jump to navigation

Fitur Baru SimplerCloud: CloudFlare CDN Gratis Untuk Semua Servelet 9 October 2013

Posted by indra in : Teknis, Informasi, Komputasi Awan, SimplerCloud, Servelet, CloudFlare , add a comment

Ini adalah terjemahan dari artikel di blog SimplerCloud disini. Mohon maaf, baru sempat menerjemahkan sekarang, karena kesibukan. :)

Ya, betul sekali. Layanan CDN (Content Delivery Network) CloudFlare sekarang tersedia di panel kontrol SimplerCloud untuk semua pelanggan. Tidak ada biaya instalasi, dan dengan fitur baru ini, Anda dapat mengaktifkan dan mengelola CDN CloudFlare langsung melalui panel servelet Anda, sehingga semuanya lebih mudah dan ter-sentralisasi.

Apakah CloudFlare itu?

CloudFlare adalah sebuah penyedia layanan CDN (Content Delivery Network) yang telah memenangkan banyak penghargaan, dengan layanan caching dan proxy yang membantu untuk mempercepat (akselerasi) dan mengamankan situs host di servelet Anda. CloudFlare dapat membantu Anda untuk melindungi situs Anda dari trafik yang berbahaya (malicious), menghemat bandwidth servelet dan mengurangi waktu loading situs web Anda.

CloudFlare juga memiliki beberapa node CDN di seluruh dunia, dan setiap node akan menyimpan salinan cache situs web Anda. Semua pengunjung situs web Anda akan diarahkan dan dilayani oleh node CDN terdekat, sehingga meningkatkan kecepatan dan mengurangi website loading time bagi pengunjung situs Anda.

Silahkan cek informasi lebih lanjut mengenai CloudFlare di situs web mereka.

Bagaimana sistem CDN CloudFlare bekerja?

Setelah Anda mengaktifkan layanan CDN CloudFlare untuk domain Anda yang di-host di name server SimplerCloud, name server tersebut akan membuat perubahan yang diperlukan untuk mengarahkan domain situs Web Anda (biasanya http://www.NAMA-DOMAIN-ANDA ) ke jaringan CDN CloudFlare. Pada saat yang sama, panel kontrol SimplerCloud akan terhubung ke API di jaringan CDN CloudFlare untuk mendaftarkan akun dan domain Anda ke jaringan CDN tersebut.

Hal ini memungkinkan CloudFlare untuk mengakselerasi kecepatan kunjungan ke situs Anda, karena semua permintaan ke situs web Anda akan dialihkan melalui jaringan CDN CloudFlare. Teknologi CDN CloudFlare yang canggih akan membantu “menyaring” kunjungan ke situs Anda dari trafik yang malicious, meng-cache content statis dari situs Anda dan mengoptimalkan content web Anda.

Apa keuntungan menggunakan CDN CloudFlare?

Keuntungan menggunakan CDN CloudFlare:

1. Meningkatkan kinerja situs web Anda secara keseluruhan;
2. Melindungi situs web Anda dari ancaman berbahaya (malicious);
3. Memberikan alert infeksi komputer untuk pengunjung situs web Anda;
4. Memberikan mode browsing offline untuk situs web Anda ketika servelet Anda sedang down; dan
5. Penggunaan CPU lebih rendah untuk servelet Anda secara keseluruhan.

Apa batasan dari CDN CloudFlare yang perlu diperhatikan?

Beberapa caveat dan batasan dari layanan CDN CloudFlare untuk situs web Anda:

1. Statistik web Anda mungkin tidak akan mencerminkan jumlah sebenarnya dari pengunjung ke situs web Anda, karena beberapa request akan ditangani oleh node CDN CloudFlare dan tidak ditangani oleh server web Anda secara langsung.
2. Karena node CDN CloudFlare akan meng-cache content statis dari situs web Anda, setiap perubahan pada isi konten situs web Anda tidak akan langsung bisa dilihat oleh pengunjung.
3. Layanan CDN CloudFlare hanya akan menangani request terhadap http://www.NAMA-DOMAIN-ANDA , sementara request terhadap [ http://NAMA-DOMAIN-ANDA ] biasanya masih akan ditangani oleh server web Anda secara langsung.
4. Layanan CDN CloudFlare (yang free plan) tidak mendukung SSL.

OK, saya sangat tertarik untuk mencoba layanan ini. Bagaimana cara saya mendaftar?

Di panel kontrol SimplerCloud, layanan CDN CloudFlare terhubung dengan layanan DNS Hosting, sehingga Anda harus menggunakan layanan DNS Hosting kami (yang juga gratis) untuk bisa menggunakan layanan CDN CloudFlare.

Pilih “CloudFlare CDN” dan kemudian klik “Order Now!”

Bagaimana cara mengkonfigurasi layanan CDN CloudFlare?

CDN Services > CloudFlare CDN.”>. Anda akan melihat panel console CDN CloudFlare.

Klik “Managed Websites“, dan Anda akan melihat daftar domain yang di-host di name server SimplerCloud pada “DNS Hosting service” . Jika Anda tidak berlangganan layanan DNS Hosting atau Anda belum menambahkan domain dalam layanan DNS hosting, Anda tidak akan melihat domain terdaftar di sini.

Untuk mengaktifkan layanan CDN CloudFlare untuk domain tertentu, tinggal klik awan berwarna abu-abu di samping nama domain. Setelah layanan ini diaktifkan, warna awan akan berubah menjadi oranye/jingga.

Apa yang akan terjadi pada domain saya setelah layanan CDN CloudFlare diaktifkan?

Setelah layanan CDN CloudFlare diaktifkan untuk domain Anda, record DNS untuk domain Anda secara otomatis akan berubah dan mengarah ke alamat IP CDN CloudFlare, dan tidak lagi mengarah ke alamat IP servelet Anda .

Website Anda ( misalnya http://www.YOUR-DOMAIN ) akan dilayani oleh CDN CloudFlare, tidak lagi oleh servelet Anda secara langsung.

Kesimpulan

Panel kontrol SimplerCloud sekarang mengintegrasikan name server (melalui layanan DNS Hosting) dan layanan CDN CloudFlare (melalui API CloudFlare), yang memungkinkan Anda untuk mengaktifkan layanan CDN CloudFlare untuk situs web Anda hanya dengan meng-klik sebuah tombol (gambar awan, tepatnya). Semua proses yang diperlukan: pembuatan akun CloudFlare, pendaftaran nama domain Anda ke akun CloudFlare Anda, dan aktivasi nama domain Anda untuk menggunakan layanan CDN CloudFlare (dengan mengubah record DNS dari domain yang di-host di name server SimplerCloud) ke alamat IP node CloudFlare) dilakukan secara otomatis di back-end. Dan layanan ini disediakan secara gratis untuk semua pelanggan SimplerCloud.

Jadi, apa lagi yang Anda tunggu? :) Silahkan host domain Anda di name server SimplerCloud dan coba layanan CDN CloudFlare untuk situs web Anda, secara gratis .

Template Servelet Untuk cPanel dan Plesk 23 September 2013

Posted by indra in : Pengumuman, Teknis, Obrolan IT, Informasi, Komputasi Awan, SimplerCloud, Servelet, cPanel, Plesk, Parallels, Template , add a comment

Ini adalah terjemahan dari artikel saya di blog SimplerCloud disini.

Kabar baik untuk para web-hoster. :) SimplerCloud telah merilis template servelet untuk cPanel dan Plesk. Template tersebut tersedia untuk plan M dan plan-plan diatasnya. Dengan template ini, Anda tidak perlu lagi meng-instal cPanel atau Plesk secara manual. Anda tinggal memilih template-nya (CentOS+cPanel atau Ubuntu+Plesk), dan aplikasi panel kontrol tersebut akan ter-instal secara otomatis pada saat servelet tersebut di-provisioned. Anda hanya tinggal melakukan konfigurasi awal dengan mengakses interface web dari panel kontrol tersebut, dan Anda akan bisa langsung menggunakan kontrol panel tersebut, secara instan.

Template tersebut kami sediakan secara gratis untuk kenyamanan para pelanggan kami. Tapi perlu diingat bahwa template tersebut belum termasuk lisensi.

Selain itu, Anda juga bisa membeli lisensi cPanel dari kami. Harga dimulai dari $15,95 untuk lisensi cPanel/WHM VPS Optimized, yang merupakan lisensi yang paling cocok untuk servelet Anda. Anda hanya perlu memberikan alamat IP dan nama host dari servelet cPanel Anda, dan lisensi Anda akan segera aktif setelah Anda melakukan pembayaran. Simple! :)

Saat ini, kami juga sedang dalam tahap diskusi awal dengan pihak Parallels untuk kami mulai menyediakan lisensi Plesk, untuk kenyamanan semua pelanggan kami.

Informasi lebih lanjut tentang cara menginstal cPanel dan Plesk di servelet kami, dan juga cara membeli lisensi cPanel melalui portal pelanggan kami, bisa dilihat di situs knowledge base kami.

SimplerCloud 101 - Mengapa Kami Berbeda 20 September 2013

Posted by indra in : Pengumuman, Kejadian Terbaru, Informasi, Komputasi Awan, SimplerCloud, Servelet , 2 comments

Ini adalah terjemahan dari artikel di blog SimplerCloud disini.

Dalam artikel ini, di sela-sela kesibukan peluncuran layanan SimplerCloud, kami akan sedikit membahas mengenai beberapa hal yang kita anggap membuat SimplerCloud unik.

Server SimplerCloud (yang kita sebut servelets) adalah server virtual yang dapat diakses melalui Internet dan di-deploy secara real-time dan scalable.

Apakah SimplerCloud berbeda dari provider lain?

Ya, kami pikir begitu. Untuk beberapa waktu sekarang, kami merasa Asia tetap berada di belakang Amerika atau Eropa dalam hal inovasi dan penawaran layanan komputasi awan. Kekosongan di pangsa pasar komputasi awan Asia dan Singapura berkaitan dengan ketersediaan layanan hosting komputasi awan yang berkualitas untuk organisasi yang tidak memiliki anggaran tingkat enterprise. Selain itu, banyak hosting komputasi awan yang dihantui over-management di berbagai area seperti siklus order, provisioning layanan dan offering yang minim. Pada waktu angin perubahan komputasi awan telah membawa platform otomatisasi utama di Asia, harga adopsi yang mahal membuat para penyedia hosting web tradisional harus memasang harga yang cocok (baca: mahal) untuk pelanggan hosting komputasi awan mereka. Ini tidak sesuai dengan pangsa pasar usaha kecil dan menengah, bisnis atau instansi start-up yang membutuhkan otomatisasi komputasi awan dan server.

Namun Komputasi Awan harus sederhana dan mudah digunakan

Anda akan berpikir begitu. Singapura telah memiliki bandwidth antar-negara yang mantap, dan merupakan hub konektivitas Asia-Pasifik untuk banyak negara bisnis maju yang berkembang di Asia-Pasifik, termasuk Hong Kong, Indonesia. Kami ingin menawarkan produk hosting komputasi awan berkinerja tinggi yang memberikan fitur terbaik dari hosting komputasi awan, tanpa kerepotan yang menghantui hosting komputasi awan di Asia dan Singapura. Bagaimana jika kita menghilangkan saja semua hal-hal yang tidak perlu, seperti manajemen siklus penjualan dan kontrak yang over, dan sistem provisioning “kembung” yang benar-benar mengikat Anda?

Hasilnya adalah SimplerCloud, dan kami berharap Anda menyukai konsep bisnis kami. Server SSD yang sangat cepat dan self-manageable, dengan interface yang sederhana dan mudah digunakan, deployment secara real-time, dan yang paling hebatnya? Tidak ada kontrak tahunan untuk setting up, upgrading atau downgrading. Manfaat sebenarnya dari virtualisasi dan komputasi awan.

Dengan memberikan keuntungan nyata dari komputasi awan dengan harga terjangkau, SimplerCloud adalah mitra hosting komputasi awan yang sempurna untuk para pengembang aplikasi, bisnis start-up, dan siapa saja yang menginginkan hosting komputasi awan yang cepat dan scalable.

Kami tahu Anda sudah tahu SimplerCloud, tapi di sini Anda bisa tahu lebih banyak.

Apakah SimplerCloud itu adalah penyedia layanan shared hosting?

Bukan. Dengan shared hosting atau server virtual, Anda mengelola beberapa situs web melalui akun FTP Anda. Anda tidak memiliki password administrator / root untuk mengelola server Anda sendiri.

Bagaimana dengan Virtual Private Server (VPS)?

Virtual Private Server (VPS) biasanya merujuk ke virtualisasi berbasis perangkat lunak. VPS tradisional penyedia me-multipleks server dedicated dan memungkinkan pelanggan untuk “berbagi”, menggunakan teknologi container untuk mengisolasi beberapa pengguna dalam satu server tunggal, dengan menjalankan satu shared instance dari sistem operasi.

Apakah kami adalah penyedia layanan dedicated server?

Jelas bukan. Sebuah plan dedicated server tradisional biasanya memiliki biaya set-up, kontrak tahunan (atau lebih), dan, di Singapura dan Asia, harga yang jauh lebih tinggi dari layanan komputasi awan. Dedicated server di-provisioned sebagai server individu dengan sistem operasi dan lisensi perangkat lunak yang disesuaikan. Di Asia, kontrak berupa hard copy dengan tanda tangan biasanya masih diperlukan. Lead time bisa selama 3 hari sampai 14 hari. Ketika ada perubahan spesifikasi, proses ini berlaku lagi. Selain itu, Anda harus membayar untuk server tersebut selama 24 jam sehari, walaupun jika Anda tidak menggunakannya.

Servelets SimplerCloud memberikan setiap pengguna untuk menjalankan salinan terisolasi dari sistem operasi mereka sendiri, memberikan pilihan sistem operasi yang lebih banyak, kinerja yang lebih tinggi, konfigurabilitas lebih dalam, isolasi yang lebih jelas dan keamanan yang lebih baik. Dengan server komputasi awan kami, Anda mendapatkan kontrol administrator penuh atas server Anda dan Anda bisa menginstal perangkat lunak apapun yang Anda suka dan mengkonfigurasi persis seperti yang Anda inginkan.

Memperkenalkan SimplerCloud 8 September 2013

Posted by indra in : Pengumuman, Teknis, Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Informasi, Komputasi Awan, SimplerCloud, Servelet , add a comment

Ini adalah terjemahan dari artikel saya di blog SimplerCloud disini.

Sebulan terakhir ini telah menjadi hari-hari yang sangat exciting buat kami semua di SimplerCloud. Membangun infrastruktur komputasi awan berkelas dunia dan built-from-the-ground itu tidak mudah, tapi kita semua sangat senang bahwa kita sekarang sudah sampai ke tahap dimana kita siap meluncurkan layanan kami. Kami membangun SimplerCloud setelah menyadari bahwa tidak ada penyedia jasa komputasi awan di Asia yang bisa memberikan server komputasi awan yang benar-benar otomatis dan 100% pengelolaan sendiri dengan server SSD yang cepat dan berkinerja tinggi, deployment secara instan dan skalabilitas on-the-fly.

Fitur utama dari layanan kami adalah virtual machine (VM), yang kami sebut servelets. Servelets adalah server virtual yang on-demand dan scalable yang dapat diakses melalui Internet. Server tersebut bisa di-setup dengan instan, sangat mudah dikelola, dan sangat handal. Servelets tersebut di-deploy secara real-time dan siap untuk digunakan hanya beberapa menit setelah konfirmasi pemesanan. Dan yang paling penting, harganya sangat terjangkau dibandingkan dengan yang ada di pasaran saat ini.

Dan biaya “terjangkau” ini beneran lho. :) Paket Servelet XS terkecil kami harganya hanya US$ 10 per bulan, tanpa komitmen kontrak apapun. Paket servelet ini dilengkapi dengan 1 GB RAM, 20 GB storage SSD super cepat, 1 vCPU inti dan 1 TB data transfer. Akan sangat sulit untuk bisa mendapatkan harga semurah ini untuk server komputasi awan, tidak hanya di Singapura, tetapi juga di Asia.

Tentu saja, harga murah tidak berarti kami mengorbankan kualitas. :) Kami ingin memberikan layanan komputasi awan yang mudah, cepat dan dapat diandalkan. Semua servelets kami menggunakan sistem sangat cepat yang didukung oleh SSD (solid-state) drive dalam sistem penyimpanan terdistribusi dan scalable menggunakan link 10Gbps berkinerja tinggi. SSD menggunakan circuit terpadu berupa memori untuk menyimpan data secara persisten, tanpa adanya komponen mekanis yang bergerak seperti hard disk tradisional. Hasilnya adalah kinerja I/O yang cepat untuk servelets Anda, 3-10 kali hard disk biasa.

Selain servelets, kami juga menyediakan layanan tambahan seperti pendaftaran domain dan sertifikat SSL. Untuk pendaftaran domain, kami saat ini menyediakan pendaftaran TLD (top level domain) untuk .com, .org, .net , .biz , .info. dan .name. dengan harga dimulai dari US$ 14,95 per bulan! TLDs lainnya akan segera disediakan, termasuk ccTLD tingkat negara seperti .SG dan .ID . Kami juga menyediakan DNS hosting gratis untuk pelanggan kami. Adapun mengenai sertifikat SSL, kami menyediakan sertifikat SSL basic dan wildcard mulai dari hanya US$ 29,90 per tahun.

Semua layanan di atas dapat dipesan dan dikelola melalui panel pengelolaan multi-bahasa kami yang sederhana dan mudah digunakan. Pada saat ini, situs web dan panel pengelolaan kami tersedia dalam bahasa Inggris dan Indonesia, sedangkan bahasa lainnya akan ditambahkan segera. Anda dapat menelusuri semua layanan yang kami berikan, memesan layanan tersebut secara instan dan mulai menggunakan layanan tersebut secara langsung! Pembayaran dapat dilakukan dengan menggunakan Paypal atau kartu kredit. Anda juga dapat mengelola semua layanan yang Anda miliki, akses console ke servelets Anda, mengelola domain Anda dan masih banyak lagi.

Jadi, apa yang Anda tunggu ? :) Silakan kunjungi website kami, buat sendiri akun di portal pelanggan kami (gratis) dan siap masuk ke bandwagon komputasi awan yang nyata.

Kompilasi Manual libvirt Untuk Mengatasi Masalah CloudStack dan Ceph RBD Storage 23 July 2013

Posted by indra in : Teknis, Informasi, Komputasi Awan, CloudStack, Ceph RBD, Ubuntu, KVM , add a comment

Saya melakukan instalasi CloudStack 4.1.0 dengan menggunakan server Ubuntu 12.04.2 LTS (precise). Tadinya saya ingin menggunakan Ubuntu 13.04 (raring) tapi CloudStack hanya menyediakan paket repositori untuk Ubuntu 12.04 saja. Saya menggunakan KVM sebagai host hypervisor-nya, yang juga menggunakan Ubuntu 12.04.2 LTS dan Ceph RBD (RADOS Block Device) untuk primary storage di CloudStack.

Versi libvirt default pada Ubuntu 12.04 tidak mendukung penggunaan Ceph RBD sebagai primary storage. Saya mengikuti petunjuk dari Wido untuk mendapatkan libvirt versi 1.0.2 yang bisa mendukung RBD storage pool. Namun, saya mendapatkan masalah dimana libvirt melaporkan informasi penggunaan alokasi disk RBD storage pool yang salah.

root@hv-kvm-02:~# virsh pool-info bab81ce8-d53f-3a7d-b8f6-841702f65c89
Name:           bab81ce8-d53f-3a7d-b8f6-841702f65c89
UUID:           bab81ce8-d53f-3a7d-b8f6-841702f65c89
State:          running
Persistent:     no
Autostart:      no
Capacity:       5.47 TiB
Allocation:     34819.02 TiB
Available:      5.47 TiB

Akibatnya, pembuatan VM instance pun menjadi gagal karena RBD storage pool-nya dianggap tidak mempunyai disk space yang cukup dan CloudStack tidak berhasil menemukan storage pool yang available untuk pembuatan VM tersebut.

2013-07-15 11:15:28,313 DEBUG [cloud.storage.StorageManagerImpl] (Job-Executor-3:job-168) Checking pool: 208 for volume allocation [Vol[227|vm=225|ROOT]], maxSize : 15828044742656, totalAllocatedSize : 1769538048, askingSize : 8589934592, allocated disable threshold: 0.85
2013-07-15 11:15:28,313 DEBUG [storage.allocator.AbstractStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) Checking if storage pool is suitable, name: sc-image ,poolId: 209
2013-07-15 11:15:28,313 DEBUG [storage.allocator.AbstractStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) Is localStorageAllocationNeeded? false
2013-07-15 11:15:28,313 DEBUG [storage.allocator.AbstractStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) Is storage pool shared? true
2013-07-15 11:15:28,317 DEBUG [cloud.storage.StorageManagerImpl] (Job-Executor-3:job-168) Checking pool 209 for storage, totalSize: 6013522722816, usedBytes: 38283921137336466, usedPct: 6366.305226067051, disable threshold: 0.85
2013-07-15 11:15:28,317 DEBUG [cloud.storage.StorageManagerImpl] (Job-Executor-3:job-168) Insufficient space on pool: 209 since its usage percentage: 6366.305226067051 has crossed the pool.storage.capacity.disablethreshold: 0.85
2013-07-15 11:15:28,317 DEBUG [storage.allocator.FirstFitStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) FirstFitStoragePoolAllocator returning 1 suitable storage pools
2013-07-15 11:15:28,317 DEBUG [cloud.deploy.FirstFitPlanner] (Job-Executor-3:job-168) Checking suitable pools for volume (Id, Type): (228,DATADISK)
2013-07-15 11:15:28,317 DEBUG [cloud.deploy.FirstFitPlanner] (Job-Executor-3:job-168) We need to allocate new storagepool for this volume
2013-07-15 11:15:28,319 DEBUG [cloud.deploy.FirstFitPlanner] (Job-Executor-3:job-168) Calling StoragePoolAllocators to find suitable pools
2013-07-15 11:15:28,319 DEBUG [storage.allocator.FirstFitStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) Looking for pools in dc: 6 pod:6 cluster:6 having tags:[rbd]
2013-07-15 11:15:28,322 DEBUG [storage.allocator.FirstFitStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) FirstFitStoragePoolAllocator has 1 pools to check for allocation
2013-07-15 11:15:28,322 DEBUG [storage.allocator.AbstractStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) Checking if storage pool is suitable, name: sc-image ,poolId: 209
2013-07-15 11:15:28,322 DEBUG [storage.allocator.AbstractStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) Is localStorageAllocationNeeded? false
2013-07-15 11:15:28,322 DEBUG [storage.allocator.AbstractStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) Is storage pool shared? true
2013-07-15 11:15:28,326 DEBUG [cloud.storage.StorageManagerImpl] (Job-Executor-3:job-168) Checking pool 209 for storage, totalSize: 6013522722816, usedBytes: 38283921137336466, usedPct: 6366.305226067051, disable threshold: 0.85
2013-07-15 11:15:28,326 DEBUG [cloud.storage.StorageManagerImpl] (Job-Executor-3:job-168) Insufficient space on pool: 209 since its usage percentage: 6366.305226067051 has crossed the pool.storage.capacity.disablethreshold: 0.85
2013-07-15 11:15:28,326 DEBUG [storage.allocator.FirstFitStoragePoolAllocator] (Job-Executor-3:job-168) FirstFitStoragePoolAllocator returning 0 suitable storage pools
2013-07-15 11:15:28,326 DEBUG [cloud.deploy.FirstFitPlanner] (Job-Executor-3:job-168) No suitable pools found for volume: Vol[228|vm=225|DATADISK] under cluster: 6
2013-07-15 11:15:28,326 DEBUG [cloud.deploy.FirstFitPlanner] (Job-Executor-3:job-168) No suitable pools found
2013-07-15 11:15:28,326 DEBUG [cloud.deploy.FirstFitPlanner] (Job-Executor-3:job-168) No suitable storagePools found under this Cluster: 6
2013-07-15 11:15:28,326 DEBUG [cloud.deploy.FirstFitPlanner] (Job-Executor-3:job-168) Could not find suitable Deployment Destination for this VM under any clusters, returning.
2013-07-15 11:15:28,332 DEBUG [cloud.vm.UserVmManagerImpl] (Job-Executor-3:job-168) Destroying vm VM[User|Indra-Test-3] as it failed to create on Host with Id:null
2013-07-15 11:15:28,498 DEBUG [cloud.capacity.CapacityManagerImpl] (Job-Executor-3:job-168) VM state transitted from :Stopped to Error with event: OperationFailedToErrorvm’s original host id: null new host id: null host id before state transition: null
2013-07-15 11:15:29,125 INFO [user.vm.DeployVMCmd] (Job-Executor-3:job-168) com.cloud.exception.InsufficientServerCapacityException: Unable to create a deployment for VM[User|Indra-Test-3]Scope=interface com.cloud.dc.DataCenter; id=6

Setelah berkonsultasi dan berdiskusi di mailing list pengguna CloudStack dan melaporkan bug tersebut di situs bug report Apache JIRA disini, tanpa ada hasil, saya berhasil mengatasi masalah tersebut dengan melakukan kompilasi dan instalasi versi terakhir dari libvirt. Ini cara saya melakukan kompilasi dan instalasi tersebut di host hypervisor KVM saya yang menggunakan server Ubuntu 12.04.2 LTS:

1. Download versi libvirt yang terakhir (1.1.0) dari situs FTP libvirt:

ftp://libvirt.org/libvirt/libvirt-1.1.0.tar.gz

2. Install paket-paket yang diperlukan untuk melakukan kompilasi libvirt dengan support RBD storage:

apt-get install librbd-dev
apt-get install libpciaccess-dev

3. Kompilasi libvirt dengan support RBD storage, dan set prefiks yang diperlukan supaya versi libvirt yang baru bisa “meniban” versi libvirt yang lama di server Ubuntu tersebut:

./autogen.sh –prefix=/usr –bindir=/usr/bin –sbindir=/usr/sbin –with-storage-rbd

4. Setelah kompilasi selesai, cek log-nya untuk memastikan kalo RBD storage support sudah diaktifkan. Lakukan instalasi:

make
make install

5. Restart server KVM-nya setelah instalasi, lalu lakukan verifikasi untuk memastikan kalau versi terakhir libvirt-nya sudah ter-install:

libvirtd –version
virsh –version

Perintah “virsh pool-info” sekarang menunjukkan alokasi yang benar:

root@hv-kvm-02:~# virsh pool-info d433809b-01ea-3947-ba0f-48077244e4d6
Name: d433809b-01ea-3947-ba0f-48077244e4d6
UUID: d433809b-01ea-3947-ba0f-48077244e4d6
State: running
Persistent: no
Autostart: no
Capacity: 5.47 TiB
Allocation: 328.00 B
Available: 5.47 TiB

Setelah ini, CloudStack akan bisa menggunakan RBD storage pool-nya sewaktu membuat VM instance.

Nge-Blog di iPad 4 October 2012

Posted by indra in : Obrolan IT, Opini, Obrolan Santai, Kejadian Terbaru, Blogging , 2 comments

Saya menghadiri acara seminar Parallels Summit 2012 APAC di Shangri-La’s Rasa Sentosa Resort, dua minggu yang lalu. Di acara tersebut, alhamdulillah saya mendapatkan door prize sebuah new iPad 3 berwarna hitam. Door prize tersebut saya dapatkan karena saya rajin melakukan live tweet mengenai event tersebut, selama acara berlangsung. Alhamdulillah, lumayan lah dapat iPad baru, walaupun hanya 16GB dan Wi-Fi only. Dari dulu saya memang kepingin banget punya tablet, walaupun ngincernya sih selama ini tablet berbasis Android seperti Asus Transformers atau Samsung Galaxy Tab 10.1. Tidak dapat tablet Android, tablet Apple pun ngga apa-apa lah, mumpung dapat gratis, diterima lah dengan senang hati. :)

Nah, ini adalah pertama kalinya saya nge-blog pake iPad. Memang sih tidak senyaman pake komputer/laptop, tapi tetep jauh lebih nyaman dibandingkan pake hape. Jelas, layarnya jauh lebih gede. Keyboard on screen-nya iPad memang mantap, saya lancar tuh ngetik sepuluh jari di atas permukaan kaca iPad saya. Yang agak repot ya pas mau bikin hyperlink, jauh lebih repot copy and paste-nya dibandingkan di komputer biasa.

Tapi untuk overall features, menurut saya iPad masih kalah jauh dibandingkan Android. Banyak sekali fitur yang ada di Android (baik di tablet maupun di hape) yang tidak bisa saya dapatkan di iPad. Salah satunya adalah fasilitas share page langsung ke Twitter dan/atau Facebook. Di hape Samsung Galaxy S III saya, dari browser Android saya mudah sekali share page ke Seesmic, untuk kemudian di-post ke Twitter dan/atau Facebook. Di Safari (browser-nya iPad) ngga ada fasilitas itu.

Tentu saja, saya tidak boleh banyak protes. Namanya juga dapat gratis, ini aja udah syukur alhamdulillah banget. :)

Koprol Akan Tetap Hidup Diluar Yahoo! 1 August 2012

Posted by indra in : Obrolan IT, Kejadian Terbaru, Informasi, Blogging , 2 comments

Minggu lalu, Yahoo! memutuskan untuk mengembalikan hak cipta Koprol kepada para founder mereka: Fajar Budiprasetyo, Satya Witoelar dan Daniel Armanto. Menurut DailySocial, hal ini memungkinkan peluang reinkarnasi Koprol di masa depan sangatlah mungkin terjadi.

Hari ini, DailySocial mengkonfirmasi bahwa para founder Koprol akan membangun kembali Koprol dari nol. Hal ini disebabkan kode program dan basis data pengguna Koprol tetap dimiliki oleh Yahoo!, dan hanya merk Koprol dan nama domainnya yang dikembalikan ke para founder.

Pengembangan Koprol versi baru diperkirakan akan dilakukan di bawah naungan Barito Labs, yang didirikan oleh Satya Witoelar bersama dengan Daniel dan Fajar. Barito Labs adalah pemegang hak cipta Koprol yang telah dikembalikan oleh Yahoo!.

Mari kita tunggu kelahiran kembali Koprol setelah penutupan yang akan dilakukan oleh Yahoo! pada tanggal 28 Agustus 2012.

Mengapa Singapura Memulai Ramadhan Hari Sabtu (21/7) 19 July 2012

Posted by indra in : Komunitas Singapura, Obrolan Santai, Kejadian Terbaru, Informasi , 2 comments

Seperti yang kita ketahui, pemerintah Singapura melalui Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) biasanya menggunakan kriteria hisab wujudul hilal untuk menentukan awal bulan Hijriyah seperti Ramadhan dan Syawal, seperti yang digunakan oleh Muhammadiyah. Itu yang menyebabkan Hari Raya Idul Fitri tahun lalu (1432H/2011 masehi) di Singapura satu hari lebih awal (30 Agustus 2011) dibandingkan di Indonesia (31 Agustus 2011).

Untuk tahun ini (1433H/2012 masehi), kalau menggunakan kriteria hisab wujudul hilal, seharusnya awal Ramadhan jatuh pada hari Jum’at besok (20 Juli 2012), seperti yang sudah ditetapkan oleh PP Muhammadiyah. Sementara, kemungkinan besar pemerintah Indonesia bersama NU dan ormas-ormas lainnya yang menggunakan kriteria rukyatul hilal akan menetapkan awal Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli 2012.

Nah, berdasarkan fakta diatas, Singapura yang juga menggunakan kriteria hisab wujudul hilal, seharusnya juga menetapkan awal Ramadhan jatuh pada hari Jum’at besok. Namun, ternyata dari jadwal imsakiyah Ramadhan yang dikeluarkan oleh MUIS, pemerintah Singapura ternyata memutuskan awal Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli 2012. Kenapa? :)

Ternyata, setelah mengikuti pertemuan Penyelarasan Rukyat dan Taqwim MABIMS di Bali pada tanggal 27-29 Juni 2012 yang lalu, pemerintah Singapura memutuskan untuk kembali menggunakan kriteria imkanur rukyat MABIMS untuk menentukan awal Ramadhan tahun ini. Sehingga untuk tahun ini, Insya Allah Singapura, Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam akan memulai bulan suci Ramadhan di hari dan tanggal yang sama, yaitu hari Sabtu, 21 Juli 2012.

Semoga penggunaan kriteria imkanur rukyat MABIMS digunakan oleh pemerintah Singapura tidak hanya untuk penentuan awal Ramadhan tahun ini, tapi juga untuk penentuan awal Ramadhan dan Syawal tahun-tahun berikutnya, sehingga kejadian dimana Hari Raya Idul Fitri di Singapura dan Indonesia yang berbeda satu hari — seperti tahun lalu — tidak lagi terjadi. :)

Yahoo! Koprol Akan Ditutup 28 Agustus 2012 30 June 2012

Posted by indra in : Kejadian Terbaru, Informasi, Blogging , 2 comments

Akhirnya, apa yang saya takutkan terjadi juga. Yahoo! memutuskan akan menutup Koprol pada tanggal 28 Agustus 2012 nanti. Koprol akhirnya dimatikan setelah diakuisisi oleh Yahoo!, sama seperti halnya dengan Kronologger yang ditutup setelah diakuisisi oleh Asia Blogging Network yang juga sudah almarhum.

Alasan Yahoo! menutup Koprol adalah karena fokus mereka untuk “melakukan inovasi terhadap produk dan properti utama”, mereka harus menutup produk yang tidak menghasilkan revenue atau engagement. Kelihatannya Satya dan tim Koprol tidak berhasil “membujuk” Yahoo! untuk tidak menutup Koprol.

Koprollers bisa melakukan export data-data mereka di Koprol, seperti profil, post, review, check-in dan foto-foto for the sake of reminiscing. :) Saya sendiri belum meng-export data-data saya. Toh data-nya juga ngga bisa diapa-apain lagi, paling disimpan aja di hard disk.

Saya yakin akan banyak rekan-rekan Koprollers yang akan kecewa dengan keputusan penutupan ini. Ini berarti gerakan #SaveKoprol yang dicanangkan para Koprollers beberapa bulan yang lalu juga tidak berhasil menyelamatkan Koprol.

Selamat jalan, Koprol! :(

Tim Koprol Dibubarkan Yahoo!, Akankah Koprol Bernasib Seperti Kronologger? 7 April 2012

Posted by indra in : Obrolan IT, Opini, Kejadian Terbaru, Informasi, Blogging , 5 comments

Baru saja membaca artikel Aulia Masna di Daily Social mengenai rencana peluncuran kembali Yahoo! Koprol bulan Mei mendatang, saya dikagetkan dengan tweet dari Satya Witoelar yang menyatakan bahwa beliau akan mem-posting CV dari para developer berbakat dan berpengalaman dari ex-Yahoo_ID/Koprol secepatnya. List tersebut pada akhirnya di-posting di blog Satya, sekaligus mengkonfirmasikan bahwa seluruh tim pengembang Koprol telah dibubarkan oleh Yahoo!.

Yang saya ketahui, Yahoo! memang adalah sebuah kapal yang hampir tenggelam, dan sebagai bagian dari strategi CEO baru Scott Thompson untuk menahan kapal agar tidak karam, Yahoo! memberhentikan sekitar 2000 staff di seluruh dunia. Yahoo! Indonesia juga tanpa pengecualian, dan sayangnya tim pengembang Koprol termasuk dalam list tersebut. Yang saya tidak mengerti, kenapa tim tersebut dibubarkan sebelum rencana peluncuran Koprol 2.0 yang baru bulan Mei ini.

Yang jadi pertanyaan besar sekarang adalah bagaimana dengan nasib Koprol. Akankah jaringan sosial media tersebut ditutup? Seperti yang telah disebutkan oleh Aulia dari Daily Social, Koprol punya basis pengguna yang kuat di Indonesia, dan ketika berita rencana kemungkinan penutupan Koprol menyebar, banyak pengguna yang protes (dengan hashtag #saveKoprol) meminta platform tersebut jangan ditutup.

Saya harus mengakui bahwa saya sudah cukup lama tidak menggunakan Koprol. Sebagai jaringan sosial media berbasis lokasi, Koprol kalah jauh dibandingkan Foursquare, terutama di Singapura sini. Namun, Koprol itu murni dibuat di Indonesia dan oleh orang Indonesia, dan sebagai bangsa Indonesia, kita harus bangga dengan Koprol.

Saya kenal dengan teman-teman seperti Ryan, Nunil dan Ari, melalui Koprol. Saya bahkan bertemu langsung dengan Leo dan Smitty di sebuah acara gathering Koprol di Singapura. KCR, radio komunitas Koprol, adalah salah satu yang menginspirasi saya ketika membentuk Radio Komunitas Twitter Indonesia (RKTI). Jadi, suka ataupun tidak, saya punya banyak kenangan di Koprol.

Mari kita minta Yahoo! untuk tidak menutup Koprol. Jika Yahoo! memang tidak mau menjalankan Koprol lagi, mungkin para founder Koprol bisa meminta ke Yahoo! untuk tetap menjalankan jaringan sosial media tersebut, diluar Yahoo? Saya kurang tahu apakah hal tersebut dimungkinkan, mengingat saya mengerti kalo Yahoo! telah mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk mengakuisisi Koprol bulan Mei 2010 yang lalu.

Tolong, jangan membiarkan Koprol mengikuti nasib Kronologger, jaringan microblogging buatan Indonesia lain di masa lalu, yang ditutup setelah diakuisisi oleh Asia Blogging Network yang sekarang sudah tidak aktif lagi.

PS. Gambar courtesy dari @candoddi dan @chocoz.