi ke counter bagasi untuk memasukkan koper Anda sebagai bagasi. Nanti Anda akan mendapatkan tag untuk bagasi Anda, mirip seperti di bandara untuk perjalanan menggunakan pesawat terbang. Tapi perlu diketahui, Anda tetap harus mengurus bagasi Anda nanti pas sudah sampai di Singapura. Ada biaya porter yang harus dibayar sesuai dengan jumlah dan berat bagasi Anda.
Setelah urusan bagasi selesai, Anda kemudian naik ke lantai dua dan melewati imigrasi. Setelah itu, Anda akan turun kembali ke lantai satu dan menunggu di ruang tunggu sampai feri Anda dipanggil. Barulah Anda naik ke feri, dan petugas akan meminta boarding pass Anda sebelum Anda naik ke feri.
Gathering milis indo-sing 2 May 2006
Posted by indra in : Komunitas Singapura , 3 comments
Mailing list (milis) indo-sing adalah milis untuk orang Indonesia yang bermukim di Singapura. Anggotanya sudah mencapai lebih dari 600 orang, dan milis tersebut lumayan aktif. Sayangnya, rata-rata para anggotanya lebih suka berkomunikasi di dunia maya (baca: milis), oleh karena itu jarang diadakan kumpul-kumpul (baca: gatheringan) sesama anggota indo-sing.
Nah, tumben-tumbenan minggu lalu ada diskusi mengenai keinginan gathering. Diusulkan untuk para anggota untuk gatheringan di Kantin Aneka, yang berlokasi di lantai 6 Lucky Plaza, Orchard Road. Kebetulan bos-nya Kantin Aneka juga merupakan anggota milis,dan bersedia memberikan diskon 10% buat anggota indo-sing yang mau ikut gatheringan disana.
Alhamdulillah, acara gatheringnya berjalan dengan sukses. Hampir semuanya — yang sebelumnya memastikan diri akan datang — pada datang, dan bahkan beberapa member yang tadinya tidak memastikan datang, akhirnya datang juga, termasuk salah seorang moderator milis, Renatha Dharma.
Laporan pandangan mata lebih lengkap mengenai event ini, termasuk foto-fotonya, bisa dilihat disini.





