Sesi Tanya Jawab Seputar Blogging 27 October 2009
Posted by indra in : Blogging , 5 comments
Dalam rangka Hari Blogger Nasional yang dirayakan oleh seluruh blogger Indonesia pada hari ini, Pitra “Media Ide” mengadakan sesi tanya jawab seputar blogging melalui media microblogging Twitter. Undangan sesi tanya jawab tersebut tentu saja mendapatkan respon positif para tweeps yang sempat membuat Pitra kewalahan, walaupun akhirnya beliau menjawab semua pertanyaan yang diajukan dan menulis rangkumannya disini. Mas Nukman Luthfie bahkan mendukung Pitra untuk menjadi ketua panitia (chairman) Pesta Blogger 2010.
Dalam kesempatan sesi tanya jawab tersebut itu, saya menanyakan soal Hari Blogger Nasional, yang dirayakan setiap tanggal 27 Oktober, apakah masih relevan mengingat Pesta Blogger, yang diadakan setiap tahun, tidak tepat diadakan pada hari tersebut? Hanya Pesta Blogger yang pertama diadakan pada tanggal 27 Oktober 2007, untuk tahun-tahun selanjutnya diadakan pada tanggal yang berbeda. Pitra menjelaskan bahwa Pesta Blogger selalu diadakan pada hari Sabtu, supaya banyak orang yang bisa datang. Kalau diadakan di hari tertentu lainnya (apalagi hari kerja), takutnya banyak yang tidak bisa datang.
Supaya Hari Blogger Nasional bisa dirayakan oleh blogger Indonesia tepat pada waktu Pesta Blogger diselenggarakan, saya mengusulkan agar Hari Blogger Nasional jangan dipatok ke tanggal tertentu (27 Oktober) seperti sekarang, tapi dibuat “floating” mengikuti tanggal Pesta Blogger diadakan untuk tahun tersebut. Mirip lah seperti Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha yang tanggal-nya juga floating setiap tahunnya, mengikuti kalender Hijriyah.
Ada beberapa pertanyaan lain seputar blogging yang cukup menarik, diantaranya adalah pertanyaan dari Rhesya, yang menanyakan kapan gerakan blogger aktif pertama marak di Indonesia. Pitra menjawab kalau Enda Nasution udah mulai nge-blog sejak tahun 2005, yang kemudian dikoreksi oleh Enda sendiri yang mengklarifikasi kalau beliau sudah nge-blog sejak tahun 2001. Saya sendiri menambahkan kalau blog di Indonesia sudah ada sejak tahun 2000, sambil memberikan tautan ke artikel lama saya mengenai sedikit sejarah blogger Indonesia di tahun 2000 yang saya ketahui, dimana pada waktu itu para blogger yang saya kenal adalah alumni BemoNet. Aulia juga menambahkan kalau Boy Avianto juga sudah mulai blogging sejak 2000, yang kemudian bales bilang kalau Thalia aka @turniptopia, yang kebetulan tetangga saya di Singapura, pertama ngeblog di tahun 1999 dan MASIH AKTIF sampai sekarang!
Rangkuman dari seluruh pertanyaan dan jawaban dari sesi tanya jawab seputar blogging tersebut bisa dilihat disini. Terima kasih, Pitra.
Tamu dari Bandung 15 October 2009
Posted by indra in : Komunitas Singapura, Kejadian Terbaru, Pengalaman , 3 comments
Beberapa minggu yang lalu, seorang rekan blogger asal Bandung yang sudah saya kenal sejak lama tapi belum pernah ketemu, kang Indra "Odonk" K.H., mengirim pesan di Facebook, mengabarkan kalau beliau dan pak Budi Rahardjo akan berkunjung ke Singapura tanggal 9-11 Oktober 2009. Hari Sabtu (10/10) kemarin, Pak Budi menulis komentar di blog saya ngajak ketemuan, sekalian aja sama pak Budi Putra, katanya. Kebetulan memang pak Budi Putra sekarang lagi di Singapura, setelah beliau ditunjuk oleh Yahoo! sebagai Country Editor untuk Yahoo! Indonesia. Saya sendiri sempat bertemu dan ngobrol dengan pak Budi Putra seminggu sebelumnya, di Starbucks Suntec City Mall.
Kita janjian untuk ketemuan di Lucky Plaza, Orchard Road, untuk makan malam di restoran Lucky Prata, yang terletak di lantai satu pusat perbelanjaan tersebut, tepat di sebelah restoran Ayam Penyet Ria. Setelah membangunkan Irza yang ketiduran di mobil, saya ketemu dengan pak Budi Putra di depan Lucky Plaza dan langsung menuju restoran Lucky Prata. Pak BR sudah menunggu disana bersama dengan kang Indra KH, kang Rully dan putri pak BR yang sekolah di Singapura.
Dari kiri ke kanan: saya, pak Budi Putra, kang Indra KH, kang Rully dan pak Budi Rahardjo
Obrolan pun mulai mengalir dengan lancarnya, mulai dari misi kedatangan Pak BR dan team ke Singapura yang katanya dalam rangka "studi banding", sampai ke "terdamparnya" Pak Budi Putra di Singapura. Sebagai salah satu blogger Asia Blogging Network (ABN), kang Indra sempat menanyakan "nasib" ABN setelah Pak Budi Putra bergabung dengan Yahoo!, dan alhamdulillah Pak BP menegaskan bahwa ABN is his "baby" dan akan jalan terus, tidak akan ditinggalkan begitu saja. Jadi, untuk rekan-rekan blogger ABN, jangan khawatir.
Tanpa terasa, obrolan yang diselingi foto-foto terus berjalan dan karena Lucky Prata tidak buka sampai malam, kita pun pindah ke kafe The Coffee Bean and Tea Leaf yang terletak di Paragon, tidak jauh dari Lucky Plaza. Obrolan pun terus berlanjut dengan asyiknya, sampai pada akhirnya kita pun harus bubar karena harus mengejar batas jam malam yang diterapkan oleh asrama tempat putri pak BR tinggal.
Dua Blogger ABN Pindah ke Singapura 3 October 2009
Posted by indra in : Pengumuman , 6 comments
Banyak sekali blogger Indonesia di Singapura, yang dulu aktif nge-blog, sudah pindah ke negara lain, either meneruskan rantauan ke negara lain ataupun pulang ke Indonesia. Kalaupun masih ada yang tinggal di Singapura, para blogger tersebut, termasuk saya, sudah jarang sekali nge-blog, apalagi mengingat trend aktifitas microblogging melalui Twitter dan jejaring sosial melalui Facebook sudah meng-”outgrown” (pinjem istilah om Renatha) blog.
Sebagai contoh, bisa dilihat foto-foto gathering terakhir para blogger Indonesia di Singapura, dengan bintang tamu Pak Budi Rahardjo, pada bulan Desember 2007 yang lalu. Banyak rekan-rekan blogger yang ada di foto-foto itu yang sudah tidak tinggal di Singapura lagi, atau sudah tidak aktif nge-blog. Andri, Indi dan Rani, Goio, Fajri dan Arief sudah tidak tinggal di Singapura lagi. Sementara “sisa” para blogger yang masih di Singapura seperti saya, mbak Hany, Didik Achmadi juga sudah tidak terlalu aktif nge-blog.
Namun, seperti kata pepatah, people come and go, ada yang pergi tapi ada juga yang datang. Komunitas blogger Indonesia di Singapura kedatangan dua blogger yang cukup terkenal di ranah blogosphere Indonesia, yang pindah ke Singapura untuk bekerja.
Yang pertama, namanya sudah tidak asing lagi di dunia persilatan, eh, blogosphere Indonesia. Siapa lagi kalau bukan Pak Budi Putra, full-time blogger pertama Indonesia dan juga CEO dari Asia Blogging Network (ABN). Beliau pindah ke Singapura setelah bekerja untuk Yahoo!, sebagai Country Editor untuk Yahoo! Indonesia. Beliau sementara ditempatkan di Singapura dulu sambil membantu Yahoo! setting-up kantor di Indonesia.
Saya sudah cukup lama kenal dengan Pak Budi, sejak beliau masih bekerja di Tempo Interactive. Dan setiap kali beliau mampir ke Singapura, pasti beliau akan selalu menyempatkan diri untuk janjian ketemu dengan saya, di sela-sela kesibukannya.
Saya ingat pertama kali ketemu dengan beliau adalah ketika kami bertiga, bersama Pak Rane “JaF” Hafied, ngobrol di Starbucks Orchard Road, seberang hotel Meritus Mandarin tempat Pak Budi menginap.
Yang kedua adalah seorang blogger Indonesia yang juga kebetulan adalah salah satu blogger ABN. Beliau adalah Yessi Pratiwi, yang sekarang bekerja sebagai global marketing di Lux, yang bernaung di bawah perusahaan Unilever Asia. Saya pertama kali bertemu dengan beliau di acara buka puasa bersama komunitas IMAS di Masjid An-Nahdhah, Bishan, sekitar sebulan yang lalu.
Saya, tentu saja, sudah memasukkan blog Pak Budi dan Yessi ke daftar kontributor Planet Singapura, situs agregasi blogger Indonesia di Singapura yang saya kelola, semoga berkenan. Selamat datang di Singapura.
#IndonesiaUnite: Kronologger dan Koprol 23 July 2009
Posted by indra in : Opini, Blogging , 12 comments
Terkait gerakan #IndonesiaUnite pasca ledakan bom di JW Marriott dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, beberapa waktu yang lalu, saya sempat prihatin melihat penggunaan Twitter yang begitu meluas di kalangan microbloggers Indonesia untuk menyebarkan gerakan #indonesiaunite, sementara Kronologger tetap adem-ayem dan semakin sepi saja. Ini berarti, rekan microbloggers Indonesia masih lebih suka menggunakan produk luar negeri seperti Twitter, Plurk dan Facebook dibandingkan produk dalam negeri seperti Kronologger. Cukup ironis, gerakan yang mengajak Indonesia untuk bersatu itu ternyata dipopulerkan dan disebarkan menggunakan platform produk luar negeri, padahal ada similar platform yang merupakan karya anak bangsa Indonesia sendiri.
Kenapa banyak kroner (sebutan untuk pengguna Kronologger) yang meninggalkan Kronologger dan berpindah ke platform lain? Mencari jaringan yang lebih luas, mungkin? Saya kurang tahu. Padahal, Kronologger sudah menyiapkan all-in-one interface yang memfasilitasi kita untuk melakukan update Kronologger, Twitter, Plurk, Facebook dan banyak situs lainnya, secara otomatis, seperti yang selama ini saya lakukan. Tapi mungkin salah satu alasannya adalah karena kurangnya inovasi dari pengelola Kronologger untuk menjadikan situs microblogging tersebut lebih aktif dan dinamis. Hal ini yang mungkin perlu di-review kembali oleh Kukuh dan Asia Blogging Network selaku pengelola situs tersebut.
Di Twitter (tuh kan, bukan di Kronologger
), Veta mengingatkan saya kalau produk platform microblogging Indonesia bukan hanya Kronologger, tapi juga ada Koprol. Ini adalah situs microblogging berbasis lokasi yang digagas oleh Satya bersama rekan-rekannya dari SkyEight. Saya sebenarnya sudah mendaftar ke layanan situs itu sejak beberapa waktu yang lalu, tapi baru mulai benar-benar menggunakan layanan tersebut seminggu terakhir ini. Karena saya sudah terbiasa menggunakan interface di Kronologger untuk meng-update entry saya di Kronologger, Twitter, Facebook dan Plurk sekaligus, saya bertanya ke Kukuh apakah interface Kronologger bisa sekalian untuk check-in dan update Koprol. Menurut Kukuh, Koprol belum menyediakan API untuk itu.
Waktu saya coba konfirmasi ke Satya, memang Koprol secara resmi belum menyediakan layanan API, namun mereka bisa menyediakan layanan API tersebut, dengan full support, tentunya, kepada pihak-pihak tertentu yang memang berminat untuk melakukan integrasi. Menurutnya, Ivan Lanin juga pernah menunjukkan minat yang sama. Akhirnya, dengan pengalaman saya sebagai kompor — dalam segi positif, tentu saja
— saya mengusulkan agar Kukuh langsung mengontak Satya. Dan alhamdulillah, saya dengar Kukuh dan Satya sudah bertemu waktu makan siang tadi untuk membahas integrasi ini.
Mari kita berdoa, semoga hasil pertemuan Kukuh dan Satya tadi siang bisa menghasilkan inovasi yang menguntungkan keduanya (Kronologger dan Koprol) dan bermanfaat bagi kita semua, microbloggers Indonesia. Dan, semoga inovasi-inovasi selanjutnya dari Kronologger dan Koprol bisa menarik microbloggers Indonesia untuk kembali menggunakan produk dalam negeri.
Indonesia, Unite!!
Planet Terasi Sudah Aktif Kembali 21 July 2009
Posted by indra in : Kejadian Terbaru, Blogging , 2 comments
Betapa senangnya saya membaca twit (posting Twitter) dari Ronny, pengelola Planet Terasi, yang mengumumkan kalau situs agregasi tersebut sudah aktif kembali. setelah tidak ada update terakhir sejak Juni 2009. Walaupun saya sudah tidak lagi terlalu aktif nge-blog (yes, blame it on microblogging
), saya tetap merasakan eksistensi aggregator seperti Planet Terasi masih dibutuhkan di dunia blogosphere Indonesia. Apalagi, Planet Terasi adalah tempat dimana para “sesepuh” blogger Indonesia berkumpul.
Bukan apa-apa, dunia blogosphere Indonesia sudah pernah mengalami kejadian dimana sebuah situs agregasi blog terkenal, Merdeka, mati begitu saja setelah pengelola-nya sibuk dengan hal lain dan tidak ada waktu untuk mengelola situs agregasi tersebut. Rekan blogger Daus sampai khawatir kalau Planet Terasi akan mengikuti jejak Merdeka, apalagi setelah membaca twit dari Ronny yang menyatakan kalau beliau juga banyak kesibukan lain.
Alhamdulillah, kekhawatiran Daus ternyata tidak terbukti. Planet Terasi sekarang sudah aktif kembali. Terima kasih, Ronny!
Kenapa Merdeka Dimatikan? 15 February 2009
Posted by indra in : Opini, Blogging , 14 comments
Walaupun saya tidak pernah menjadi anggota blog agregasi Merdeka, namun sampai sekarang, saya selalu bertanya-tanya kenapa blog agregasi tersebut dimatikan. Dan kelihatannya, I’m not the only one. Pujiono juga pernah menanyakan hal yang sama tahun lalu. Demikian pula halnya dengan Fatih, yang menanyakan hal yang sama hari ini. Malah beliau kayaknya baru tahu kalo Merdeka sebenarnya sudah lama mati, sejak Oktober tahun lalu (atau mungkin sejak akhir September, kalo menurut Pujiono).
Tidaklah mengherankan, jika banyak blogger Indonesia yang merasa “kehilangan” dengan matinya Merdeka. Pada masa jayanya dulu, Merdeka adalah salah satu blog agregasi yang populer di dunia blogosphere Indonesia. Merdeka juga adalah salah satu komunitas blogger Indonesia yang bisa dibilang cukup elit, mengingat proses penyaringan anggota Merdeka yang menggunakan sistem open submission dan voting. Basis pembacanya juga banyak. Suka atau tidak suka, Merdeka sudah menjadi bagian dari sejarah perkembangan blog di Indonesia. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak blogger Indonesia yang mempertanyakan alasan kenapa Merdeka dimatikan.
Kalo menurut komentar Andry di artikel-nya Pujiono, beliau belum ada waktu (dan tenaga) untuk re-born Merdeka. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, sebenarnya tidak terlalu banyak waktu dan tenaga yang diperlukan untuk me-maintain sebuah agregasi blog. If my memory didn’t fail me, seingat saya Merdeka menggunakan blog engine Wordpress dan plug-in FeedWordPress, sama dengan Planet Singapura yang saya kelola. Tidak banyak waktu dan tenaga yang diperlukan, sebenarnya, kecuali pada waktu kita ingin menambah atau menghapus dari daftar kontributor, atau jika ada masalah teknis seperti yang dialami Planet Singapura beberapa minggu yang lalu. Diluar itu, program sindikasi akan berjalan secara otomatis untuk meng-agregasi blog-blog para kontributor.
Saya mengerti kalau Andry sekarang sibuk mengurusi Blog Detik, apalagi beliau harus bekerja keras untuk menjaga uptime dan performance layanan blog tersebut, mengingat Blog Detik sangat populer dan laris digunakan banyak blogger Indonesia (termasuk saya) saat ini. Namun saya khawatir, apakah benar alasan kesibukan dan ketiadaan waktu (dan tenaga) merupakan alasan utama Merdeka dimatikan?
Di blog-nya yang dulu (yang juga sekarang sudah mati), Andry pernah menulis kalau blog sudah mati. Beliau kelihatannya berpendapat kalau blog itu sudah tidak punya masa depan. Apakah mungkin, alasan tersebut yang menyebabkan beliau tidak lagi semangat untuk mengelola Merdeka dan memutuskan untuk mematikannya? Adalah sangat disayangkan, jika sebuah komunitas blogger di Indonesia bisa hilang begitu saja, hanya karena pengelolanya kehilangan semangat nge-blog. Mudah-mudahan saya salah, I hope I was wrong.
Apapun jawabannya, saya berharap Merdeka bisa segera lahir kembali. Seperti yang ditanyakan oleh Andry di blog Pujiono, ada yang mau membantu?
Merdeka! *eh belum 17 Agustus, ya?*
Nge-Restore Planet Singapura 7 February 2009
Posted by indra in : Teknis, Kejadian Terbaru, Blogging , 6 comments
Saya baru nyadar kalo udah lebih dari tiga bulan, saya tidak meng-update blog ini. Ini berarti, sudah lebih dari tiga bulan saya tidak lagi mengikuti perkembangan dunia blog dan event-event-nya di Indonesia. Pesta Blogger, WordCamp Indonesia, semua lewat.
Jangankan menghadiri (yang sebenarnya sulit juga dilakukan mengingat posisi saya yang tidak berada di Indonesia), “memantau” atau menulis artikel di blog mengenai acara-acara tersebut juga engga sempet. Parah nih…
Saya baru sempat memperbaiki situs Planet Singapura saya yang sempat down beberapa hari terakhir ini (sebenarnya, tepatnya sekitar sepuluh hari, mengingat artikel terakhir yang di-agregasi Planet Singapura sebelum down tertanggal 27 Januari 2009), karena MySQL database-nya corrupted. Problem-nya mirip dengan masalah yang dialami oleh Planet Indra bulan Oktober yang lalu. Entah apa yang menyebabkan database-nya corrupted seperti itu.
Saya terpaksa me-restore database-nya dari backup yang saya punya dulu, yang udah lamaaa banget (beberapa tahun yang lalu). Walhasil, daftar blog yang di-sindikasi juga masih daftar lama, jadi mau ngga mau harus update ulang daftar sindikasi-nya. *sigh* Mohon maaf kalo ada beberapa blog yang saya missed out pada waktu re-entry datanya.
Ada dua blog, punya-nya mas Didik dan mbak Hera, yang tidak bisa saya re-add ke daftar sindikasi, karena judul blog-nya yang mengandung tanda ‘. Sebagai contoh, ini pesan error yang diberikan oleh plug-in FeedWordPress pada saya coba masukkan blog-nya mas Didik ke daftar sindikasi:
WordPress database error: [You have an error in your SQL syntax. Check the manual that corresponds to your MySQL server version for the right syntax to use near ’s sanctuary’, ‘’, ‘’, ‘Array’, ‘’, ‘Y’, ‘1′, ‘0′, ‘’, ‘’, ‘http]
INSERT INTO wp_links (link_url, link_name, link_image, link_target, link_category, link_description, link_visible, link_owner, link_rating, link_rel, link_notes, link_rss) VALUES('http://achmadi.net','achmadi's sanctuary', '', '', 'Array', '', 'Y', '1', '0', '', '', 'http://achmadi.net/feed/')There was a problem adding the newsfeed. [SQL: You have an error in your SQL syntax. Check the manual that corresponds to your MySQL server version for the right syntax to use near ’s sanctuary’, ‘’, ‘’, ‘Array’, ‘’, ‘Y’, ‘1′, ‘0′, ‘’, ‘’, ‘http]
Ada yang tahu gimana cara ngakalinnya?
Pesta Blogger 2008: 22 November 2008 24 October 2008
Posted by indra in : Opini, Kejadian Terbaru, Blogging, pb2008 , 12 comments
Akhirnya, setelah sempat diundur selama sebulan, perhelatan akbar terbesar blogger Indonesia tahun ini, Pesta Blogger 2008, dipastikan akan diadakan pada hari Sabtu, 22 November 2008, di gedung BPPT II, Thamrin, Jakarta.
Kepastian penyelenggaraan acara ini diharapkan bisa menjadi angin segar bagi blogosphere Indonesia, terutama setelah akhir-akhir ini dirasakan dunia blog Indonesia sudah tidak lagi seramai dulu, yang mana wabah micro-blogging bisa jadi salah satu penyebabnya. Seorang Andry pun bahkan sampai bilang kalo blog sudah mati, dan paling tidak ini terbukti dengan situs agregasi Merdeka-nya yang sekarang juga sudah tidak aktif lagi.
Yang lebih menyegarkan lagi, penyelenggaraan acara Pesta Blogger 2008 ini, seperti halnya tahun lalu, didukung penuh oleh pemerintah Indonesia, dalam hal ini, oleh Menkominfo Muhammad Nuh. Dalam konferensi pers yang diadakan hari Rabu yang lalu, beliau mengatakan bahwa blogger mempunyai kontribusi positif kepada masyarakat (society), dan kebebasan berekspresi akan menumbuhkan kreativitas. Hal ini berbeda sekali dengan situasi di Malaysia, dimana pemerintah-nya malah clamping down on bloggers. Ini adalah satu hal lagi yang patut disyukuri oleh blogger Indonesia, dan diharapkan hubungan baik antara blogger dan pemerintah Indonesia ini dapat terus berjalan dengan baik.
Saya melihat ada beberapa blogger, termasuk Pak JaF disini, yang "mempertanyakan" kenapa harus mengikutsertakan pemerintah Amerika Serikat (dalam hal ini, kedutaan besar Amerika Serikat di Indonesia) untuk menjadi sponsor utama Pesta Blogger 2008. Pendapat saya sih, selama mereka memang ada duitnya dan mau nyeponsorin, kenapa tidak?
Mungkin mereka juga mendukung kebebasan berekspresi dalam nge-blog di Indonesia, atau mungkin juga mereka juga ingin membantu menyebarkan wabah blogging di Indonesia (apalagi mengingat banyak provider blog seperti BlogSpot, Wordpress dan Multiply yang di-host di Amerika Serikat). Tidak perlu lah dikaitkan dengan politik.
Sekali lagi, selamat kepada para panitia penyelenggara acara Pesta Blogger 2008, semoga acaranya berjalan dengan lancar dan sukses. Sayang sekali, lagi-lagi saya kemungkinan besar tidak akan bisa mengikuti acara ini, mengingat pada tanggal 22 November 2008 saya masih akan di Singapura dan baru merencanakan pulang mudik ke Indonesia pada tanggal 29 November 2008. Mudah-mudahan saya akan bisa ikut acara Pesta Blogger tahun depan.
The BOBs Award Kategori Indonesia 2 September 2008
Posted by indra in : Kejadian Terbaru, Blogging , 3 comments
Hari Minggu kemarin, saya menerima e-mail dari Yuniman Farid, seorang warga negara Indonesia yang bekerja di Deutsche Welle, sebuah radio internasional di Jerman. Berikut e-mail-nya:
From: Yuniman.Farid
To: indra
Date: Sun, 31 Aug 2008 18:55:47 +0200
Subject: Blog AwardYth. Sdr. Indra,
pertama kami mohon ma’af, jika email ini mengganggu Anda. Alamat email Anda kami dapatkan dari Mas Budi Putra. Saya harap Anda tidak keberatan dengan hal ini.
Mungkin Anda telah mengetahui mengenai The BOBs, International Best of Blogs Award. Mulai tahun ini The BOBs juga menyertakan blog berbahasa Indonesia dalam kompetisi. Oleh karena itu, kami mengundang Anda untuk turut berpartisipasi dalam kompetisi ini. Keterangan selengkapnya dapat Anda buka di: www.thebobs.com
Dan untuk mengetahui sedikit mengenai The BOBs, Anda juga dapat membuka: http://www.dw-world.de/dw/article/0,2144,3601980,00.htmlKami juga memohon kesediaan Anda untuk meneruskan informasi ini kepada blogger lain di Indonesia.
Marilah kita lebih ramaikan dan hangatkan dunia blog Indonesia, dengan harapan blog Indonesia dapat lebih terdengar di kancah internasional.
Terima kasih banyak atas perhatiannya…. kami tunggu partisipasi Anda.
Salam dari Bonn.
Yuniman Farid
Deutsche Welle
Indonesische Redaktion
E-mail tersebut telah saya forward ke beberapa milis blogger yang saya ikuti. Saya juga telah mendaftarkan blog ini untuk ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut.
Blogger Indonesia, silahkan berpartisipasi.
Link terkait:
- The BOBs Akan Pilih Blog Terbaik dari Indonesia
- The BOBs Awards 2008
- Sayembara Blog Indonesia Terbaik
Tim Navigasi.Net Meluncurkan Peta GPS Indonesia Baru 18 August 2008
Posted by indra in : Teknis, Kejadian Terbaru, Informasi, GPS , 18 comments
Tim mappers Navigasi.Net yang dikomandoi oleh seorang GPS-geek Indonesia, Buyung Akram, meluncurkan peta GPS wilayah Indonesia yang baru, tepat pada hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia, 17 Agustus 2008 kemarin. Dan peta baru yang cukup comprehensive dan menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia ini tersedia secara gratis (free) bagi seluruh pengguna GPS di Indonesia.
Berikut adalah komentar dari RC, seorang GPS-geek luar negeri yang juga membuat peta GPS gratis untuk daerah Selandia Baru, mengenai peta baru tersebut, di forum Malsingmaps:
This map is awesome - covers most of the major islands and very detailed at city level.
I managed to download this early this morning at 0900 hrs (GMT+12) when most of Indonesia was asleep. Later on today, it seems that that site has crashed!
Be patient and try again another time.
Thanks to the guys at Navigasi - sorry couldn’t log into your site to thank you properly!
Saya sendiri mengalami kesulitan ketika mencoba men-download file peta yang tersedia gratis tersebut. Kelihatannya server navigasi.net kewalahan menerima request dari banyak pengguna GPS di Indonesia yang ingin mengunduh file tersebut. Saya sendiri baru bisa men-download-nya dari situs mirror alternatif yang disediakan.
Ucapan selamat dan terima kasih untuk team Navigasi juga datang bertubi-tubi dari banyak pengguna GPS di Indonesia, melalui milis id-gps, yang kebanyakan memuji semangat dari tim map-developers Navigasi yang bertekad untuk menjadikan peta Indonesia tersebut tersedia secara gratis untuk digunakan oleh semua orang.
Bagi rekan-rekan yang berada di Singapura dan kesulitan mengunduh peta tersebut dari server Navigasi, bisa klik disini untuk download dari server lokal di Singapura. Ada dua versi, versi GMAPSUPP yang bisa langsung di-save ke perangkat GPS berbasis Garmin, dan versi MapSource yang bisa dibuka dengan menggunakan perangkat lunak MapSource dari Garmin. Menurut Pak Buyung di milis id-gps, peta ini boleh didistribusikan dengan bebas selama tidak dijual dan tidak dirubah atau diutak-atik.
Benar-benar merupakan kado terindah bagi Indonesia dalam rangka perayaan hari ulang tahun kemerdekaan kita. Merdeka!





